Sabtu, 29 November 2014

0 Wanita Yang Pertama Kali Dihancurkan Yahudi

Resensi Akhir Zaman - Barat mengalami kehancuran total pada sisi masyarakatnya karena bermula dari kehancuran moral yang menimpa wanitanya. Wanita-wanita Barat hanya dikonsep untuk mendefinisikan arti kepribadian dalam pengertian yang sangat primitif, yakni tidak lain konsep pemenuhan biologis semata. Dosen dan pelacur bisa jadi sama kedudukannya mirip dengan perkataan Sumanto Al Qurtubhy, kader Liberal didikan Kanada yang berujar, “Lho, apa bedanya dosen dengan pelacur? Kalau dosen mencari nafkah dengan kepintarannya, maka pelacur mencari makan dengan tubuhnya.”

Qurthuby hanyalah muqollid (pengikut) dari Sigmund Freud, psikolog kenamaan asal Austria yang membumikan konsep psikoanalisis. Ia mengatakan ketika dorongan seksual sudah menggelora dalam diri pria maupun wanita, maka sudah selayaknya mereka tuntaskan lewat jalan perzinahan, tanpa harus melalui alur pernikahan. Maka itu Freud menuding orang yang senantiasa menjaga akhlaknya rentan terserang gangguan psikologis seperti neurosis.

Kini Freud memang telah mati, namun gagasan itu membekas dalam pribadi orang Barat. Jika anda kerap menyaksikan berita Olahraga, pembawa acara sering memberitakan bahwa salah seorang pemain sepakbola di Inggris telah memiliki anak dari pacarnya, ya pacar dan bukan istri. Karena konsep pernikahan sudah mendebu di benua biru.

Pasca kematian Freud, muncul banyak pengganti yang tidak lebih ekstrem, salah satunya Lawrence Kohlberg. Ia adalah pengusung metode pendidikan Karakter. Metode ini sudah gagal di Barat dan sekarang diimpor ke negeri-negeri muslim, termasuk Indonesia. Wajah pendidikan Karakter terlihat manis. Ia mentitah agar para siswa berperilaku jujur dan memegang komitmen. Namun ia tidak memliki dasar agama, jika seorang remaja memilih untuk hidup tanpa tuhan, tidak menjadi persoalan dalam pendidikan karakter, asal itu dapat dipertanggungjawabkan.

Begitu pula masalah hubungan seks. Bagi Kohlbergian, kita tidak boleh menyalahkan seorang anak perempuan yang hamil di luar nikah, sebab masalah baik atau buruk menjadirelative. Pendidikan Karakter pun tidak boleh menghakiminya, karena anak akan jatuh salah jika ia tidak bisa mempertanggungjawabkan hubungan seksnya. Jadi jika remaja perempuan hamil masih bisa terbebas dari dosa, asal ia siap menjadi ibu. Urusan benar atau salah tergantung tanggung jawab, bukan agama. Maka tak heran, ketika Lawrence Kohlberg lebih memilih bunuh diri dengan menyelam di laut yang dingin pun disambut gembira oleh masyarakat Barat. Alasannya bisa membuat kita sebagai umat muslim tertawa: Kohlberg telah memilih jalan yang memang ia kehendaki.

Kita kembali lagi ke masalah perempuan. Kehidupan Barat yang bebas sejatinya diawali dari kehendak dari kalangan wanita untuk hidup bebas dan meredeka sesukanya. M. Thalib, cendekiawan muslim yang telah menulis puluhan buku tentang pendidikan Islam juga menekankan bagaimana proyek Zionis dibalik wacana pembebasan wanita di Barat. Menurutnya kaum Yahudi memiliki peran kuat dibalik slogan Liberty, Egality dan Fraiternity (kebebasan, persamaan dan persaudaraan) kepada bangsa Perancis.

Hal ini dipropagandakan oleh Zionis dan disebarkan ke penjuru dunia hingga kita bisa merasakan apa yang disebut Hak Asasi Manusia dan Feminisme pada saat ini.

Dalam bukunya, “Pergaulan Bebas, Prostitusi, dan Wanita”, M. Thalib menulis,

“Slogan-slogan inilah yang membuat orang-orang bodoh turut serta mengulang-ulanginya di seluruh penjuru dunia di kemudian hari, tanpa berfikir dan memakai akalnya lagi.”

Mungkin terasa ganjil bagi kita, mengapa Yahudi sebagai bangsa yang pongah begitu takut dengan perempuan? Jawabannya sederhana: membiarkan seorang wanita tumbuh menjadi solihah adalah alamat “kiamat” bagi mereka. Jika seorang ibu yang solehah mengasuh 5 anak muslim di keluarganya untuk tumbuh menjadi generasi mujahid. Kita bisa hitung berapa banyak generasi yang bisa dihasilkan dari 800 juta perempuan muslim saat ini?

Kamis, 20 November 2014

0 Putin Serukan Pembentukan Tatanan Dunia Baru

Resensi Akhir Zaman - Presiden Rusia Vladimir Putin menyarankan pembentukan tata dunia baru untuk mencegah terjadinya beragam konflik di masa depan. Putin beranggapan berbagai konflik yang muncul dewasa ini terutama disebabkan oleh Amerika Serikat, yang kebijakannya menghancurkan sistem keamanan global dan serangkaian kudeta di Timur Tengah dan Ukraina. Putin menegaskan kembali sikap Rusia dan berseru pada Barat agar segera melakukan dialog untuk memecahkan masalah yang ada saat ini.

Presiden Rusia Vladimir Putin menuduh Amerika Serikat sebagai penyebab hancurnya sistem keamanan internasional. Ia menyarankan pembangunan sistem hubungan internasional baru untuk mencegah konflik global dan antarnegara. Pemimpin Rusia tersebut menyampaikan hal ini pada Jumat (24/10) lalu di Sochi dalam pertemuan Klub Diskusi Internasional Valdai yang menghadirkan para ahli dari berbagai negara.

Menurut Putin, Moskow tak bermaksud mengisolasi diri dalam kebijakan luar negerinya, meski Rusia harus menghadapi perang sanksi dan memburuknya hubungan dengan Barat akibat konflik Ukraina. “Kremlin tetap terbuka terhadap dialog dan normalisasi hubungan ekonomi. Rusia juga bersedia mengikuti diskusi substantif mengenai pelucutan senjata nuklir,” kata Putin.

Kebijakan AS dan Tatanan Dunia Baru

Menurut Putin, tata dunia unipolar telah terbukti sulit dipertahankan bagi kekuatan dunia yang hegemonis. Struktur yang labil ini terbukti tidak mampu melawan ancaman-ancaman seperti konflik regional, terorisme, penyelundupan obat terlarang, ekstremisme keagamaan, chauvinisme, dan neo-Nazisme secara efektif. “Pada akhirnya, dunia unipolar hanyalah kedok kediktatoran terhadap rakyat dan negara lain,” ujar sang Presiden.

Dewasa ini tidak ada jaminan bahwa sistem keamanan global dan regional yang ada mampu memberi perlindungan terhadap guncangan di masa mendatang.

Presiden Institut Studi Strategis Alexander Konovalov menerangkan, sebelumnya tata dunia baru yang membentuk peraturan permainan dan tindak-tanduk kekuatan dunia adalah hasil dari hasil perang besar. Para pemenang perang bertemu di Yalta dan Postdam untuk membuat sejumlah aturan hubungan baru: prinsip perbatasan yang tak boleh dilanggar, prinsip penentuan kedaulatan, serta pembentukan Persatuan Bangsa-Bangsa.

Menurut Konovalov, ada kebutuhan yang mendesak akan sebuah sistem baru, tapi tidak ada perang baru yang dapat menghasilkan tata dunia baru. “Perang Dingin telah usai, tetapi tidak ada perjanjian damai dan tidak ada prinsip-prinsip hubungan bersama yang disetujui. Kita harus menyusun hal tersebut, tapi tidak ada yang tahu siapa yang seharusnya menetapkan tata dunia baru ini,” ujar Konovalov.

Ukraina dan Konflik Mendatang

Direktur Pusat Carnegie Moskow Dmitry Trenin menilai, pidato Putin di Munich berbeda dengan pidato terbarunya di Sochi. Pada 2007, Putin hanya memprotes kebijakan AS. Kini Rusia secara aktif menentang kebijakan Washington di Ukraina dan Suriah. Topik kunci pidato tersebut adalah bahwa dunia unipolar tidak mempertimbangkan kepentingan Rusia, dan Moskow akan mempertahankan sikap terkait sejumlah isu yang penting bagi mereka.

“Rusia tidak bermaksud berperan sebagai kekuatan adidaya atau hakim dunia, tetapi Rusia akan mempertahankan posisinya,” terang Trenin.

Dalam pidatonya, Putin mengingatkan kemungkinan peningkatan konflik regional dengan keterlibatan langsung ataupun tidak langsung dari kekuatan global. “Tidak hanya kontradiksi tradisional antarnegara yang akan menjadi faktor risiko, tetapi juga ketidakstabilan internal dari negara tertentu, terutama mereka yang berada dalam persimpangan kepentingan geopolitik negara-negara besar,” ujar presiden Rusia itu.

Menurut Putin, konflik Ukrania merupakan contoh dari situasi tersebut. Rusia mengingatkan ketergesaan pengambilan keputusan oleh para pemimpin Ukraina untuk bergabung dengan Uni Eropa, yang sangat berisiko terutama bagi Rusia sebagai mitra dagang terbesar Ukraina. 

