Kamis, 28 Juli 2016

0 Bila Kabah Tenggelam Kiblat Umat Muslim Akan Kemana?

Konon kabarnya bahwa suatu saat Ka'bah akan tenggelam. Sekarangpun Ka'bah sudah tenggelam di hutan beton. Secara logika itu mungkin saja bisa terjadi, mengingat di dekat Ka'bah ada sumber mata air zam-zam. Dengan adanya bangunan-bangunan bertingkat yang luar biasa tingginya, lapisan tanah di atas sumber mata air zam-zam mungkin tidak kuat menahan beban, atau mungkin bisa amblas?

Atau mungkin juga perang di timur tengah merembet ke Arab?. Bukan suatu hal yang mustahil bila suatu saat perseteruan antara Syi’ah dan Arab Saudi semakin parah.  Ka'bah kena Bom. Saya pernah baca nubuat dari Syayidina Ali bin Abi Talib ra, bahwa di wilayah Arab akan terjadi perang yang dasyat disertai api yang berkobar. Nah itu mungkin perang Bom Nuklir, efek radiasinya luar biasa, lebih parah dari kobaran api.

Ada seorang sesepuh yang sudah almarhum pernah mengatakan bahwa bila Ka'bah tenggelam, maka pusat Islam akan berpindah ke Indonesia. Apa iya? Sekarang di Jawa Barat ada satu yayasan yang merencanakan membangun miniatur masjid-masjid yang terkenal diseluruh dunia sebagai obyek wisata Islam bagi seluruh umat Islam didunia. 

Allah adalah Al Batin.  Perjalanan menuju Allah adalah perjalanan dari alam lahiriyah menuju alam bathiniyah. Perjalanan yang tidak masuk akal dan pikiran kita.

Timur dan Barat milik Allah. Kemanapun engkau menghadap disanalah Wajah Allah, sesungguhnya Allah meliputi segala sesuatu dan mengetahui segala sesuatu  (Al Baqarah 2 : 115).

Segala sesuatu akan musnah kecuali Wajahnya (Al Qashash 28 : 88)

Bukanlah suatu kesolehan bahwa kamu sekalian memalingkan mukamu ke arah timur dan barat, tetapi adalah kesolehan  bahwa kamu sekalian beriman kepada Allah dan hari akhirat, kepada para malaikat, kepada kitab-kitab Allah dan para nabi dan memberikan harta benda betapapun disayangi, kepada kerabat, anak yatim, dan orang-orang miskin, kepada orang dalam perjalanan dan peminta-minta, mendirikan sholat dan membayar zakat. Orang-orang yang memenuhi perjanjian bila mereka membuat perjanjian dan orang yang sabar dalam bencana, dalam kesukaran dan semasa peperangan, merekalah orang yang benar, merekalah orang yang takwa (Al Baqarah 2 : 177)

Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu BERBANGSA-BANGSA dan BERSUKU-SUKU agar kamu saling kenal-mengenal.  Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah dialah orang yang paling takwa diantara kamu.  Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal (Al Hujarat  49 : 13)

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah penciptaan langit dan bumi, adanya aneka bahasa dan warna kulitmu (Ar Rum 30 : 22) 

Untuk setiap umat diantara kamu, Kami berikan ATURAN (SYARIAT) dan JALAN YANG TERANG (JALAN SPIRITUAL). Bila Allah menghendaki, pasti kamu dijadikan satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap karunia yang diberikan-Nya kepada kamu, maka berlomba lombalah berbuat kebajikan.(Al Maidah 5 : 48)

Hadapkan wajahmu pada Agama Fitrah, Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu, tidak ada perubahan pada fitrah Allah (Ar Rum 30:30).

Allah mengajarkan tentang AGAMA FITRAH… kepada semua umatnya di seluruh dunia sebagai ATURAN dan JALAN YANG TERANG bagi kehidupan umat manusia di dunia dan akhirat. AGAMA FITRAH adalah AGAMA yang mengajarkan tentang kesucian, kedamaian, keselamatan, kasih-sayang, kesabaran, keikhlasan serta berserah diri kepada Tuhan melalui keimanan dan ketaqwaan.

Apapun YANG DIAJARKAN ALLAH pasti SEMPURNA, tidak mungkin manusia bisa merubahnya.

Fitrah itulah Ruh Islami sebagai aturan dan JALAN YANG TERANG apapun nama agamanya! Itulah ISLAM SEJATI yang diajarkan Allah melalui para Rosul kepada semua umatnya diseluruh dunia, sesuai bahasa kaumnya. HINDU-BUDHA-NASRANI-ISLAM.

Bagi setiap umat ada Rosul, (Yunus 10 : 47 ).

Bagi tiap-tiap masa ada kitab (Ar Rad 13 : 38 )

Kami tidak mengutus seorang Rosulpun, melainkan dengan bahasa kaumnya, supaya ia dapat memberikan penjelasan dengan terang kepada mereka (Ibrahim 14 : 4).

Diibaratkan Allah memberi kita beras, supaya mudah dicerna dan enak rasanya, maka kita olah jadi nasi kebuli, jadi nasi goreng, jadi nasi rames, jadi nasi padang itu semua bagi yang sehat, untuk yang sakit kita buatkan bubur ayam.  Setelah dioalah namanya jadi berbeda, namun bahan dasarnya TETAP BERAS.

Allah akan murka bila otak kita nggak digunakan,...Allah menimpakan kemurkaan kepada orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya (Yunus 10 : 100)


KENAPA KITA HARUS BERTENGKAR?

Mereka akan mendapat kehinaan dimanapun mereka berada, kecuali mereka menjaga hubungan dengan Allah dan hubungan-silaturahmi dengan manusia (Ali Imran 3 : 112).

Sesungguhnya agama kamu ini satu (Al Anbiya 21 : 92)

Agama di sisi Allah adalah Islam-Fitrah (Ali Imron 3: 19)

Aku ridhoi Islam (fitrah) sebagai agama bagimu (Al Maidah 5 : 3)

Sesungguhnya ini adalah agama kamu semua, agama yang satu dan AKU adalah Tuhan-mu, maka bertaqwalah kepada-KU  (Al Mu'minun 23 : 52)

Kemudian mereka menjadikan agama mereka terpecah-belah menjadi beberapa pecahan.  Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada sisi mereka (masing-masing). Maka biarkanlah mereka dalam kesesatannya sampai suatu waktu (Al Mu'minun 23 : 53-54)

HADITS QUDSI : Di dalam setiap rongga anak Adam Aku ciptakan suatu mahligai yang disebut dada, dalam dada ada Qolbu, dalam Qolbu ada Fuad, dalam Fuad ada Syagofa, di dalam Syagofa ada Sir, di dalam Sir ada AKU

Fuad adalah hati yang bersih. Syagofa artinya yang lebih dalam.

Tanda-tanda Kami disegenap penjuru, dan didalam diri mereka sendiri (Fushshilat 41 : 53)

...di dalam dirimu, apakah engkau tidak memperhatikan (Adz Dzariat 51 : 21).

Kami telah mengutus seorang utusan dalam diri-mu (At Taubah 9 : 128)

Tuhan menempatkan diri antara manusia dengan QOLBUnya (An Anfal 8:24)

Sucikanlah rumahku bagi mereka yang thowaf, itikaf, yang ruku dan sujud (AL Baqarah 2 : 125).