“Tetapi waktu itu mereka tak mau mendengarkan kami. Mereka bilang, ‘Ini bukan urusanmu.’ Dan alih-alih dialog yang kompleks dan beradab, mereka malah menyelesaikan masalah ini dengan kudeta. Mereka menjerumuskan negara mereka sendiri ke dalam kekacauan, ke dalam tatanan ekonomi dan sosial yang hancur, dan ke dalam perang sipil dengan jumlah korban yang luar biasa besar,” ujar Putin.

Selasa, 18 November 2014

6 Benarkah Agenda 2025 Illuminati Imternasional Melenyapkan Indonesia dan Pakistan?

Resensi Akhir Zaman - Benarkah Agenda 2025 Illuminati Imternasional Melenyapkan Indonesia dan Pakistan. Saya copas disini. Sebuah Dokumen rahasia dengan klarisifikasi not for distrube hasil kajian strategis sebuah tim dibawah pimpinan mantan Menteri Pertahanan Amerika Serikat, William Cohen yang merupakan Gembong Zionis, bocor ke luar dokumen yang dibuat pada tahun 2000 dikaji 15 ahli disipin politik.
Hasil kajian tersebut diberi judul “Asia tahun 2025 dan pengaruhnya terhadap keamanan nasional Amerika Serikat abad 21″ menskenariokan bahwa Indonesia dan Pakistan harus dilenyapkan selambat-lambatnya antara tahun 2010 – 2025.
Zionis AS tidak akan memakai jalan kekerasan terlebih dahulu, langkah pertama mereka akan memasukan pengaruhnya ke Indonesia lewat media Televisi,cara pergaulan, mode dll. bila cara tersebut tidak berhasil!? maka mereka akan memakai langkah kekerasan/perang.


Diawali tahun 2006 dengan banyaknya pengaruh Yahudi yang masuk ke Indonesia seperti krisis multi dimensi, dimulai dari bermunculannya kekuatan separatis serta terorganisirnya perusakan moral generasi muda dengan narkoba,minuman keras dll. yang diback up! kaum kapitalis barat sampai akhirnya kita tidak sanggup lagi untuk mempertahankan negara kita yang bernama Indonesia ini.
Kita lihat saja Indonesia saat ini, hampir bukanlah Indonesia yang dahulu. banyak acara TV yg mempropogandakan simbol-simbol Zionisme, banyak remaja salah pergaulan. mode style berpakaian, kita sebagai umat muslim terbesar di dunia dan kita warga negara Indonesia jangan sampai tercuci otak atau ikut mempropogandakan Zionisme Yahudi tersebut

***

1. Freemasory & Illuminati (1-12)
Hancurkan musuh-musuhnya lewat ● FINANCE ● FOODS ● FILMS ● FASHION ● FANTASY ● FAITH ● FRICTION ● Complicting Ideologis ● Industri Senjata / Jadwal Perang ● Lembaga Keuangan Internasional ● Industri Logistik / Rekonstruksi Pasca Perang ● Industri / Pengebaran Candu / Narkoba / Miras / Rokok.
 2. Zionisme Internasional (13-21)
● Ciptakan / kendalikan The New World Order ● Ciptakan Revolusi Nasional & Perang Dunia ● Rekayasa Separatisme dan desintegrasi ● Ciptakan Revolusi Sex (Freesex, Homosex, Lesbian) ● Rusak Keluarga (Domestic Partner, Aborsi) ● Buat Aliran – Aliran Sesat ● Buat / Kuasai Senjata Biologis / Virus / Senjata Cuaca / Pemusnah Massal ● Promosikan Sekularisme sebagai agama baru / masa depan ● Promosikan Multi Partai.
 3. Trio Imperialisme(30-38)
● Ciptakan Program-Program kemiskinan ● Kuasai Aset Ekonominya ● Kuasai Kekayaan Alamnya ● Kuasai Aset Informasinya ● Kuasai Sistem Politik dan Hukumnya ● Hancurkan Moral Rakyatnya ● Hancurkan Militansi Rakyatnya ● Suburkan Deislamisasi (Sekularisme, Liberalisme, & Pluralisme) ● Ramaikan Pemurtadan.
 4. Skenario Separatisme dan Agressi dari luar(39-46)
● Terpurukkan Ekonomi Nasionalnya ● Pertentangan Elit Politiknya ● Suburkan Konflik Horizontalnya ● Pecah–Belah Militernya ● Datangkan “ Pasukan Perdamaian“ ● Buat Serbuan Paradigmatis ● Buat Sel-Sel Perlawanan ● Invasi Militer Setelah Diciptakan Status Legal Intervention.
 6. Penyebaran Pemikiran Sesat(47-50)
● Karl Marx (Materialisme dan Atheisme) ● Sigmund Freud (Instinc Sexual & Libido) ● Nietze (Mencari Kepuasan Meski Dengan Kekejian) ● Charles Darwin (Manusia dari Monyet, yang Kuat harus mengalahkan yang lemah).
 7. Penghancuran Dunia Abad 21(51-57)
● Membom Mekkah (Usul Senator Tancredo) ● Hapuskan Indonesia 2025 ● Hapuskan Pakistan 2025 ● Hapuskan beberapa Negara Afrika 2025 ● Perang Dunia ke III (Untuk Membuat Israel Raya) ● The New Crusade ● Membunuh 3 Miliyar penduduk yang tidak disukai dengan kelaparan & penyakit th 2050 (proyek 2025 diusulkan oleh W. Cohen).
KEYAKINAN AGAMA YAHUDI ZIONISME ISRAEL / INTERNASIONAL
1. Yahudi yang kita ketahui berkitab suci Taurat (yang diturunkan kepada Nabi Musa as ) tetapi sekarang tidak dipakai sama sekali bahkan sengaja dihilangkan. Taurat yang sekarang telah diubah-ubah oleh Samhandren (Pendeta Yahudi Tertinggi). Sehingga ayat-ayatnya banyak yang baru.
2. Kitab yang sekarang jadi pegangan adalah Talmud ; bukan berasal dari “ langit “ tetapi sebuah kitab yang berasal dari para penyihir di zaman Mesir Kuno yang menganut ajaran Kaballah (menyembah setan Lucifer).
3. Para Yahudi Zionis Israel yang mempropagandakan sekularisme berpedoman pada hasil rapat “ Pinisepuh Zion“ di Basel ( Swiss ) tahun 1897 yang bernama “ The Protocols Of The The Meetings Of The Elders Of Zion “, yang ingin mendirikan Negara Israel → Israel Raya dan menguasai Dunia baru lewat tipu daya Demokratisasi, HAM, Privatization, Free Trade, Globalization, dan lain-lain.
4. beberapa ayat Talmud itu antara lain :
  • Seorang robbi telah mendebat Tuhan dan mengalahkannya. Tuhanpun mengakui bahwa rabbi itu memenangkan debat tersebut ( Baba Mezian 59b)
  • Inilah kata-kata dari Rabbi Simeon Ben Yohai, “ Bahkan orang kafir (Gentiles) yang paling baik pun seluruhnya harus dibunuh” (Perjanjian Kecil, Soferin 15)
  • Hanya orang-orang Yahudi yang manusia, sedangkan orang-orang non Yahudi (Gentiles atau Goyim) bukanlah manusia melainkan binatang, (Kerithuth 6b).
  • Orang-orang non-Yahudi diciptakan sebagai budak untuk melayani orang-orang Yahudi (Midraseh Talpioth 225).
  • Angka kelahiran orang-orang non-Yahudi harus ditekan sekecil mungkin ( Zohar II,4b).
  • Tuhan tidak pernah marah kepada orang Yahudi melainkan hanya marah kepada orang-orang non-Yahudi (Talmud IV/8/4a).
  • Orang Yahudi harus selalu berusaha untuk menipu orang-orang non-Yahudi (Zohar,168a).
  • Wahai anakku, hendaklah engkau lebih mengutamakan fatwa dari ahli kitab Talmud dari pada ayat-ayat Taurat (Talmud Erubin 2a).

DINASTI BUSH ADALAH YAHUDI TULEN

A. 1. Judul diatas adalah pernyataan, Texe Marrs, Investigator Independen (Amerika/Kristen) yang dituangkan dalam artikel “George Bush, Zionis Double agent, American Traitor “ sebagai kesimpulan 6 tahun penelitiannya. - http://www.texemarrs.com/022006/george_w_bush_zionist_double_agent.htm

2. Marrs meneliti dokumen “ Jewish Welfare Board “ Dimana ditemukan Dinasti Bush yang Yahudi tersebut sejak dulu ada yang jadi perwira-perwira tentara Amerika Mayor George Bush, Mayor Louis Bush, Mayor Solomon Bush, dan dinasti tersebut sejak dulu sangat dekat dengan pusaran elit Zionis Amerika dan elit lingkaran pusat kelompok Iluminati Amerika.  (Catatan 1 = tentang teroris-teroris Zionis dan Iluminati lihat kompilasi penulis yang terakhir “ Mewaspadai 64 Teroris Yahudi Gelobal “ yang telah dibagikan.)

3. Marrs menegaskan “ Berkedok sebagai Penganut Kristen Fundamentalis, Bush sebenarnya bekerja sepenuhnya untuk kepentingan Zionis Yahudi.

4. Marrs tahun 1990 bertemu dengan intelektual Marxis Bouris Lunacef yang penelitiannya, menemukan bahwa Karl Marx, Lenin dan Khruschev adalah Yahudi tapi resikonya dia dihukum karena “menyatakan Yahudi pada orang Yahudi “ adalah tindak kriminal meski ia adalah pejabat tinggi Kremlin

5. Marrs juga menemukan fakta bahwa Hillary Clinton, Madeline Albright, senator John Kery, Jendral Wisley Clark adalah Yahudi dan ia menyatakan “ Bush merupakan agent demi kepentingan Zionis Israel, yang disusupkan kedalam Amerika Serikat”. George Bush sangat gemar memperajari Talmud seperti juga Karl Marx, Lenin, Trotsky, dan Stalin. ( Catatan 2 : Soal kitab setan Talmud lihat juga kompilasi penulis 64 Teroris Yahudi Global Hal 272)

6. Presiden George Bush setelah dilantik terus mengangkat tokoh-tokoh/pendeta Yahudi Radikal sebagai pejabat Gedung Putih, Komisaris Federal Reserve, Pengawas Keuangan Pentagon dan lain-lain.).(catatan 3 : Pantaskh Pimpinan Israel pernah mengatakan : “ We The Jews control America and they know it “ dan prestasi lobi Yahudi ( AIPAC ) di Washington tiap tahun mangahasilkan 100 kebijakan yang menguntungkan Yahudi dan Israel.).


B. 1. A1,2,3,4,5,6, dikutip dari artikel dalam Era Muslim Digest, edisi koleksi 4 hal 78/83 dan dalam halaman lain ada photo pelantikan president Bush menggunakan Masonic Byble dan mengangkat tangannya meniru pelantikan pemuja setan Anton La Vey dan ada foto Bush yang sembahyang di Yerussalem pakai peci pendeta Yahudi sambil memegang dinding bangunan.

2. Dalam edisi-edisi koleksi 4 tersebut banyak artikel-artikel menarik, antara lain:
a. Pembunuhan presiden Lincoln dan Kennedy yang direkayasa Yahudi
b. Distori sejarah Islam Amerika (sebelum penemuan pertama Columbus Amerika didatangi laksamana Muslim China yaitu Cheng Ho 7 tahun sebelum kedatangan Columbus dan 5 abad sebelumnya didatangi Kahskhas Ibnu Saeed Ibnu Asad dan mengapa di Amerika nama-nama tempat berbau Arab/Islam dan juga mengapa para pendatang barat Kristen banyak membunuhi orang-orang Indian di Amerika Utara Tengah, Selatan, Sekarang banyak buku-buku yang menulis tentang kedatangn muslim Afrika ke Amerika sebelum Columbus.
c. Dalam Zionologi ada peta Israel Raya yang meliputi Irak, Kuwait, Turki Selatan, Sirya, Libanon, Saudi Utara ( Madinah ), dan Mesir Timur yang programnya dibuat sebelum PD I dan Israel Raya adalah target dari PD III yang kita sudah baca telah di umumkan Bush waktu menghadapi nuklir Iran.
d. Artikel “ The New Yerusalem = Secret History of America “ ada peringatan Benyamin Franklin Ford tentang bahaya Yahudi di Amerika. Ada tulisan bahwa Amerika adalah Israel Besar dan Israel adalah Amerika Kecil yang kepentingannya sama.
e. Dalam American Influence sebagai dampak ancaman Bush “ ikut kami atau ikut teroris “ dunia dibagi 3 : Sekutu AS, dibawah pengaruh AS, dan anti AS. Sedih melihatnya karena Negara-negara manyoritas Islam masuk sekutu AS, Indonesia masuk dibawah pengaruh AS bersama Libanon dan Yordania sedang yang anti AS adalah Iran, Sirya, dan Palestina (kecuali kubu Abbas meski didukung 20 % rakyatnya).

KUTIPAN KE 2
Program Zionis Yahudi
Indonesia dan Pakistan tahun 2025 sudah harus dilenyapkan



Sebuah Dokumen rahasia dengan klarisifikasi not for distrube hasil kajian strategis sebuah tim dibawah pimpinan mantan menteri pertahanan Amerika Serikat, William Cohen yang merupakan Gembong Zionis, bocor ke luar dokumen yang dibuat pada tahun 2000 dikaji 15 ahli disipin politik. 
Hasil kajian tersebut diberi judul “Asia tahun 2025 dan pengaruhnya terhadap keamanan nasional Amerika Serikat abad 21″ menskenariokan bahwa Indonesia dan Pakistan harus dilenyapkan selambat-lambatnya antara tahun 2010 – 2025.

Bagaimanapun juga harus diakui proses pelenyapan Indonesia semakin terasa, baca lagi buku Hebrew Must Handle the World (Yahudi Harus Menguasai Dunia)

Zionis Amerika Serikat tidak akan memakai jalan kekerasan terlebih dahulu, langkah pertama mereka akan memasukan pengaruhnya ke Indonesia lewat media Televisi,cara pergaulan, mode dll. bila cara tersebut tidak berhasil!? maka mereka akan memakai langkah kekerasan/perang.

Diawali tahun 2006 dengan banyaknya pengaruh Yahudi yang masuk ke Indonesia seperti krisis multi dimensi, dimulai dari bermunculannya kekuatan separatis serta terorganisirnya perusakan moral generasi muda dengan narkoba, minuman keras dll. yang diback up! kaum kapitalis barat sampai akhirnya kita tidak sanggup lagi untuk mempertahankan negara kita yang bernama Indonesia ini.

KUTIPAN ke 3

Strategi Yahudi Menguasai Dunia
Pada tahun 1773 diadakan pertemuan 13 keluarga Yahudi terkemuka dunia di Judenstrasse, Bavaria. Pada pertemuan tersebut dirancang bagaimana mereka harus menguasai dunia. Mereka membuat 25 butir rancangan yang kemudian kurang lebih 124 tahun kemudian rancangan tersebut disahkan menjadi agenda bersama Gerakan Zionis Internasional pimpinan Theodore Hertzl dalam Kongres Zionis Internasional I di Basel, Swiss dengan nama Protocol of Zions.

Berikut ini 25 butir rancangan tersebut :
  1. Manusia itu lebih banyak cenderung pada kejahatan ketimbang kebaikan. Sebab itu, konspirasi harus mewujudkan “hasrat alami” manusia ini. Hal ini akan diterapkan pada sistem pemerintahan dan kekuasaan. Bukankah pada masa dahulu manusia tunduk kepada penguasa tanpa pernah mengeluarkan kritik atau pembangkangan ? Undang-undang hanyalah alat untuk membatasi rakyat, bukan untuk penguasa.
  2. Kebebasan politik sesungguhnya utopis. Walau begitu, konspirasi harus mempropagandakan ini ke tengah rakyat. Jika hal itu sudah dimakan rakyat, maka rakyat akan mudah membuang segala hak dan fasilitas yang telah didapatinya dari penguasa guna memperjuangkan idealisme yang utopis itu. Saat itulah, konspirasi bisa merebut hak dan fasilitas mereka.
  3. Kekuatan uang selalu bisa mengalahkan segalanya. Agama yang bisa menguasai rakyat pada masa dahulu, kini mulai digulung dengan kampanye kebebasan. Namun rakyat banyak tidak tahu harus mengapa dengan kebebasan itu. Inilah tugas konspirasi untuk mengisinya demi kekuasaan, dengan kekuatan uang.
  4. Demi tujuan, segala cara boleh dilakukan. Siapapun yang ingin berkuasa, dia mestilah meraihnya dengan licik, pemerasan, dan pembalikkan opini. Keluhuran budi, etika, moral, dan sebagainya adalah keburukan dalam dunia politik.
  5. Kebenaran adalah kekuatan konspirasi. Dengan kekuatan, segala yang diinginkan akan terlaksana.
  6. Bagi kita yang hendak menaklukkan dunia secara finansial, kita harus tetap menjaga kerahasiaan. Suatu saat, kekuatan konspirasi akan mencapai tingkat dimana tidak ada kekuatan lain yang berani untuk menghalangi atau menghancurkannya. Setiap kecerobohan dari dalam, akan merusak program besar yang telah ditulis berabad-abad oleh para pendeta Yahudi.
  7. Simpati rakyat harus diambil agar mereka bisa dimanfaatkan untuk kepentingan konspirasi. Massa rakyat adalah buta dan mudah dipengaruhi. Penguasa tidak akan bisa menggiring rakyat kecuali ia berlaku sebagai diktator. Inilah satu-satunya jalan.
  8. Beberapa sarana untuk mencapai tujuan adalah :minuman keras, narkotika, pengrusakan moral, seks, suap, dan sebagainya. Hal ini sangat penting untuk menghancurkan norma-norma kesusilaan masyarakat. Untuk itu, konspirasi harus merekrut dan mendidik tenaga-tenaga muda untuk dijadikan sarana pencapaian tujuan tersebut.
  9. Konspirasi akan menyalakan api peperangan secara terselubung. Bermain di kedua belah pihak. Sehingga konspirasi akan memperoleh manfaat besar tetapi tetap aman dan efisien. Rakyat akan dilanda kecemasan yang mempermudah bagi konspirasi untuk menguasainya.
  10. Konspirasi sengaja memproduksi slogan agar menjadi “tuhan” bagi rakyat. Dengan slogan itu, pemerintahan aristokrasi keturunan yang tengah berkuasa di Perancis akan diruntuhkan. Setelah itu, konspirasi akan membangun sebuah pemerintahan yang sesuai dengan konspirasi.
  11. Perang yang dikobarkan konspirasi secara diam-diam harus menyeret negara tetangga agar mereka terjebak utang. Konspirasi akan memetik keuntungan dari kondisi ini.
  12. Pemerintahan bentukan konspirasi harus diisi dengan orang-orang yang tunduk pada keinginan konspirasi. Tidak bisa lain.
  13. Konspirasi akan menguasai opini dunia. Satu orang Yahudi yang menjadi korban sama dengan 1000 orang non-Yahudi (gentiles/ghoyim) sebagai balasannya.
  14. Setelah konspirasi berhasil merebut kekuasaan, maka pemerintahan baru yang dibentuk harus membasmi rezim lama yang dianggap bertanggung-jawab atas terjadinya kekacauan ini. Hal tersebut akan menjadikan rakyat begitu percaya kepada konspirasi bahwa pemerintahan yang baru adalah pelindung dan pahlawan dimata mereka.
  15. Krisis ekonomi yang dibuat akan memberikan hak baru kepada konspirasi, yaitu hak pemilik modal dalam penentuan arah kekuasaan. Ini akan menjadi kekuasaan turunan.
  16. Penyusupan ke dalam jantung freemason Eropa agar bisa mengefektifkan dan mengefisienkannya. Pembentukan bluemasonry akan bisa dijadikan alat bagi konspirasi untuk memuluskan tujuannya.
  17. Konspirasi akan membakar semangat rakyat hingga ke tingkat histeria. Saat itu rakyat akan menghancurkan apa saja yang kita mau, termasuk hukum dan agama. Kita akan mudah menghapus nama Tuhan dan susila dari kehidupan.
  18. Perang jalanan harus ditimbulkan untuk membuat massa panik. Konspirasi akan mengambil keuntungan dari situasi ini.
  19. Konspirasi akan menciptakan diplomat-diplomatnya untuk berfungsi setelah perang usai. Mereka akan menjadi penasehat politik, ekonomi, dan keuangan bagi rezim baru dan juga ditingkat internasional. Dengan demikian, konspirasi bisa semakin menancapkan kukunya dari balik layar.
  20. Monopoli kegiatan perekonomian raksasa dengan dukungan modal yang dimiliki konspirasi adalah syarat utama untuk menundukkan dunia, hingga tidak ada satu kekuatan non-Yahudi pun yang bisa menandinginya. Dengan demikian, kita bisa bebas memainkan krisis suatu negeri.
  21. Penguasaan kekayaan alam negeri-negeri non-Yahudi mutlak dilakukan.
  22. Meletuskan perang dan memberinya-menjual-senjata yang paling mematikan akan mempercepat penguasaan suatu negeri, yang tinggal dihuni oleh fakir miskin.
  23. Satu rezim terselubung akan muncul setelah konspirasi berhasil melaksanakan programnya.
  24. Pemuda harus dikuasai dan menjadikan mereka sebagai budak-budak konspirasi dengan jalan penyebarluasan dekadensi moral dan paham yang menyesatkan.
  25. Konspirasi akan menyalahgunakan undang-undang yang ada pada suatu negara hingga negara tersebut hancur karenanya.
Apakah ini hanya Teori Konspirasi? atau ini bisa menjadi kenyataan bahkan menjadi boomerang buat kita semua,