Janganlah kamu mempersekutukan Aku dengan apapun, sucikanlah rumahku bagi mereka yang thowaf, mendirikan dan ruku bersujud (Al Hajj 22 : 26)

Rumah-KU yang mana yang harus disucikan?  BAITULLAH yang mana yang harus disucikan? APAKAH BAITULLAH ITU BUATAN MANUSIA YANG ADA DI MEKAH?

Qolbu Mukmin Baitullah, itulah yang harus disucikan agar tidak menjadi sarang syaitan dan iblis.

Di dalamnya Ruh bersujud kepada Allah sejak hari pertama Ruh dihembuskan ke janin dalam kandungan ibu, di dalamnya Ruh sudah bertakwa sejak hari pertama Ruh dilahirkan…

bahkan sejak di alam arwah pun Ruh sudah bertakwa kepada Allah, Ruh sudah bersyahadat, Ruh sudah berserah diri kepada Allah… Berarti semua Ruh sudah Muslim…

Allah berfirman : Bukankah Aku Tuhanmu?

Semua JIWA-RUH menjawab : Benar kami bersaksi (Al A'raaf 7 : 172)

Kata sesepuh saya, BERSYAHADAT di Surat Al A’raf 7:172 inilah JIWA-RUH benar-benar BERSAKSI DIHADAPAN ALLAH. Sedangkan semua manusia yang hidup di dunia ini BELUM PERNAH BERTEMU, BELUM PERNAH MELIHAT ALLAH, jadi belum benar-benar bersaksi. Karena yang dikatakan bersaksi itu harus melihat dengan mata kepala sendiri.  Surat Al A’raf 7 : 172 ini juga sebagai bukti bahwa yang bisa berkomunikasi dengan Allah adalah JIWA-RUH, bukan jasmaninya.

Demikian juga agama Fitrah, setelah diolah ada yang menyebutnya PEPAYA, ada yang bilang KATES, ada yang bilang GEDANG. Setelah dikupas isinya sama, ketika dimakan rasanya sama dan hasil akhirnya juga sama. karena untuk mencapai puncak spiritual tata caranya juga sama harus melalui DZIKIR sehingga bisa mencapai tingkat IKHSAN dan menjadi INSAN KAMIL..

Orang JAWA menyebutnya, ILMU SEJATI SANGKAN PARANING DUMADI.

Orang SUNDA menyebutnya, AGAMA SUNDA WIWITAN.

Wajar bila kang Aqil S. dan pentolan-pentolan NU menutup buku masalah perbedaan agama.

AGAMA DI MUKA BUMI CUMA SATU, YAITU AGAMA FITRAH.

Walaupun beda bahasa, namun ESSENSI dan SUBSTANSINYA tetap sama, tidak pernah berubah.

Jadi beralasan bila para sufi mengatakan : QOLBU MUKMIN BAITULLAH

di dalamnya Allah berkenan untuk dimuliakan dan disebut Namanya serta bertasbih pagi dan petang (An Nuur 24 : 36)

Di dalam diri manusia ada Cahaya Yang Maha Melihat (Al Qiyamah 75 : 14)

Allah akan membimbing dengan Cahayanya kepada Cahayanya bagi siapa yang Dia kehendaki (An Nuur 24 : 35).

QOLBU MUKMIN BAITULLAH, ITULAH KIBLAT KITA YANG SEJATI.

SAAT DZIKIR, HADAPKAN DIRIMU PADA DIRIMU SENDIRI. DISANALAH AKU.

Hamba niat berdzikir Ya Allah. Badan hamba menghadap ke hati, hati hamba menghadap ke Ruh dan Ruh hamba menghadap kepada-MU Ya Allah, ALLAHU AKBAR!


Qolbu mukmin itulah RumahNya, itulah Masjidnya Yang Hakiki, buatan Allah sendiri,, tidak dibuat dari batu bata, tapi dari kesucian, kedamaian, keselamatan, kasih-sayang , kesabaran dan keikhlasan serta berserah diri kepada Allah  melalui keimanan dan ketakwaan…

itulah agama fitrah. Itulah Islam yang diridhoi Allah.

Itulah Islam Sejati yang dianut semua umat…

Bila rumah Allah dibuat dari batu bata, lalu Allahnya seperti apa? APAKAH TIDAK MUSRIK?

Ikhlas kepada Allah, jangan mempersekutukan DIA dengan apapun (Al Hajj 22:31)

LALU BAGAIMANA DENGAN MASJIDIL HAROM?, INI YANG BIKIN GUE BINGUNG BRO ?.

Pernah ada sesepuh saya yang sudah almarhum membahas masalah MASJIDIL HAROM serta kaitannya dengan Surat
At Taubah 9 : 107-108

Dan ada yang mendirikan masjid untuk menimbulkan bencana, untuk kekafiran dan untuk memecah belah …, untuk menunggu kedatangan orang-orang yang telah memerangi Allah dan RosulNya sejak dahulu.  Mereka dengan pasti bersumpah : Kami hanya menghendaki kebaikan.  Dan Allah menjadi saksi bahwa mereka itu pendusta (
At Taubah 9 : 107)

Janganlah engkau melaksanakan sholat dalam mesjid itu selama-lamanya. Sungguh mesjid yang didirikan atas dasar takwa sejak hari pertama adalah lebih pantas engkau melaksanakan sholat di dalamnya … (At Taubah 9 : 108 )

BENARKAH ALLAH MELARANG SHOLAT DI MASJIDIL HAROM ?

Bro,..bagi kita itu pertanyaan yang sulit… saya nggak bisa jawab !

Waktu gue baca catatan kaki di buku Al Qur’an dan Terjemahannya, yang dimaksud menunggu kedatangan orang-orang yang telah memerangi Allah dan Rosulnya sejak dahulu adalah menunggu pendeta Nasrani yang bernama Abu ‘Amir bersama tentara Romawi dari Syria, untuk bersembahyang di masjid yang mereka dirikan.  Akan tetapi Abu ‘Amir tidak jadi datang karena ia mati di Syria dan masjid yang didirikan kaum munafik itu dihancurkan atas perintah Rosulullah. ANEH JUGA ORANG JAHILIYAH SEMBAHYANG !?

Masalah surat At Taubah ini menurut gue yang jiwa dan pikirannye parah, secara keseluruhan, menceriterakan kemunafikan dan kemusrikan orang-orang Arab Jahiliyah, yang masih menyembah berhala, tidak menceriterakan orang-orang Nasrani yang sudah menyembah Allah walaupun Nabinya adalah Nabi Isa a.s.

Sewaktu Rosulullah hijrah ke Medinah, para pendeta Nasrani di Madinah sudah mengakui kerasulan Rosulullah Muhammad saw.  Di Madinah konon kabarnya kaum Yahudi, Nasrani dan Islam hidup berdampingan.  Oleh karena itu kotanya disebut Madinah artinya madani.. artinya mapan…

Apakah mungkin terjadi persekutuan antara penyembah Allah dan penyembah berhala ?  Seandainya benar terjadi persekutuan antara golongan Nasrani yang dipimpin Abu ‘Amir dan golongan orang-orang Arab Jahiliyah, namun Abu ‘Amirnya tidak jadi datang karena dia mati,  jadi tidak sempat terjadi peperangan.

Menurut gue yang pikirannya ngelantur. Konon kabarnya bangunan utama di pusat kota Mekah pada zaman itu, adalah Masjidil Harom, yang sering dipergunakan untuk berbagai macam kegiatan oleh masyarakat  Arab jahiliyah… Perang yang pertama antara  Arab jahiliyah dengan kaum muslimin yang dipimpin Rosulullah Muhammad saw adalah PERANG BADAR.