Wallahu alam bishowab...

0 Bahayanya Faham Inklusivisme, Pluralisme Agama dan Multikulturalisme

Oleh : Hartono Ahmad Jaiz
Resensi Akhir Zaman - Inklusivisme itu adalah faham yang berbahaya bagi Islam. Apa itu inklusivisme? Berikut ini penjelasan dari pihak mereka sendiri:

Yang dikembangkan dalam Islam Liberal adalah inklusivisme dan pluralisme.

Inklusivisme itu menegaskan, kebenaran setiap agama harus terbuka. Perasaan soliter* sebagai penghuni tunggal pulau kebenaran cukup dihindari oleh faksi inklusif ini. Menurutnya, tidak menutup kemungkinan ada kebenaran pada agama lain yang tidak kita anut, dan sebaliknya terdapat  kekeliruan pada agama yang kita anut. Tapi, paradigma ini tetap tidak kedap kritik. Oleh paradigma pluralis, ia dianggap membaca agama lain dengan kacamata agamanya sendiri.

Sedang paradigma plural (pluralisme) : Setiap agama adalah jalan keselamatan. Perbedaan agama satu dengan yang lain, hanyalah masalah teknis, tidak prinsipil. Pandangan Plural ini tidak hanya berhenti pada sikap terbuka, melainkan juga sikap paralelisme. Yaitu sikap yang memandang semua agama sebagai jalan-jalan yang sejajar. Dengan itu, klaim kristianitas bahwa ia adalah satu-satunya jalan (paradigma eksklusif) atau yang melengkapi jalan yang lain (paradigma inklusif) harus ditolak demi alasan-alasan teologis dan fenomenologis (Rahman: 1996). Dari Islam yang tercatat sebagai tokoh pluralis adalah Gus Dur, Fazlurrahman (guru Nurcholish Madjid, Syafi’I Ma’arif dll di Chicago Amerika, pen), Masdar F Mas’udi, dan Djohan Effendi. (Abdul Moqsith Ghazali, Mahasiswa Pascasarjana IAIN Jakarta, Media Indonesia, Jum’at 26 Mei 2000, hal 8). (Lihat Hartono Ahmad Jaiz, Tasawuf, Pluralisme dan Pemurtadan, Pustaka Al-Kautsar, Jakrta, cetakan pertama, 2001, hal 116-117).

Inklusivisme itu menganggap ada kebenaran pada agama lain yang tidak kita anut, dan sebaliknya terdapat  kekeliruan pada agama yang kita anut. Itu jelas meragukan benarnya Islam, maka di situlah rusaknya keislaman seseorang ketika sudah meragukan benarnya Islam; berarti dia telah keluar dari Islam alias murtad.

Bagaimana bisa terjadi, MUI Bali kok pernah mengundang orang (yakni Eep Sefulloh Fatah) untuk diangsu (diambil) ilmunya, padahal anjuran darinya justru mengandung masalah yang sangat berbahaya bagi Islam.
Ada ungkapan-ungkapan Eep yang berbahaya di antaranya:

1.    MUI yang telah berfatwa Juli 2005 tentang haramnya faham sepilis (sekulerisme, pluralisme agama alias menyamakan semua
agama, dan liberalisme) –yang di antara dedengkotnya adalah Ulil— malah Eep menyarankan agar MUI menghormati Ulil. Ini sama dengan membiarkan MUI pusat mengeluarkan fatwanya, namun Eep cukup menggerilya MUI daerah seperti yang ia lakukan terhadap MUI Bali itu.

2.  Eep menganjurkan bersikap inklusif, dengan menagatakan: “Jadi menurut saya yang terpenting adalah bersikap inklusif dengan ketegasan tertentu yang kita yakini, jangan bersikap eksklusif dengan ketegasan yang kita yakini.” Perkataannya itu
berbahaya, karena inklusivisme itu adalah faham yang berbahaya bagi Islam.

*so·li·ter /solitér/ a secara menyendiri atau sepasang-sepasang, tidak secara kelompok (tt pola hidup organisme di alam) (KBBI)
***
Inti faham inklusivisme: tidak menutup kemungkinan ada kebenaran pada agama lain yang tidak kita anut, dan sebaliknya terdapat  kekeliruan pada agama yang kita anut.
Bagi Islam, faham itu adalah faham kufur alias ingkar terhadap Islam, pelakunya disebut kafir. Karena telah mengingkari mutlak benarnya Islam yang telah ditegaskan dalam Al-Qur’an:

ذَلِكَ الْكِتَابُ لا رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ (٢)

“Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa.” [QS. Al-Baqarah:2]

Lebih dari itu, ketika inklusivisme meningkat jadi faham pluralism agama maka jelas sangat bertentangan dengan Islam. Karena menurut faham pluralisme agama, klaim bahwa ia (suatu agama, bagi muslim ya Islam) adalah satu-satunya jalan (paradigma eksklusif) atau yang melengkapi jalan yang lain (paradigma inklusif) harus ditolak demi alasan-alasan teologis dan fenomenologis.

Penolakan (terhadap aqidah Islam yang menegaskan Islam adalah satu-satunya jalan yang benar) itu sama dengan menolak Islam. Karena dalam Islam telah jelas :

{وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلَامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ} [آل عمران: 85]

“Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.” [QS. Ali ‘Imran/3 : 85]
Menolak Islam itu sendiri adalah kufur, orangnya disebut kafir. Nasib orang kafir telah dijelaskan, kekal di neraka Jahannam selama-lamanya.

{إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَالْمُشْرِكِينَ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا أُولَئِكَ هُمْ شَرُّ الْبَرِيَّةِ } [البينة: 6]

“Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli kitab dan orang-orang yang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk.” [QS. Al-Bayyinah/ 98 : 6]

Jadi faham inklusivisme dan pluralisme agama itu adalah faham kufur yang sangat berbahaya bagi Islam. Menjadikan keyakinan Tauhid diganti dengan kekufuran. Bahkan masih ditingkatkan lagi dengan faham yang mereka sebut multikulturalisme, yang itu sama dengan pluralism agama, hanya saja semua kultur dianggap sejajar, parallel, dan tidak boleh ada yang mengklaim bahwa hanya kulturnya sendiri saja yang benar. Ketika demikian maka dianggap sumber konflik. Padahal, agama (Islam) hanya dianggap sebagai sub kultur, bagian dari kultur atau bagian dari budaya. Sehingga ketika Islam jelas-jelas ajarannya mengklaim sebagai satu-satunya yang benar (mereka sebut eksklusivisme itu tadi) maka dianggapnya sumber konflik, maka dianggap sebagai musuh bersama. Itulah jahatnya faham multikulturalisme
  • Kata multikulturalisme ini digunakan kelompok liberal sebagai usaha untuk tetap menyesatkan umat Islam yang mulai mengerti sesatnya pluralism dan pernah difatwakan sesat oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dan faham pluralism agama itu ditolak ormas-ormas Islam.
  • Celakanya multikulturalisme ini sudah masuk ke kurikulum pendidikan agama Islam dari SD, SMP hingga SMA.
Yang cukup mencengangkan, pihak Kementerian Agama (Kemenag) sendiri justru sudah menerbitkan buku mengenai multikulturalisme ini. Salah satu judul buku Kemenag ini adalah“Panduan Integrasi Nilai Multikultur Dalam Pendidikan Agama Islam Pada SMA dan SMK.” (lihat Multikulturalisme Sama Bahayanya dengan Pluralisme http://www.nahimunkar.com/multikulturalisme-sama-bahayanya-dengan-pluralisme/)

Apa bahayanya ?
Bahayanya, tiga faham tersebut (inklusivisme, pluralisme agama, dan multikulturalisme) itu adalah semua menolak Islam yang menegaskan hanya Islam lah yang benar, yang diterima oleh Allah subhanahu wa ta’ala, yang pemeluknya yang beriman dan beramal shalih ikhlas untuk Allah maka dijanjikan surga oleh Allah Ta’ala. Penolakan itu adalah kekafiran. Bahkan kemusyrikan. Karena dalam riwayatnya, orang Majusi yang menolak haramnya bangkai lalu dibisikkan kepada kafir Quraisy agar membantah Islam tentang itu, kemudian dijawab oleh Allah Ta’ala :

{وَإِنْ أَطَعْتُمُوهُمْ إِنَّكُمْ لَمُشْرِكُونَ} [الأنعام: 121]

..dan jika kamu menuruti mereka, Sesungguhnya kamu tentulah menjadi orang-orang yang musyrik. [QS. Al-An’am : 121]

Ketika yang dibantah itu hanya satu bagian dari hukum Islam yakni haramnya bangkai saja ternyata bila diikuti maka menjadi orang-orang musyrik ; apalagi kalau yang dibantah itu seluruh Islam, disamakan dengan agama lain, maka jelas-jelas lebih nyata jadi orang musyrik. Dan itulah yang dilakukan oleh faham inklusivisame, pluralisme agama, dan multikulturalisme. Jadi tidak lain hanyalah kemusyrikan baru yang sangat dahsyat, namun karena istilahnya bukan dari Islam, maka Umat Islam banyak yang tidak tahu dan tidak menyadari bahwa inklusivisme, pluralisme agama, dan mukltikulturalisme itu adalah kemusyrikan baru..

Ketika yang dikembangkan di pendidikan tinggi Islam se-Indonesia, bahkan kini ementerian Agama telah membuat panduan buku mutikulturalisme dalam apa yang disebut “Panduan Integrasi Nilai Multikultur Dalam Pendidikan Agama Islam Pada SMA dan SMK.” Maka sebenarnya yang dilakukan oleh Kementerian Agama dan juga perguruan tinggi Islam se-Indonesia adalah pemusyrikan. Maka benarlah buku Hartono Ahmad Jaiz berjudul Ada Pemurtadan di IAIN. Maksudnya adalah di perguruan-perguruan tinggi Islam di Indonesia. Bahkan kini Kementerian Agama sudah menggarap sampai tingkat SMA dan SMK. Sehingga, namanya pendidikan (Islam) namun sejatinya pemusyrikan. Maka tidak mengherankan, di antara tokohnya seperti Azyumardi Azra yang kini jadi Kepala Sekolah Pasca Sarjana UIN Jakarta telah bangga dengan biografinya yang jelas-jelas menuturkan pembelaannya terhadap agama musuh Islam yakni Ahmadiyah. (lihat Azra “Jawara” Pembela Ahmadiyah Agama Nabi Palsu http://www.nahimunkar.com/azra-jawara-pembela-ahmadiyah-agama-nabi-palsu/ )

Betapa memprihatinkannya.
Kenapa?
Karena pemusyrikan baru yang dilancarkan di dalam pendidikan Islam di Indonesia dengan nama inklusivisme, pluralism agama, dan multikulturalisme itu menurut Al-Qur’an adalah lebih dahsyat bahayanya dibanding pembunuhan fisik. Karena kalau seseorang itu yang dibunuh badannya, sedang hatinya masih beriman (bertauhid), maka insya Allah masuk surga. Tetapi kalau yang dibunuh itu imannya, dari Tauhid diganti dengan kemusyrikan baru yakni inklusivisme ataupun pluralism agama, ataupun multikulturalisme, maka masuk kubur sudah kosong iman tauhidnya berganti dengan kemusyrikan; maka masuk neraka. Hingga ditegaskan dalam Al-Qur’an:

وَالْفِتْنَةُ أَشَدُّ مِنَ الْقَتْلِ وَالْفِتْنَةُ أَشَدُّ مِنَ الْقَتْلِ [البقرة/191]

dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan. [QS. Al-Baqarah: 191]

وَالْفِتْنَةُ أَكْبَرُ مِنَ الْقَتْلِ [البقرة/217]

Dan berbuat fitnah lebih besar (dosanya) daripada membunuh. [QS. Al-Baqarah: 217]
Arti fitnah dalam ayat ini adalah pemusyrikan, yaitu mengembalikan orang mu’min kepada kemusyrikan. Itu dijelaskan oleh Imam At-Thabari dalam tafsirnya:

عن مجاهد في قول الله:”والفتنة أشدُّ من القتل” قال: ارتداد المؤمن إلى الوَثن أشدُّ عليه من القتل. –تفسير الطبري – (ج 3 / ص 565)

Dari Mujahid mengenai firman Allah وَالْفِتْنَةُ أَشَدُّ مِنَ الْقَتْلِ ia berkata: mengembalikan (memurtadkan) orang mu’min kepada berhala itu lebih besar bahayanya atasnya daripada pembunuhan. [Tafsir At-Thabari juz 3 halaman 565]

Itulah betapa dahsyatnya pemusyrikan yang kini justru digalakkan secara intensip dan sistematis di perguruan tinggi Islam se-Indonesia, bahkan sudah dilancarkan pula ke sekolah-sekolah.

Relakah generasi Muslim yang menjadi mayoritas penduduk Indonesia bahkan merupakan penduduk yang jumlah Muslimnya terbesar di dunia ini dibunuhi imannya secara sistematis dijadikan pelaku-pelaku kemusyrikan baru dengan sebutan inklusivismer, pluralism agama, dan multikulturalisme itu?
Relakah generasi dan anak-anak Muslim se-Indonesia ini dijerumuskan oleh para pembawa ajaran kemusyrikan baru itu?

Dan relakah negeri ini menyedot uang dari rakyat (ingat, 70 persen penghasilan Negara adalah dari pajak, dan itu tentu disedot dari penduduk) yang mayoritas Muslim namun justru untuk membiayai perusakan iman Umat Islam diganti dengan kemusyrikan baru yang akan menjerumuskan ke neraka kekal selama-lamanya?
Relakah wahai saudara-saudara?

0 Dengan Cara Apa Illuminati Mengendalikan Budaya

Oleh: Henry Makow Ph.D.

(Ket. Gambar : Clay Felker pada tahun 1967. Pendiri New York and Editor of Esquire dan banyak majalah populer lainnya, Felker adalah salah seorang dari sekitar 600 wartawan Amerika Serikat  yang secara diam-diam bekerja untuk CIA. Bayaran mereka “lebih murah daripada seorang gadis panggilan yang baik” menurut handler CIA, penerbit Washington Post, Phillip Graham).
 
Resensi Akhir Zaman - Sebuah sistem yang meresap ke dalam alam pikiran kita, mengalihkan kita dari kebenaran dan menempatkan kita ke dalam budaya limbo (tempat atau penjara atau kurungan - tempat bagi orang yang terlupakan) di mana nilai-nilai kehidupan yang sebenarnya sangat sedikit.

“CIA secara aktif mempromosikan seni abstrak modern, seni yang terputus dari identitas manusia dan aspirasinya, seni yang setiap anak atau monyet bisa menghasilkannya.”

Kita sudah menciptakan sesuatu untuk mengendalikan pikiran masyarakat goyim … [mereka] melihat melalui kacamata kita yang telah dirancang sedemikan rupa.” (Protocols of Zion, 12)
“Tidak ada yang lebih daripada seorang budak, mereka yang berpikir bebas tapi tanpa kebebasan.” ( Goethe )

W. Eugene Groves adalah seorang Amerika muda idealis yang ingin mengabdi kepada  negaranya.
Setelah mendapatkan beasiswa Rhodes, dia memastikan untuk memimpin Asosiasi Mahasiswa Nasional – the National Student Association pada tahun 1966. Tapi, Presiden Philip Sherburne membiarkan Groves dalam rahasia: NSA diam-diam didanai oleh CIA.