Wajar dan masuk diakal bila Masjidil Harom dipergunakan sebagai markas untuk menghimpun kekuatan dan untuk menunggu orang-orang Arab Jahiliyah yang memerangi Allah dan Rosulnya…

Janganlah engkau melaksanakan sholat dalam mesjid itu selama-lamanya.  Sungguh MASJID YANG DIDIRIKAN ATAS DASAR TAKWA SEJAK HARI PERTAMA (bukan dibuat dari BATU BATA) adalah lebih pantas engkau melaksanakan sholat di dalamnya… (
At Taubah 9 : 108).

Itulah QOLBU MUKMIN..Itulah Baitullah buatan Allah sendiri, di dalamnya RUH-JIWA bersujud, menyebut namanya, bertasbih pagi dan petang.. (An Nuur 24 : 36)

SEJAK HARI PERTAMA DIHEMBUSKAN KE JANIN dalam kandungan ibu.

BERDASARKAN SURAT AT TAUBAH 9 : 107-108 : APAKAH BENAR ALLAH MELARANG SHOLAT DI MASJIDIL HAROM ?

Terus terang kita nggak bisa jawab Bro.  Jika sampe benar Allah melarang sholat di Masjidil Harom, berarti selama ini  kita semua terkecoh!   Saya jadi takut bro, takut kena laknat Allah. 

Katakanlah : Bagaimana pendapatmu jika itu datang dari sisi Allah, kemudian kamu MENGINGKARI. Siapakah yang lebih sesat daripada orang yang selalu berada dalam penyimpangan yang jauh  (
Fushshilat 41 : 52)

Maka siapakah yang lebih jahat dari orang-orang yang MENDUSTAKAN ayat-ayat Allah dan berpaling dari pada-nya? Akan Kami beri ganjaran mereka yang berpaling dari ayat-ayat Kami dengan seburuk-buruknya siksaan (Al An'am 6 : 157)

Dan kamu pasti akan mengetahui (kebenaran) keterangan (Al Qur’an) setelah beberapa waktu lagi (Shad 38 : 88)

TANPA DISADARI KITA UMAT ISLAM SUDAH MENGINGKARI DAN MENDUSTAKAN AYAT-AYAT ALLAH !?

GUE JADI KHAWATIR ALLAH AKAN MEMBUKTIKAN KEBENARAN Al QUR'AN DI ARAB SAUDI MELALUI SEBURUK-BURUKNYA SIKSAAN. YAITU WABAH VIRUS MERS, MUSIBAH BADAI PASIR-BADAI SALJU, MUSIBAH CRANE – MUSIBAH MINA DAN MUNGKIN SUATU SAAT MELALUI PERTUMPAHAN DARAH, PERANG BOM.

Sekarang di Arab Saudi sudah ada lambang-lambang DAJJAL, tanduk setan dan mata satu.



Sabda Rosulullah saw : Ya Allah berilah keberkatan kepada kami, pada Syam kami dan pada Yaman kami...

Para sahabat berkata : dan juga NAJD (ARAB) kami?   Kemudian Beliau bersabda : Disana akan muncul kegoncangan dan fitnah, dan disanalah akan muncul TANDUK SETAN!  (Shahih Bukhari 2/33 no 1037).  


ROSULULLAH PUN BERSABDA : AKAN MUNCUL CAHAYA DARI TIMUR...?!

MUNGKINKAH MUNCULNYA DI INDONESIA ?

 

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِجَهَنَّمَ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ

Allaahumma inni a’uudzubika min ‘adzaabil qabri wa min ‘adzaabinnaari jahannama wa min fitnatil mahyaa wal mamaati wa min fitnatil masiihid dajjaal.


0 Dapatkah Manusia Melintasi Lubang Cacing (Wormhole)?

Jadi apakah yang dimaksud Wormhole?

Wormhole itu adalah ’sesuatu’ yang ada secara teoritis. Paling tidak sampai detik tulisan ini ditulis, wormhole hanya ada di atas kertas teori, atau muncul di film-film dan buku-buku fiksi ilmiah. Keberadaan wormhole dalam teori dimulai ketika Albert Einstein memperkenalkan Teori ‘Relativitas Umum’. Disitu Einstein menunjukkan bahwa massa bisa membuat ruang(waktu) melengkung atau terlipat, sehingga semakin besar massa, semakin melengkung ruang(waktu). Bagaimana bro Sulit dibayangkan ya?

Di tahun 1919, Arthur Eddington membuktikan, ketika pada waktu itu terjadi Gerhana Matahari Total; bintang-bintang di sekitar Matahari teramati dalam posisi yang bergeser dari posisi yang seharusnya. kenapa? Karena tentu saja pada saat gerhana total itu, bintang-bintang bisa diamati pada siang hari. Dan dari bukti pengamatan tersebut menunjukkan bahwa teorinya Einstein memang benar. Bagaimana bintang bisa bergeser dari posisi yang seharusnya? Karena medan gravitasi Matahari membelokkan arah pancaran cahaya bintang.

 

Tapi bukti pembengkokan cahaya oleh Matahari pada saat gerhana itu tentunya tidak ada hubungannya dengan wormhole. Pembuktian oleh Eddington tersebut hanyalah menunjukkan bahwa teori Relativitas Einstein itu benar. Dan dari teori itu, satu pemikiran fundamental yang kita tahu kemudian adalah, bahwa massa mempengaruhi ruang(dan waktu). Secara umum gravitasi berkaitan erat dengan geometri, bagaimana arah cahaya bisa berbelok, itu tidak terbayangkan sebelumnya.

Perlu dipahami bahwa sebelum adanya teori Einstein, “ruang dan waktu adalah dua entitas yang terpisah”, tetapi teori Einstein menyatakan bahwa “ruang dan waktu merupakan entitas tunggal yang tidak terpisahkan”. Dengan demikian, geometri disini perlu dipahami sebagai relasi-ruang waktu.

Kembali pada pekerjaan Einstein, teori Einstein mempergunakan teori matematis yang dikenal sebagai persamaan medan Einstein, dan solusinya dikenal sebagai solusi Scwarzschild. Solusi teori ini menguraikan tentang medan gravitasi pada massa yang simetri-bola, tidak berotasi. Solusi ini adalah yang menjadi cikal-bakal adanya ‘Black Hole’ (Blackhole Schwarzschild).


Di tahun 1916, tidak lama setelah Einstein memperkenalkan teori Relativitas; Ludwing Flamm menyadari bahwa persamaan Einstein mempunyai solusi yang lain, dikenal sebagai ‘White Hole’, dan bahwa kedua solusi tersebut menguraikan adanya dua daerah dalam ruang-waktu (datar) yang terhubungkan (secara matematis) oleh adanya suatu ‘lorong’ ruang-waktu. Karena teori belum mengatakan dimana wilayah ruang waktu itu di dunia nyata, jadi bisa saja black-hole sebagai pintu masuk dan white hole sebagai pintu keluar, tapi bisa saja di dunia yang sama dengan kita (ruang waktu yang bisa kita pahami), atau di ruang dan waktu yang lain (semesta lain, semesta paralel, masa lalu, sekarang atau masa depan?). Tetapi, White Hole melanggar Hukum Ke-2 ‘Termodinamika’, dengan demikian, keberadaan White Hole sulit diterima secara mudah.

Pada tahun 1935, Albert Einstein dan Nathan Rosen mempelajari lebih lanjut kaitan Black Hole dan White Hole tersebut; bahwa dari perumusan teori Relativitas Umum, struktur ruang-waktu yang melengkung bisa menghubungkan dua wilayah dari ruang-waktu yang jauh, melalui suatu bentuk serupa lorong, sebagai jalan pintas dalam ruang. Pekerjaan ini secara formal dikenal sebagai ‘Jembatan Einstein-Rosen’. Tujuannya bukan untuk mempelajari perjalanan yang lebih cepat dari cahaya atau perjalanan antar semesta, tetapi lebih pada mencari penjelasan pada partikel fundamental (seperti elektron) dalam ruang-waktu. Jembatan Einstein-Rosen ini dikenal juga dengan nama lain, seperi Lorentzian Wormhole atau Schwazschild wormhole.

Pada tahun 1962, John Wheeler dan Robert Fuller menunjukkan bahwa wormhole tipe jembatan Einstein-Rosen tidak stabil, menyebabkan cahaya pun tidak dapat melewatinya sesaat wormhole terbentuk. Lalu, apakah wormhole tidak bisa dilalui? (Traversable)? Kita akan meninjau tentang traversable wormhole sejurus nanti.

Demikian, sejak saat itu, teori tentang wormhole terus menerus dikaji; demikian juga, urban legend tentang wormhole pun hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam literatur fiksi ilmiah.

Teori ilmiah tentang wormhole terus berkembang: semuanya mempunyai prinsip yang sama, yaitu solusi matematis mengenai hubungan geometris antara satu titik dalam ruang-waktu dengan titik yang lain, dimana hubungan tersebut bisa berperilaku sebagai ‘jalan pintas’ dalam ruang-waktu.

Bagaimana wormhole terbentuk?

Kembali pada ilustrasi gambar Bumi. Jika ada kelengkungan ruang-waktu pada suatu titik, dan tersambung dengan kelengkungan pada ruang-waktu yang lain, maka demikian lah gambaran wormhole ada. Seperti pada ilustrasi berikut, yang diambil dari film Stargate S1, seolah-olah semuanya itu indah dan menyenangkan. Seperti pintu Doraemon, kita buka pintu-nya, lalu kita sampai di suatu tempat yang jauuhh sekali. Ah indahnya fiksi ilmiah.

Wormhole yang berkaitan dengan hubungan dalam ruang-waktu, dikenal sebagai Laurentzian wormhole. Hubungan disini tentu saja dikatakan sebagai jalan pintas, karena: Jika perjalanan dari Gerbang ke Bulan, bisa dilakukan jauh lebih cepat, bahkan lebih cepat daripada laju cahaya menempuh jalur normal. (Tentu saja artian lebih cepat dari laju cahaya ini karena menggunakan jalur yang lebih pintas, bukan karena ‘lebih cepat dari laju cahaya’). Itu tentu saja, bila perjalanan memang dapat dilakukan melalui wormhole.

Tetapi, kompleksitas muncul, karena, apakah kita bisa menentukan ujung perjalanan kita? Apakah kita akan keluar di ujung, di semesta yang sama? Atau di semesta paralel? Atau kita muncul di waktu yang sama? Apakah kita muncul di waktu kita? Atau di masa lalu? Atau masa depan? Tentu saja semua mungkin, karena Laurentzian wormhole merupakan produk dari Teori Relativitas Umum yang menyatakan bahwa semua bergerak baik dalam ruang maupun dalam waktu.

Lorentzian wormholes terbagi dalam dua jenis :
1. Inter-universe wormholes, wormholes yang menghubungkan semesta kita dengan ’semesta’ yang lain. Ini adalah dugaan tentang adanya semesta paralel.

2. Intra-universe wormholes, wormhole yang menghubungkan dua daerah dalam semesta yang sama.

Ada juga wormhole lain yang dikenal sebagai ‘Euclidean wormholes’, yang mana, wormhole ini ada dalam proses yang sangat mikro, karena menjadi perhatian utama para ahli teori ‘medan quantum’. 


Dengan demikian wormhole jenis ini, pada saat ini tidak akan dibahas, dan Laurentzian wormhole adalah wormhole yang kita bahas.

Kembali pada pertanyaan, apakah mungkin kita melakukan perjalanan melalui Wormhole?

Kip Thorne dan Mike Morris pada tahun 1988 mengusulkan bahwa wormhole bisa dipertahankan kestabilannya mempergunakan ‘materi eksotik’ suatu materi yang masih teoritis, dan belum ditemukan di dunia, dengan perilaku seperti massa yang negatif atau menolak gravitasi, alih-alih patuh pada hukum Gravitasi Newton. 


Model teori ini dikenal sebagai ‘Morris-Thorne wormhole’. Teori-teori yang kemudian dikembangkan untuk mempertahankan kestabilan wormhole, sehingga bisa dilalui, sampai saat ini berpedoman pada argumentasi bahwa, tidak ada materi yang kita ketahui bisa berperanan untuk mempertahankan kestabilan, karena membutuhkan adanya ‘energi negatif’.

Kendati wormhole masih menjadi wacana teori (dan urban legend), tetapi belum ada bukti yang bisa mendukung keberadaannya, baik dari pengamatan maupun secara eksperimen. Apakah kemudian wormhole itu tidak mungkin ada? Atau mungkinkah wormhole dibuat?


Secara teori, kita bisa membangun Wormhole. Caranya?
Supaya ruang-waktu bisa terlipat dibutuhkan materi dan energi yang sangat luar biasa, jadi kita tinggal mencari materi yang sangat padat di luar angkasa sana, sebut saja, dari bintang ‘ne(u)tron’. Kenapa bintang netron? Bintang netron adalah jenis bintang yang massa-nya mencapai 1,35 sampai 2,1 kali massa Matahari, tetapi dengan radius hanya 20 sampai 10 km, mencapai 30 ribu–70 ribu lebih kecil daripada Matahari. Dengan demikian, maka berat-jenis bintang netron mencapai of 8×10^13 to 2×10^15 g/cm^3.

Seberapa banyak memerlukan massa dari bintang netron? “Secukupnya”, sampai bisa membentuk cincin raksasa seukuran orbit Bumi mengelilingi Matahari. Kemudian, buat cincin yang lain di ujung yang lain. Setelah konstruksi cincin raksasa di kedua ujung tersebut selesai, berikan tegangan listrik yang sangat tinggi, pada kedua ujungnya, diputar sampai mencapai laju cahaya — dua-duanya, dan voila, perjalanan lintas ruang-waktu seketika.



Fakta bahwa perjalanan menembus waktu, atau apabila meloncat ke masa depan itu bisa diterima, karena memang tidak bertentangan dengan Teori Relativitas Khusus, tetapi jika perjalanan-nya mundur dalam waktu? Itu yang menjadi kontroversi, seperti yang dilakukan para time traveller, sesuatu yang sulit dipahami, bahkan bisa menimbulkan paradoks.

Bila, salah satu ujung wormhole yang tadi telah dibuat tersebut digerakkan dengan laju mencapai laju cahaya, dan sesuai dari teori Relativitas Khusus, semakin laju suatu benda, mencapai kecepatan cahaya, waktu berjalan menjadi lambat; gerak relatif tersebut menciptakan perbedaan waktu antara keduanya. Sedemikian sehingga tercipta adanya lorong yang ujung-ujungnya berbeda waktu. Jika dari ujung yang diam, seseorang bergerak jauh ke masa depan, tapi kebalikannya, dari ujung yang bergerak, dia akan kembali ke masa lalu!