Sampai batas ini, Groves pernah menjadi anggota “tanpa menyadarinya”, sebagai korban penipuan. Tetapi sebagai Presiden, tentu saja dia harus tahu apa yang sebenarnya. Dia harus  menjadi peserta “yang sadar”.
Selama Perang Dingin, CIA diam-diam mendanai dan mengendalikan sejumlah mahasiswa Amerika Serikat, buruh, organisasi- organisasi keagamaan, politik dan seni, menurut buku “The Mighty Wurlitzer” ( 2008 ) oleh Hugh Wilford.

Mereka mencontoh organisasi “Front Rakyat” model propagandis Soviet Willi Munzenberg, dengan sungguh-sungguh merekrut orang Barat (Sosialis dan Liberal) dalam berbagai alasan “anti fasis”nya. Kelompok-kelompok yang tampaknya spontan namun secara diam-diam didanai dan diatur oleh Moskow (melalui CPUSA) dan dengan halus mempromosikan Komunisme. Munzenberg menyebut mereka dengan nama “innocents’ clubs.” - “klub tak bersalah.”

Ini tidak biasa bahwa CIA mau meniru taktik Komintern. Dengan terselubung, keduanya mengabdikan diri kepada para bankir sentral Yahudi Kabalis dan jaringan Masonik, mereka kini telah mensubversi semua lembaga swasta dan publik yang signifikan di Barat.

Jadi sementara Hugh Walford menunjukkan bahwa CIA membina “anti – komunis” Kiri, namun pada kenyataannya hal itu mengendalikan dialog pasca-perang, mendorong ilusi bahwa Perang Dingin itu nyata, dan mempromosikan mentalitas kolektif tertentu.

 Lelucon terkenal Rusia menyatakan bahwa : “Di bawah Kapitalisme, manusia mengeksploitasi manusia, sementara di bawah Komunisme adalah sebaliknya.”
(“The Mighty Wurlitzer”, Buku tahun 2008 ini menjelaskan bagaimana bankir Illuminati “memainkan” Amerika ).
Seperti kita ketahui, tidak banyak perbedaan antara monopoli Kapitalisme dan Komunisme. Di bawah Komunisme, Negara memiliki perusahaan dan para bankir Illuminati memiliki Negara. Di bawah monopoli Kapitalisme, perusahaan-perusahaan memiliki Negara, dan bankir Illuminati memiliki perusahaan.
Keduanya membaktikan dirinya kepada para bankir pengikut Setan dan memberikan monopoli total dalam bidang politik, budaya, ekonomi dan spiritual, yaitu Tata Dunia Baru – the New World Order.

Satu-satunya perbedaan adalah, di Barat ada ilusi kebebasan dan demokrasi.

Hamba-hamba para bankir Illuminati yang “sadar” dipilih untuk memimpin pemerintahan dan organisasi, sementara tanpa disadari rakyat yang menjadi korban penipuan mengabadikan dirinya kepada ilusi masyarakat bebas. Masyarakat juga merupakan korban penipuan yang tanpa disadari dipelihara dalam keadaan koma oleh sistem pendidikan dan media massa.

Dilema Eugene Groves terselesaikan ketika Ramparts Magazine dan the New York Times mengekspos mahasiswa program CIA. Sekarang Anda bertanya, mengapa yang dikendalikan mau mengekspos sipengendali? Nah kadang-kadang korban penipuan menjadi penyebab  gagalnya suatu pekerjaan. Pada akhirnya, bagaimanapun CIA dan Amerika Serikat didiskreditkan hal tersebut merupakan  keuntungan untuk Illuminati. Mereka bekerja di kedua belah pihak melawan golongan Tengah. Tapi Anda tidak akan pernah melihat thNew York Times menyerang bank sentral.

Groves mengatur transisi asosiasi mahasiswa untuk kebebasan dan kemudian berhenti. Katanya, “Dunia telah kehilangan kemurniannya,”. “Aku ingin keluar.” (Wolford, 5)

KULTURE

 Bagaimana kita mengetahui, apa yang kita ketahui? Kita diajari oleh media massa dan sistem pendidikan. Tapi bagaimana jika mereka disubversi oleh sebuah perkumpulan rahasia pengikut setan, yaitu Illuminati? (yakni Yahudi Kabalis dan Freemasonry.)

“Modernisme” merupakan cerminan penyimpangan secara bertahap terhadap realitas dan moralitas yang direkayasa oleh bankir Illuminati. Apa yang kita anggap sebagai “kemajuan” sebenarnya merupakan kemajuan dari agenda mereka yaitu agenda si penyembah Setan. Memang terjadi sebuah perubahan yang “mengubah dunia.” (mengubah dari  Tata Dunia Lama menuju kepada Tata Dunia Baru, yaitu yang seharusnya penyembahan hanya kepada Tuhan Yang Maha Esa diubahnya menjadi penyembahan kepada Lucifer atau Setan, atau mengubah realitas ciptaan Tuhan kepada ilusi ciptaan Setan-AZ, QS. al-Hijr 15:39)

Media massa dan sistem pendidikan mempromosikan pengasingan realitas. Kebenaran ditekan. Kebohongan yang disebarluaskan. Perilaku negatif atau akhlak yang merusak diri sendiri digambarkan dengan penerangan yang positif.

Modernisme adalah solipsisme (teori yang memandang bahwa hanya dirinya sendiri yang merupakan realitas) dimana kesesatan para bankir ‘menjadi norma yang diyakini sebagai kebenaran’. Misalnya, CIA aktif mempromosikan seni abstrak modern, seni yang terputus dari identitas manusia dan aspirasinya, seni yang setiap anak atau monyet bisa melakukannya.

Mereka membiayai majalah budaya seperti, (Encounter, Partisan Review) kritikus (Clement Greenberg) dan museum seni melalui jaringan yayasan dan jutawan Illuminati seperti Nelson Rockefeller dan John Hay Whitney .

“Banyak seniman dalam gerakan ini memiliki latar belakang radikal seperti (Jackson Pollock, Mark Rothko dan Franz Kline misalnya …) lukisan mereka, dengan ekspresi kesadaran gestural artis dan penolakan total terhadap representasi, merupakan celaan besar terhadap …  seni Soviet … ” ( p.106 )

Sambil berpura-pura menolak realisme sosialis, CIA memajukan agenda komunis yang membuat seni bertentangan, tidak relevan dan jelek .

Cerita yang sama dapat diterapkan juga untuk sastra modern di mana “anti-pahlawan,” yaitu orang luar terasing dan orang yang tidak dapat menyesuaikan diri (dengan perintah Tuhan-AZ) yaitu Yahudi Illuminati menjadi pahlawan. “Pahlawan” bukan komunitas pembangun tetapi pemberontak penyembah Lucifer, perusak dalam doktrin Kabalis.

Demikian pula, kritik sastra modern merupakan bahasa sihir (linguistic voodoo) memisahkan  dari penulis realitas sosial, biografi atau tujuan. Sastra diperlakukan seperti artefak mandiri. Kata atau kalimat yang terisolasi dianalisa seperti tulisan suci. Kritik ini adalah ortodoksi ketika saya kuliah di universitas. Aku bertanya-tanya mengapa plasebo ini disajikan sebagai “kebenaran.” Sekarang aku tahu.

Cerita yang sama dapat diulang dalam musik, TV dan film. Ceritera ini telah meyakinkan setiap orang bahwa seorang perawan muda yang subur adalah seorang Dewi, cinta romantis dan seks adalah obat ajaib serta sebagai tujuan hidup. (Apa bedanya dengan seks yang dilakukan oleh pagan penyembah setan Illuminati? )

Dengan demikian bagaimana orang-orang yang bingung, menyimpang dari kebenaran Tuhan dan pengkhianat umat manusia ditempatkan ke dalam semua posisi pemimpin. Hanya karena melihat dipakainya semua logo dengan imitatif (matahari terbit), titik, piramida (segitiga) atau kombinasi dari ketiganya. Semua logo ada dimana-mana. Coba tebak? Sementara kita sedang tidur, seorang pemuja setan mengambil alih.

Agar seni menjadi relevan, harus menyampaikan pesan pemuja setan yang merupakan kanker perusak masyarakat ini.

FEMINISME

Feminisme gelombang kedua sebagai “popular front” lainnya yang disponsori oleh Illuminati   yang dalam mengekspresikannya menyamar sebagai akar rumput. Gloria Steinem, dari keluarga broken home Yahudi, sebenarnya seorang yang tidak cocok atau tidak dapat menyesuaikan diri dengan keadaan situasi tertentu, dipilih untuk memimpinnya. Clay Felker, yang pada tahun 1950 bekerja sama dengan Steinem di “Biro Riset Independen,” CIA (student front lainnya) mengatur kampanye media. Rupanya Felker bukanlah seorang Yahudi

Pada tahun 1968, Felker memperkerjakan Steinem di majalah New York. Ia menerbitkan edisi perdana 40 – halaman MS Magazine sebagai suplemen di New York.

Pada tahun 1975, Redstockings, sebuah majalah feminis radikal,  menelanjangi hubungan  Steinem dengan CIA. Mereka mengungkapkan bahwa Majalah MS didanai oleh Warner Communications dan Katherine Graham, keduanya adalah pimpinan CIA.

Pada tahun 1979, ketika Redstockings mencoba untuk membukukan laporannya, penerbit Random House dipaksa untuk menghapusnya oleh kedua pimpinan CIA di atas dan penyandang dana gerakan feminisme, yaitu Ford Foundation. Mereka merekayasa sedemikian rupa sehingga feminisme terlihat seperti gerakan akar rumput yang spontan, seolah merupakan perubahan sosial alami, bukan merupakan hasil rekayasa sosial elit.

Pada saat yang sama, penulis seperti saya yang mempromosikan heteroseksualitas dengan dipublikasikan sendiri, diabaikan di media massa. Jadi kulture yang ada hanyalah dibuat-buat. (lihat juga Kerry Bolton, Revolution from Above, hal.168)

Kesimpulan
Para bankir Kabalis telah mensubversi lembaga-lembaga politik dan sosial kita serta  menggunakan pemerintah untuk memperbudak kita sesuai dengan cetak biru dari The Protocols of the Elders of Zion.Manusia seluruhnya di dunia dan pemerintahannya harus  “seperti anak-anak di bawah umur,” demikian kata Protokol.(15)

Selalu ada dua jenis orang Yahudi: mereka yang mengikuti Pemberi Hukum, Musa, di satu sisi, dan Jamaah Baal di sisi lain. Sayangnya, yang terakhir telah menang sambil tetap mempertahankan sebagian kecil prestise Hukum Musa (yang menguntungkan tujuan mereka seperti mengenai Palestina). Dan mereka bergabung dengan para pengkhianat dari setiap latar belakang, (pendidikan,  bangsa dan agama) yang tanpa ragu-ragu mengkhianati sesama mereka untuk keuntungan pribadi.

Sepanjang sejarah, para penyembah Lucifer ini telah mengobarkan perang melawan Tuhan, Sang pencipta spiritual yang secara alami melekat kepada diri manusia. Mereka telah berusaha untuk meniadakan Tuhan dan memperbudak manusia, dan keberhasilan mereka sudah semakin sangat dekat. Inilah makna esoteris sebenarnya dari “revolusi.”

Sebagian besar dari keberhasilan yang telah mereka capai ini menyebabkan penghancuran empat sumber identitas manusia dan maknanya : ras, agama (Tuhan), bangsa dan keluarga (gender.) Mereka melakukannya dengan menciptakan satu ras, satu agama, satu gender dan satu Pemerintahan Dunia. Pada saat yang sama, kulture kita semakin tak menentu, bejat dan tak berarti.

Bahkan bakteri pun memiliki budaya. Budaya sejati adalah pencarian untuk mengekspresikan dan mewujudkan cita-cita spiritual yang universal seperti Kebenaran, Keadilan dan Keindahan, yaitu Tuhan. Ketika Tuhan ditolak, manusia pergi ke arah lain : kerusakan moral, yaitu apa yang diterima sebagai budaya hari ini.

Minggu, 16 November 2014

0 Rahasia Tersembunyi Disebalik Uang Dollar

Sabtu, 15 November 2014

3 Kisah Tamim Ad: Pulau Dari Dajjal (Anti-Kristus)

Resensi Akhir Zaman - Ada riwayat Muslim yang diterima dari Fatimah binti Qais mengatakan: “Saya telah mendengar muazzin Rasulullah s.a.w memanggil untuk solat. Saya pun pergi ke masjid dan solat bersama Rasulullah s.a.w. Selesai solat, Rasulullah s.a.w naik ke atas mimbar. Nampak semacam bergurau Baginda tertawa dan berkata: “Jangan ada yang bergerak.

Hendaklah semua duduk di atas sajadahnya.” Kemudian berkata: “Tahukah kamu mengapa aku memerintahkan kamu jangan ada yang pulang?” Kami menjawab: “Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.”

Rasulullah s.a.w berkata lagi: “Demi Allah aku menyuruh kamu berkumpul di sini bukan ingin menakut-nakuti dan bukan memberi khabar gembira. Aku ingin menceritakan kepada kamu bahawa Tamim Al-Dariy adalah seorang Nasrani, kemudian dia datang menjumpai aku dan masuk Islam. Dia ada bercerita kepadaku tentang satu kisah tentang Dajjal.

Kisah yang dia ceritakan itu sesuai dengan apa yang telah aku ceritakan kepada kamu sebelumnya. Katanya dia bersama 30 orang kawannya pergi ke laut dengan menaiki kapal. Angin kencang datang bertiup dan ombak besar membawa mereka ke tengah-tengah samudera yang luas. Mereka tidak dapat menghalakan kapalnya ke pantai sehingga terpaksa berada di atas laut selama satu bulan. Akhirnya mereka terdampar di sebuah pulau menjelang terbenamnya matahari. Di pulau yang tidak ditempati orang itu mereka berjumpa dengan binatang yang sangat tebal bulunya sehingga tidak nampak mana jantina dan duburnya.

Mereka bertanya kepada binatang itu: “Makhluk apa engkau ini?” Binatang itu menjawab: “Saya adalah Al-Jassasah.”

Mereka tanya: “Apa itu Al-Jassasah?” Binatang itu hanya menjawab: “Wahai kumpulan lelaki, pergilah kamu ke tempat ini untuk menjumpai lelaki macam ini, sesungguhnya dia pun ingin berjumpa dengan kamu. Mereka pun pergi ke tempat yang ditunjukkan oleh binatang itu.

Di sana mereka menjumpai seorang lelaki yang sangat besar dan tegap. Ertinya mereka tidak pernah melihat orang sebesar itu. Dari tangannya sampai ke tengkuknya dikuatkan dengan besi, begitu juga dari lututnya sampai ke telapak kakinya. Mereka bertanya: “Siapakah anda?” Orang seperti raksaksa itu menjawab: “Kamu telah mendengar cerita tentang aku. Sekarang aku pula ingin bertanya: “Siapa kamu ini?”

Mereka menjawab: “Kami adalah manusia berbangsa Arab. Kami pergi ke laut menaiki kapal, tiba-tiba datang ombak besar membawa kami ke tengah-tengah samudera luas dan kami berada di lautan selama satu bulan. Akhirnya kami terdampar di pulau yang tuan tempati ini.

“Pada mulanya kami berjumpa dengan binatang yang sangat tebal bulunya sehingga kami tidak dapat mengenali jantinanya. Kami tanya siapa dia katanya Al-Jassasah. Kami tanya apa maksudnya dia hanya menjawab: “Wahai kumpulan lelaki, pergilah kamu ke tempat ini untuk menjumpai lelaki macam ini, sesungguhnya dia pun ingin berjumpa dengan kamu.”

Itulah sebabnya kami datang ke tempat ini. Sekarang kami sudah berjumpa dengan tuan dan kami ingin tahu siapa tuan sebenarnya.” Makhluk yang sangat besar itu belum menjawab soalan mereka terus sahaja mengemukakan soalan:

“Ceritakan kamu kepadaku keadaan kebun kurma yang di Bisan itu,” nama tempat di negeri Syam. Mereka menjawab:

“Keadaan apanya yang tuan maksudkan?” Orang besar itu menjawab: “Maksudku apakah pokok kurma itu berbuah?”

Setelah mereka menjawab bahawa pokok kurma itu berbuah, orang besar tadi berkata: “Aku takut pokok itu tidak berbuah.”

Orang besar itu bertanya lagi: “Ceritakan kepadaku tentang sungai Tabarah.” Mereka menjawab: “Tentang apanya yang tuan maksudkan?” Lelaki itu menjawab: “Maksudku airnya apakah masih ada.” Mereka menjawab: “Airnya tidak susut.” Lelaki itu berkata: “Air sungai itu disangsikan akan kering.”

Akhirnya lelaki seperti raksaksa itu berkata: “Kalau begitu ceritakan kepadaku tentang Nabi Al-Amin itu, apa yang dia buat?” Mereka menjawab: “Dia telah berhijrah dari Makkah ke Madinah.” Lelaki itu bertanya lagi: “Apakah dia diperangi oleh orang-orang Arab?” Mereka menjawab: “Ya, dia diperangi oleh orang-orang Arab.” Lelaki itu bertanya lagi: “Kalau begitu apa pula tindakan dia terhadap mereka?” Mereka ceritakan bahawa Rasulullah s.a.w telah mengembangkan dakwahnya dan sudah ramai pengikutnya.

Orang besar itu berkata lagi: “Memang begitulah, padahal mereka beruntung jika taat kepadanya.” Kata orang besar itu lagi: “Sekarang aku terangkan kepada kamu bahawa aku adalah Al-Masih Dajjal. Nanti aku akan diberi izin keluar, lalu aku pun akan menjelajah dunia ini. Dalam masa empat puluh malam sudah dapat aku jalani semua, kecuali Makkah dan Madinah yang aku tidak dapat memasukinya. Negeri Makkah dan Madinah dikawal oleh para Malaikat, maka aku tidak dapat menembusinya.”

Kata Tamim Al-Dariy lagi, “Rasulullah s.a.w menekankan tongkatnya di atas mimbar sambil berkata: “Inilah negeri yang tidak dapat dimasukinya itu, iaitu Madinah. Saudara-saudara sekalian apakah sudah aku sampaikan cerita ini kepada kamu?” Mereka menjawab: “Ya, sudah ya Rasulullah.” Rasulullah s.a.w berkata lagi: “Sememangnya hadis Tamim itu lebih meyakinkan saya lagi. Ceritanya itu bersesuaian dengan apa yang telah aku sampaikan kepada kamu sebelumnya, iaitu tentang Makkah dan Madinah yang dikatakan tidak dapat dimasuki Dajjal. Cuma dia ada mengatakan di lautan Syam atau di laut Yaman. Tidak, bahkan ia dari arah timur. Ia dari arah timur,” kata Rasulullah s.a.w sambil menunjuk ke arah timur.