Disinilah kontroversinya, jika seseorang kembali dari masa depan, lalu membunuh orang-tuanya sebelum dia dilahirkan, lalu bagaimana dia bisa ‘ada’ dan melaksanakan misi membunuh orang-tuanya? Dengan pengetahuan akan teori Quantum, Stephen Hawking memperkenalkan ‘Konjektur Perlindungan Kronologi’, yang bisa ‘melindungi’ perjalanan antar waktu tersebut. Karena secara teori, di dalam lorong pasangan partikel-antipartikel secara terus menerus tercipta dan saling meniadakan, dengan demikian energi meluap dengan amat sangat, bahkan bisa melebihi energi eksotis yang diperlukan untuk membuka gerbang wormhole. Dan, wormhole akan terganggu dan tertutup, bahkan sebelum mesin waktu tercipta.


Lalu apakah dengan demikian mesin waktu itu tidak mungkin?

Apapun yang mungkin sebenarnya bisa terjadi, apakah wormhole sebagai mesin waktu ada? Bisa terjadi? Atau sebagai portal antar ruang? Semua masih terbuka, masih harus menunggu penantian yang panjang, karena masih harus mencari pemahaman dan penyatuan teori mekanika quantum dan gravitasi.
Jadi kesimpulannya sebuah mesin waktu akan tetap menjadi sebuah misteri bagi para ilmuwan.


Melintasi Lubang Cacing

Dalam fiksi ilmiah banyak yang mengisahkan perjalanan melalui lubang cacing. Namun sebenarnya perjalanan melalui lubang cacing lebih rumit, dan bukan hanya karena kita belum pernah melihatnya.

Masalah pertama adalah ukuran. Lubang cacing primordial diperkirakan ada pada tingkat mikroskopis, sekitar 10-33 centimeter. Namun, karena alam semesta mengembang, ada kemungkinan bahwa beberapa mungkin telah membentang ke ukuran yang lebih besar.

Masalah kedua adalah stabilitas. Diprediksi lubang cacing Einstein-Rosen tidak akan akan berguna untuk digunakan melakukan perjalanan karena mereka runtuh dengan cepat. Namun penelitian yang lebih baru menemukan bahwa lubang cacing yang mengandung materi "eksotis" bisa tetap terbuka dan tidak runtuh untuk waktu yang cukup lama.

Materi eksotis (jangan rancu dengan materi gelap atau antimateri) berisi kepadatan energi negatif dan tekanan negatif yang besar. Perilaku atau keadaan tersebut hanya terlihat dalam keadaaan vakum tertentu sebagai bagian dari teori medan kuantum.

Jika lubang cacing mengandung materi eksotis yang cukup, baik alami atau buatan, hal itu secara teoritis dapat digunakan sebagai metode pengiriman informasi atau wisatawan melalui ruang-waktu.

Lubang cacing tidak hanya menghubungkan dua wilayah yang terpisah dalam alam semesta, mereka juga bisa menghubungkan dua semesta yang berbeda. Demikian pula, beberapa ilmuwan telah menduga bahwa jika salah satu mulut lubang cacing dipindahkan dengan cara tertentu, itu bisa memungkinkan untuk perjalanan waktu. Namun, kosmolog Inggris Stephen Hawking telah menyatakan bahwa penggunaan tersebut tidak mungkin.

Meskipun penambahan materi eksotis pada lubang cacing mungkin menstabilkannya hingga ke titik aman bagi manusia untuk bisa bepergian dengan aman melaluinya, namun masih ada kemungkinan bahwa penambahan materi "biasa" akan cukup untuk mengacaukan portal tersebut.

Teknologi saat ini tidak cukup untuk memperbesar atau menstabilkan lubang cacing, bahkan jika mereka dapat ditemukan. Namun, para ilmuwan terus mengeksplorasi konsep lubang cacing sebagai metode perjalanan ruang angkasa dengan harapan bahwa teknologi pada akhirnya akan dapat memanfaatkan mereka.



Pandangan Islam

Apakah kamu pernah dengar Kisah nabi sulaiman dan ratu bilqis yang singkat kisahnya nabi sulaiman meminta kepada pembesar-pembesarnya untuk memindahkan istana ratu bilqis dari Yaman ke Baitul Maqdis di Palestina lalu Jin Ifrit mengajukan diri untuk memindahkan Istana Ratu Bilqis dengan kecepatan sebelum Nabi selaiman bediri singgasana ratu bilqis sudah sampai di hadapan nabi sulaiman, selain Jin ifrit ternya ada yang mengajukan diri kepada nabi sulaiman untuk memindahkan istana ratu biqis dengan lebih cepat lagi yaitu dengan sekedipan mata istana itu sudah sampai .

قَالَ يَا أَيُّهَا الْمَلأ أَيُّكُمْ يَأْتِينِي بِعَرْشِهَا قَبْلَ أَنْ يَأْتُونِي مُسْلِمِينَ ٣٨

قَالَ عِفْريتٌ مِنَ الْجِنِّ أَنَا آتِيكَ بِهِ قَبْلَ أَنْ تَقُومَ مِنْ مَقَامِكَ وَإِنِّي عَلَيْهِ لَقَوِيٌّ أَمِينٌ ٣٩قَالَ الَّذِي عِنْدَهُ عِلْمٌ مِنَ الْكِتَابِ أَنَا آتِيكَ بِهِ قَبْلَ أَنْ يَرْتَدَّ إِلَيْكَ طَرْفُكَ فَلَمَّا رَآهُ مُسْتَقِرًّا عِنْدَهُ قَالَ هَذَا مِنْ فَضْلِ رَبِّي لِيَبْلُوَنِي أَأَشْكُرُ أَمْ أَكْفُرُ وَمَنْ شَكَرَ فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِ وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ رَبِّي غَنِيٌّ كَرِيمٌ ٤٠

Artinya:38. berkata Sulaiman: "Hai pembesar-pembesar, siapakah di antara kamu sekalian yang sanggup membawa singgasananya kepadaku sebelum mereka datang kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri".

39. berkata 'Ifrit (yang cerdik) dari golongan jin: "Aku akan datang kepadamu dengan membawa singgsana itu kepadamu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu; Sesungguhnya aku benar-benar kuat untuk membawanya lagi dapat dipercaya".

40. berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari AI Kitab: "Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip". Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, iapun berkata: "Ini Termasuk kurnia Tuhanku untuk mencoba aku Apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya). dan Barangsiapa yang bersyukur Maka Sesungguhnya Dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan Barangsiapa yang ingkar, Maka Sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia".


Dari kisah di Nabi sulaiman dan ratu bilqis ada seseorang yang mampu memindahkan Istana ratu Bilqis dengan kecepatan sebelum mengedipkan mata dari yaman ke palestina yang jaraknya 1500 mill, itu artinya sangat cepat melebihi kecepatan cahaya

Dalam ayat lain juga terdapat ayat yang berhubungan dengan perjalanan yang sangat cepat

Sebagaimana Firman ALLAH :

Dari Allah yang mempunyai tempat-tempat naik. Naik malaikat dan ruh kepadaNya di dalam satu hari adalah ukurannya lima puluh ribu tahun (QS. Al Ma’aarij (70) ayat 3-4).

Wormhole-Ma’aarij ini, lebih merupakan jalur khusus yang diciptakan ALLAH bagi hamba-hamba yang dikehendaki-NYA. Ada yang meyakini, kisah-kisah di dalam Al Qur’an, seperti Pemuda Kahfi dan Peristiwa Isra’, ada keterkaitan dengan Fenomena Wormhole-Ma’aarij ini.

Wormhole-Ma’aarij juga diyakini, akan menemui semua insan yang bernyawa, yakni ketika ajal menjelang, terbukalah satu pintu Wormhole-Ma’aarij kepada kita. Hyperspace ini akan terhubung ke Alam Barzakh, dimana Malaikat Maut akan menemani kita dalam meniti “jembatan” ini, yang satu harinya berbanding secara relative 50 ribu tahun di bumi.

Dapatkah manusia dapat menembus lubang cacing akan benar-benar terwujud?

Allah berfirman menantang manusia dan jin :
   
يَا مَعْشَرَ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ إِنِ اسْتَطَعْتُمْ أَنْ تَنْفُذُوا مِنْ أَقْطَارِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ فَانْفُذُوا لَا تَنْفُذُونَ إِلَّا بِسُلْطَانٍ
   
“Hai bangsa jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, Maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan”. (Ar-Rahman:33)





0 HAARP: SENJATA AMERIKA PERUBAH CUACA DAN PEMBIKIN GEMPA?

Penciptaan senjata pamungkas ini telah diprediksi oleh banyak orang sebelumnya. Seorang ilmuwan kelas dunia bernama Dr. Rosalie Bartell telah mengkonfirmasi bahwa militer Amerika sedang mengerjakan sebuah sistem pengatur cuaca sebagai senjata potensial. Metodenya termasuk mengendalikan badai dan mengatur arah penguapan air di atmosfer bumi untuk menghasilkan banjir di tempat tertentu.

Bukan hanya Dr Bartell yang mengatakan hal ini, mantan penasehat keamanan gedung putih bernama Zbigniew Brzezinski juga meramalkan hal ini dalam bukunya yang berjudul “Between Two Ages”. Di dalam bukunya, Ia menulis :

“Tekonologi akan menyediakan teknik untuk melakukan peperangan rahasia yang hanya membutuhkan sedikit pasukan, seperti teknik memodifikasi cuaca yang dapat menimbulkan badai yang berkepanjangan.”

Marc Filterman, seorang mantan pejabat militer Perancis pernah mengatakan bahwa Amerika telah memiliki teknologi untuk memanipulasi frekuensi radio untuk melepaskan kondisi cuaca tertentu seperti badai dan Topan.

Konon pada tahun 2002, Rusia pernah mengkonfrontir Amerika Serikat di hadapan PBB dengan menuduhnya telah menciptakan beberapa bencana di Rusia dengan eksperimen-eksperimennya.

Pertanyaannya adalah, apakah Amerika telah menemukan teknologinya?

Di kalangan penganut teori konspirasi, beredar sebuah rumor bahwa Amerika telah berhasil menciptakan senjata dashyat tersebut dan mereka merahasiakannya dengan kedok ilmiah.

Senjata tersebut bernama HAARP. Satu fasilitas super rahasia yang dianggap sebagai perwujudan senjata pamungkas itu.

HAARP sendiri terletak di Alaska, Amerika Serikat. Lebih tepatnya lagi HAARP berada di Gakona, Alaska (latitude : 62.39, longitude: 145,15) yang terletak di barat Taman Nasional Wrangell-Saint Elias.

Dampak lingkungan yang disebabkan HAARP memicu pernyataan izin untuk array hingga 180 antena yang akan didirikan. HAARP telah dibangun sebelumnya di situs instalasi radar yang bernama over-the-horizon.


Dampak HAARP?

Cara kerja HAARP adalah dengan memanaskan ionosphere yang ada di langit. Hal ini dapat memanipulasi keadaan langit disekitarnya, sehingga pada masa percobaan dapat terjadi suatu hal yang tidak diinginkan misalnya terjadi badai, gempa bumi, gangguan sinyal dan lain-lain.




Bahaya Masa Depan Dapat Mengatur Cuaca ??

Caranya dengan menentukan satu titik lokasi ionosphere yang akan dipanaskan, lalu tekanan yang berada di atmosfer juga akan naik. Maka tekanan yang terbentuk dikumpulkan di satu titik dan terbentuklah manipulasi jetstream (arus jet).

Namun menurut sebagian orang, ada sesuatu yang lebih besar sedang dilakukan di tempat ini. Yaitu pengembangan senjata pemusnah massal. HAARP disebut mampu menciptakan banjir dengan memanipulasi penguapan air, mampu menciptakan badai dan bahkan gempa bumi. Dengan kemampuan ini, tentu saja itu berarti Amerika akan mampu menciptakan bencana kelaparan di wilayah yang diinginkannya.

Pihak-pihak yang menuntut jawaban mengenai HAARP tersebar di seluruh penjuru dunia. Mulai dari penduduk Alaska sendiri hingga para ilmuwan di Amerika dan Eropa. Mereka kuatir bahwa HAARP akan menciptakan kerusakan yang tidak bisa dipulihkan.

Salah satu eksperimen HAARP adalah menembakkan sinar elektromagnetik terkendali ke ionosfer bumi. Metode ini disebut dengan “pemanas ionosfer”. Ionosfer adalah lapisan yang mengelilingi atmosfer bumi bagian atas dan jaraknya sekitar 40-60 mil diatas permukaan bumi.

David Yarrow, seorang peneliti dengan latar belakang bidang elektronik mengatakan bahwa interaksi ini akan menyebabkan ionosfer menjadi robek. Padahal ionosfer-lah yang melindungi kita dari radiasi matahari yang ganas.Charles Yost peneliti lain dari North Carolina berkata,”Jika ionosfer terganggu, maka atmosfer dibawahnya pasti akan terganggu.”





Bagi ilmuwan, kekuatiran utamanya adalah kerusakan terhadap ionosfer bumi. Namun bagi penganut teori konspirasi, kekuatiran utamanya adalah kehadiran senjata pemusnah massal.

Menurut militer, tidak ada tujuan untuk menciptakan senjata pemusnah massal. Aplikasi HAARP hanyalah digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas pertahanan Amerika seperti untuk menciptakan sistem komunikasi kapal selam yang lebih efisien, memantau dan menangkal serangan rudal yang datang tiba-tiba dan untuk memantau topografi wilayah luas untuk tujuan pertahanan.

Walaupun militer telah menyangkal, namun dokumen yang dirilis oleh militer jelas mengatakan bahwa HAARP didirikan memang untuk kepentingan departemen pertahanan.

Entahkah benar atau tidak, namun HAARP telah mencapai status yang mensejajarkannya dengan Area 51.

Baru-baru ini, ketika telegraph.co.uk mendaftar 30 teori konspirasi terbesar sepanjang masa, HAARP menduduki peringkat ke 27. Lumayanlah ! Walaupun hanya di urutan ke-27, tapi kelihatannya akhir-akhir ini HAARP menjadi lebih sering dibahas di dunia maya menyusul beberapa bencana yang terjadi seperti gempa dashyat di Cina pada Mei 2008 yang dicurigai diakibatkan oleh HAARP.


Foto Tambahan Tentang Efek menggunakan Senjata ini :


 


Jika anda ingin mencoba memata-matai fasilitas ini. Masuklah ke google earth, pada baris “fly to”, isikan “HAARP”. Maka anda akan langsung dibawa ke fasilitas ini. Mungkin anda akan menemukan sesuatu yang mengejutkan. 