Rasulullah s.a.w telah menguatkan lagi bahawa Dajjal akan datang dari arah timur. Ada yang mengatakan bahawa Dajjal akan datang dari Khurasan atau Asfahan. Wallahu a’lam

Kamis, 13 November 2014

0 Illuminati Simbol di Industri Musik AS

Rabu, 12 November 2014

0 4 Golongan Lelaki yang akan ditarik masuk ke Neraka oleh Wanita

Di akhirat nanti ada 4 golongan lelaki yang akan ditarik masuk ke neraka oleh wanita. Lelaki itu adalah mereka yang tidak memberikan hak kepada wanita dan tidak menjaga amanah itu.

1. Ayahnya

Jika seseorang yang bergelar ayah tidak mempedulikan anak perempuannya di dunia. Dia tidak memberikan segala keperluan agama seperti mengajarkan shalat, mengaji, dan sebagainya. Dia membiarkan anak perempuannya tidak menutup aurat. Tidak cukup kalau dangan hanya memberi kemewahan dunia saja. Maka dia akan ditarik ke neraka oleh anaknya.

Duhai lelaki yang bergelar Ayah, bagaimanakah keadaan anak perempuanmu sekarang? Apakah kau mengajar shalat dan shaum (puasa) padanya? Menutup aurat? Pengetahuan agama? Jika tidak terpenuhi, maka bersedialah untuk menjadi bagian dari Neraka.

2. Suaminya

Apabila suami tidak mempedulikan tindak tanduk isterinya. Bergaul bebas. Membiarkan istri berhias diri untuk lelaki yang bukan mahramnya.

Jika suami mendiam istri yang seperti itu walaupun suami adalah orang yang alim, suami adalah shalatnya yang tidak pernah bolong, suami adalah yang shaumnya tidak pernah lalai. Maka dia akan turut ditarik oleh isterinya bersama-sama ke dalam Neraka.

Duhai lelaki yang bergelar Suami, bagaimanakah keadaan istri tercinta sekarang? Dimanakah dia? Bagaimana akhlaknya? Jika tidak kau jaga mengikuti ketetapan Islam, maka terimalah keniscayaan yang kau akan sehidup semati bersamanya hingga Neraka.

3. Saudara Lelakinya

Apabila ayahnya sudah tiada, tanggungjawab menjaga kehormatan wanita jatuh pada saudara lelakinya (kakak, paman). Jika mereka hanya mementingkan keluarganya saja dan adik atau keponakannya dibiarkan dari ajaran Islam, maka tunggulah tarikan mereka di akhirat kelak.

Duhai lelaki yang mempunyai saudara perempuan, jangan hanya menjaga amalmu dan melupakan amanah yang lain. Karena kau juga akan pertanggungjawabkan diakhirat kelak.

4. Anak Lelakinya

Apabila seorang anak laki-laki tidak menasehati Ibunya perihal kelakuan yang tidak dibenarkan dalam Islam. Bila ibu membuat kemungkaran, mengumpat, memfitnah, mengunjing, maka anak itu akan ditanya dan dimintai pertanggungjawaban di akhirat kelak. Dan bersama menemani ibunya di Neraka.

Duhai anak lelaki, sayangilah ibumu, nasihatilah dia jika bersalah atau lalai. Karena ibu juga insan biasa, tak lepas dari melakukan dosa. Selamatkanlah dia dari ancaman neraka, jika tidak, kau juga akan ditarik menjadi teman di dalamnya.

Betapa hebatnya tarikan wanita. Bukan saja di dunia, tapi juga di akhirat yang tak kalah hebat tarikannya. Maka, kaum lelaki yang bergelar ayah, suami, saudara atau anak harus memainkan peran mereka dengan baik. [Hetty Nirawaty/berbagi kisah tentang kehidupan]


1 Di Akhir Zaman, Akan muncul Orang Berwajah manusia Berhati Setan

Diriwayatkan dari Ibnu Abas r.a., ia berkata,”Rasulullas SAW bersabda,” Pada akhir zaman akan muncul golongan-golongan yang berwajah manusia, namun berhati setan.”

Mereka seperti srigala buas yang hatinya tidak memiliki belas kasihan sedikitpun. Suka menumpah darah dan tidak suka menjauhi yang buruk. Jika engkau mengikuti, mereka akan mendekatimu. Jika engkau menjauhi, mereka akan mengunpatmu. Jika engkau memberi amanat, mereka akan menghianatimu.

Pemuda – pemuda mereka ugal-ugalan dan para orang tuanya suka berbuat maksiat, tidak menyuruh untuk berbuat kebaikan dan tidak melarang berbuat kemungkaran. Membanggakan mereka adalah suatu kehinaan dan meminta sesuatu dari mereka adalah kemiskinan.

“Orang yang santun di tengah mereka adalah sesat, dan orang yang menyuruh kepada perbauatan ma’ruf malah menjadi tertuduh. Orang beriman di kalangan mereka adalah lemah, sedangkan orang fasiq menjadi mulia. Sunnah di tengah mereka adalah bida’ah, sedangkan bida’ah itu sendiri adalah sunnah. Maka ketika itu mereka dikuasai oleh orang-orang paling jahat di antara mereka. Sedangkan orang pilihan apabila ia menyeru, pasti tidak akan dihiraukan.” [Hadith Riwayat Thabrani- Kitab Al-Mu’jam Al-Kabir]

Mendengar informasi yang mengagetkan itu, para sahabat ingin memperjelas lebih dalam, “Ya Rasulullah, sesudahku nanti adakah orang yang memiliki keistimewaan?”

Rasul menjawab ; “Ya masih ada.”

“Adakah mereka bertemu denganmu?” tanya para sahabat lagi.

Rasul menjawab, “Mereka sudah tidak bertemu lagi denganku.”

“Ya Rasulullah , masih adakah wahyu yang diturunkan kepada mereka?” tanya para sahabat.

Rasulullah menjawab lagi, “Sudah tidak ada lagi wahyu yang diturunkan kepada mereka.”

“Ya Rasulullah bagaimana keadaan mereka?”

Sambil bereksperesi sedih, Rasul menjawab, “Hati mereka rapuh bagaikan garam dimasukkan ke dalam air.”

Karena merasa penasaran, para sahabat memperjelas lagi kepada Rasulullah. “Ya Rasulullah, bagaimanakah pola hidup mereka di zaman itu?”

“Mereka hidup bagaikan ulat yang sangat kecil yang berada di dalam cuka,” jawab Nabi SAW.

“Ya Rasulullah, terus bagaimana mereka dapat memelihara agama?” desak para sahabat.

“Ibarat memegang api yang membara. Bara diletakkan, api itu akan padam. Dan bila dipegang, tentu akan membakar dirimu,” Kata Rasulullah dengan mimik serius.

Para sahabat pun terdiam. Mereka membayangkan betapa di akhir zaman kelak keadaannya sangat mengerikan, sebab kebanyakan dari mereka telah terseret ajaran bid’ah dan membuang jauh-jauh sunnah Rasul. Hidup mereka dipenuhi dengan nafsu syahwat dan keserakahan, sehingga mereka menghalalkan segala cara. Memegang ajaran agama -diibaratkan nabi SAW – seperti memegang api yang membara, jika dipegang teguh akan mendapatkan cacian dan dijauhi teman-temannya, tapi bila dilepaskan agamanya akan hancur dan berakibat murka Allah SWT. Para sahabat pun membayangkan betapa mulia nya orang-orang diakhir zaman nanti yang tetap memegang teguh ajaran agama, tanpa mempedulikan keadaan yang carut marut.

Para sahabatpun makin merasa prihatin dan ngeri lebih dalam begitu mendengarkan keterangan Rasulullah tentang manusia akhir zaman – sebagaimana diriwayatkan ibnu Abbas- dengan sabdanya, “Di akhir zaman nanti akan datang sekelompok manusia yang wajahnya manusia , tapi hatinya setan. Sifat mereka sangat buas seperti harimau, tidak terbersit sedikitpun dalam hatinya rasa kasih sayang, suka membunuh, dan biasa melakukan perbuatan kotor. Bila didekati mereka mencintaimu. Tapi bila dijauhi mereka mengumpat dan membencimu. Bila dipercaya mereka khianat. Anak-anak kecil dilingkungan mereka sudah terbiasa berhutang, remajanya sudah bejat moralnya, sedangkan yang sangat jahat Mereka tidak mau lagi melaksanakan Amar makruf nahi Munkar (mengajak kebaikan dan mencegah kejahatan).”

Belum sempat sahabat bertanya, Rasulullah SAW telah menandaskan lagi sabdanya, “Siapa orang yang memuji dan memuliakan mereka akan menjadi orang yang hina, dan siapapun yang meminta sesuatu kepada mereka akan menjadi orang fakir. Sebab yang mereka tegakkan adalah yang Bid’ah. Dan yang mereka jauhi adalah yang sunnah Rasul. Ketika keadaan sudah demikian, maka Allah menguasakan mereka kepada pemimpin yang jahat, dan doa mereka tidak lagi dikabulkan Allah.”
 

Resensi Akhir Zaman • All Rights Reserved