========================================
Sumber : http://www.kikil.org/forum/thread-46781-post-295538.html

Senin, 25 Juli 2016

0 TANDA-TANDA MENJELANG KIAMAT BERDASARKAN AL-QURAN DAN HADITS-HADITS YANG SHAHIH

Tanda-tanda Kiamat Kecil (‘Alamah Sughra), Pertengahan (‘Alamah Wustha), dan Besar (‘Alamah Kubra) Berdasarkan Hadits-Hadits Rasulullah S.A.W. Yang Berstatus Shahih.


A. Tanda-tanda Kecil (‘Alamah Sughra)

1. Diutusnya Rasulullah S.A.W.[1]

2. Terbelahnya bulan sebagai Mukjizat Rasulullah S.A.W.[2]

3. Wafatnya Rasulullah S.A.W.[3]

4. Penaklukan Baitul Maqdis[4]

5. Merebaknya penyakit yang berbahaya[5]

6. Terbunuhnya Umar bin Khattab R.A.[6]

7. Terbunuhnya Utsman bin ‘Affan R.A.[7]

8. Peristiwa Perang Jamal[8]

9. Peristiwa Perang Shiffin[9]

10. Fitnah Khawarij dan Perang Nahrawan[10]

11. Penyerahan kekuasaan dari tangan Hasan bin Ali bin Abi Thalib R.A.huma kepada Mu’awiyah Bin Abi Sufyan R.A.[11]

12. Fitnah Tatar dan serangan Turki[12]

13. Munculnya para Dajjal yang mengaku nabi[13]

14. Penaklukan Madain, Ibu Kota Persia[14]

15. Situasi di jalan-jalan[15] terlihat aman[16]

16. Harta melimpah ruah[17]

17. Terhapusnya jizyah dan pajak[18]

18. Api yang keluar dari Hijaz sehingga menerangi leher-leher unta di Busra[19]

19. Bencana Al-Khasaf[20], Al-Qadzaf[21] dan Al-Maskh[22] menjelang kiamat[23]

20. Runtuhnya Kekaisaran Persia dan Romawi[24]

21. Sampainya agama sebagaimana sampainya malam dan siang, serta penaklukan Roma[25]



B. Tanda-Tanda Kiamat Pertengahan (‘Alamah Wustha)

B.1. Tanda-Tanda Yang Sudah Muncul Namun Sebagiannya Akan Terulang Kembali

1. Datangnya berbagai fitnah[26]

2. Meluasnya perdagangan, salam hanya kepada yang dikenali dan putusnya silaturrahim[27]

3. Hamba sahaya wanita melahirkan tuannya[28]

4. Konspirasi bangsa-bangsa terhadap umat Islam[29]



B.2. Tanda-Tanda Yang Akan Muncul Pada Zaman Kita dan Kebanyakan Peristiwanya Kita Alami

1. Wanita-wanita yang berpakaian tapi telanjang[30]

2. Menghiasi masjid dan berbangga-bangga dengannya[31]

3. Berlomba-lomba meninggikan bangunan[32]

4. Harta melimpah ruah[33]

5. Memakan harta riba[34]

6. Amanah disia-siakan[35]

7. Meniru perilaku orang-orang kafir[36]

8. Dihalalkannya sutera, khamar dan zina[37]

9. Tersebarnya buku, tulisan dan pena[38]

10. Mati tiba-tiba[39]

11. Pasar-pasar (pusat perdagangan dan perbelanjaan) berdekatan[40]

12. Para orang tua menyerupai pemuda[41]

13. Banyaknya pembohongan dan kesaksian palsu[42]

14. Kebenaran mimpi orang mukmin[43]


B.3. Tanda-Tanda Yang Akan Muncul Pada Masa Yang Akan Datang dan Diantaranya Sangat Hampir Dengan Tanda-Tanda Kubra

1. Orang yang berpegang pada agama bagaikan memegang bara api[44]

2. Berlakunya permusuhan dalam hati[45]

3. Jazirah Arab penuh dengan taman-taman dan sungai-sungai[46]

4. Ilmu digunakan untuk mencari harta dan Al-Quran digunakan untuk perdagangan[47]

5. Munculnya kebodohan manusia dan saling menolak menjadi imam shalat[48]

6. Munculnya pemimpin-pemimpin bodoh[49]

7. Munculnya polisi akhir zaman yang kejam dengan manusia[50]

8. Turunnya cobaan dan siksaan berat dari penguasa zalim[51]

9. Seseorang berangan-angan untuk mati[52]

10. Sore beriman, pagi menjadi kafir kembali[53]

11. Sungai Eufrat kering dan menyingkap gunung emas atau timbunan emas[54]

12. Luka’ bin Luka’[55] menjadi manusia paling bahagia[56]

13. Fitnah dahsyat yang membinasakan bangsa Arab[57]

14. Sujud sekali kepada Allah lebih baik daripada dunia dan seisinya[58]

15. Munculnya seorang lelaki dari Qahthan[59] yang dipatuhi manusia[60]

16. Muncul berbagai fitnah : Ahlas,[61] Sarra’,[62] Makar,[63] dan Duhaima’[64]

17. Bumi mengeluarkan kekayaannya yang terpendam[65]

18. Kaum muslimin akan memerangi Yahudi dan mengalahkan mereka[66]

19. Jumlah wanita lebih banyak daripada jumlah laki-laki[67]

20. Merebaknya zina dan perbuatan keji[68]

21. Banyak kematian, gempa dan hujan[69]

22. Binatang buas dan benda mati dapat berbicara[70]

23. Ditenggelamkannya pasukan yang hendak menyerang Madinah[71]

24. Bulan kelihatan membesar[72]



C. Tanda-Tanda Kiamat Besar (‘Alamah Kubra)


1. Munculnya Al-Mahdi dan kekhalifahannya[73]

2. Al-Malhamah Al-Kubra (Perang Dunia Ke-3/Armageddon) dan penaklukan Konstantinopel (Istanbul)[74]

3. Keluarnya Al-Masih Ad-Dajjal[75]

4. Turunnya Nabi Isa bin Maryam A.S.[76]

5. Keluarnya Yakjuj dan Makjuj[77]

6. Munculnya asap (Ad-Dukhan)[78]

7. Terbitnya matahari dari sebelah barat[79]

8. Keluarnya hewan melata yang dapat berbicara[80]

9. Islam menjadi asing dan Mushaf Al-Quran diangkat oleh Allah S.W.T[81]

10. Penghancuran Ka’bah[82]

11. Terjadinya tiga gerhana matahari, di timur, barat dan Jazirah Arab[83]

12. Hembusan angin lembut yang mencabut roh orang-orang mukmin[84]

13. Keluarnya api dari Pusat Kota Adn yang menggiring manusia menuju bumi mahsyar di Negeri Syam[85]

Waallahu 'Alam Bishowab

=====================================
Catatan Kaki :

[1] (HR. Al-Bukhari, Muslim dan At-Tirmidzi, Jamiul Ushul: X/384), HR. Ahmad dalam Musnadnya dan Al-Hakim dalam Al-Kunya) dan (HR. At-Tirmidzi).
[2] (HR. Muslim dalam Shahihnya no. 2800), (HR. Muslim dalam Shahihnya no. 2822) dan (HR. Muslim no. 2801).
[3] (HR. Al-Bukhari no. 7927 dalam Shahihnya dan dalam Jami’ul Ushul: X/412).
[4] (HR. Al-Bukhari no. 7927 dalam Shahihnya dan dalam Jami’ul Ushul: X/412).
[5] (HR. Al-Bukhari no. 7927 dalam Shahihnya dan dalam Jami’ul Ushul: X/412) dan (HR. Ahmad).
[6] (HR. Al-Bukhari dalam Shahihnya).
[7] (HR. Al-Hakim) dan (HR. Al-Hakim dan beliau menshahihkannya, serta Al-Baihaqi).
[8] (HR. Al-Hakim dan beliau menshahihkannya), (HR. Ahmad dan Al-Hakim) dan (HR. Al-Bazzar dan Ibnu Abi Syaibah dengan sanad rijalnya yang tsiqah).
[9] (HR. Al-Bukhari no. 2498) dan (HR. Muslim, Mukhtasar Muslim (2006) “Ammar dibunuh oleh kelompok pemberontak).”
[10] (HR. Abu Daud, Ibnu Majah, dalam Mustadrak Al-Hakim dan dalam Musnad Imam Ahmad (Shahih Al-Jami’ Ash-Shaghir no. 213) dan (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
[11] (HR. Ahmad bin Hanbal dalam Musnadnya no. 20552) dan (HR. Ibnu Abi Syaibah).
[12] (HR. Imam Yang Enam, kecuali An-Nasa’i) dan (HR. Al-Bukhari dalam Shahihnya).
[13] (HR. Muslim dalam Kitab Al-Fitan, Mukhtasar Muslim no. 2023), (HR. Abu Daud, At-Tirmidzi dan Ibnu Hibban), (HR. Ahmad dan At-Thabrani) dan (HR. At-Thabrani no. 1999 dan dalam Silsilah Al-Ahadis Ash-Shahihah no. 69).
[14] (HR. Adi bin Hatim RA).
[15] Dalam Hadits Riwayat Ahmad disebutkan perjalanan dari Hijaz ke Iraq, dalam riwayat yang lain perjalanan antara Iraq dan Mekah.
[16] (HR. Ahmad dalam Musnadnya)
[17] (HR. Al-Bukhari dalam Kitab Al-Fitan, Mukhtasar Al-Bukhari no. 2198) dan (HR. Muslim, Mukhtasar Muslim no. 2036).
[18] (Shahih Muslim no. 2896).
[19] (HR. Muslim no. 2011).
[20] Al-Khasaf bermaksud Allah SWT membenamkan permukaan bumi sehingga masuk sampai kedalamannya, dan tidak ada yang mengetahui jauhnya selain Allah SWT.
[21] Al-Qadzaf bermaksud bumi akan menyemburkan segala sesuatu yang melelehkan dari dalamnya, baik berupa lahar, larva, api dan sebagainya.
[22] Al-Maskh bermaksud Allah SWT akan mengubah suatu kaum atau sekelompok orang yang menghalalkan apa yang diharamkan Allah SWT menjadi sesuatu yang dikehendaki-Nya seperti monyet, babi dan sebagainya.
[23] (HR. Ibnu Majah dalam Sunan-nya), (HR. At-Tirmidzi dalam Sunan-nya), (HR. At-Tirmidzi dan beliau berkata: “Hadits Shahih,” Al-Jami’ Ash-Shaghir no. 4119) dan (Jami’ Al-Ushul: X-411 (7926) dan tambahannya ada dalam Al-Jami’ Ash-Shaghir yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi).
[24] (HR. Al-Bukhari no. 3618) dan (Shahih Muslim no. 2869).
[25] (HR. Ibnu Hibban dalam Shahihnya dan dikeluarkan pula oleh Al-Bani dalam Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah) dan (HR. Ahmad, Ad-Darami dan Al-Hakim).
[26] (HR. Ibnu Majah no. 3963), (HR. At-Tirmidzi dalam Sunannya no. 2205, dan beliau berkata: “hasan shahih),” (HR. Ibnu Hibban dalam Shahihnya no. 6706), (HR. Ibnu Majah no. 4039), (HR. Ahmad, Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah, Al-Albani: IV/2231), (HR. Muslim, Mukhtasar Muslim no. 1989), (HR. Muslim dalam Kitab Al-Fitan, Bab Nuzul Al-Fitnah Nahwasy Syarqi, Mukhtasar Muslim no 1997) dan (HR. Al-Bukhari dan Muslim, Misykah Al-Mashabih: 111/21).
[27] (HR. Ahmad, Silsilah Ahadits Ash-Shahihah no. 6872), dan (HR. Imam Ahmad dalam Musnadnya no. 6872).
[28] (HR. Al-Bukhari no. 1 dan Muslim no. 1907) dan (Hadits yang dikeluarkan oleh Imam Ahmad dalam Musnadnya: 318-319).
[29] (HR. Abu daud, Ibnu Asakir, Ahmad dalam Musnad-nya, Abu Nu’aim dalam Al-Hilyah, serta disebutkan Al-Albani dalam Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah: II/684 (958) dan (HR. Muslim dalam Shahihnya no. 2289).
[30] (Shahih Muslim no. 2128).
[31] (HR. Abu Daud, Ahmad dalam Musnadnya, Ad-Darimi, dan telah diriwayatkan dalam Shahih Al-Jami’: 5771) dan (Tartib Ahadits Al-Jami’ Ash-Shaghir dan penambahannya: I/234 (1), bab Bina’ Al-Masjid).
[32] (dikeluarkan Imam Ahmad dalam Musnad-nya: 318-319, dan disebutkan pula oleh Al-Albani dalam Silsilah Ahadits Ash-Shahihah: 1345).
[33] (HR. Al-Bukhari dalam Shahihnya, kitab Al-Jihad).
[34] (HR. Al-Hakim dalam Mustadraknya. Hadits ini shahih menurut syarat Al-Bukhari dan Muslim, Al-Mustadrak: 11/11).
[35] (Silsilah Ahadits Ash-Shahihah: IV/9 (1505).
[36] (HR. Al-Bukhari, Mukhtasar Al-Bukhari no. 2216) dan (HR. Imam Ahmad dalam Musnadnya no. 8791).
[37] (HR. At-Tirmidzi, Jami’ Al-Wustha no. 7456), (HR. At-Tirmidzi dalam Sunannya no. 2217) dan (HR. Ibnu Majah no. 3386).
[38] (HR. Imam Ahmad no. 3870). Pena bermaksud tersebarnya ilmu pengetahuan seperti banyaknya buku-buku, karya-karya ilmiah, fotokopi, media masa, elektronik, internet dan sebagainya.
[39] (HR. At-Thabrani, Shahih Al-Jami’ no. 5775).
[40] (HR. Imam Ahmad dalam Musnad-nya, Majma’ Az-Zawaid: VII)
[41] (HR. Ahmad dalam Musnad-nya no. 247, beliau berkata: “Hadits Shahih),” dan (HR. Muslim, Mukhtasar Muslim hlm. 360, no. 1347).
[42] (HR. Muslim dan Ahmad), (HR. Muslim, Mukhtasar Muslim no. 2024), (HR. Imam Ahmad dalam Musnad-nya no. 3870).
[43] (HR. Al-Bukhari, Muslim, Ahmad, At-Tirmidzi, dan Abu Dawud. No. Hadits pada riwayat Muslim ialah 1519, dalam Mukhtasarnya), (HR. Muslim, Mukhtasar Muslim no. 152), dan (HR. Al-Bukhari, Mukhtasar Al-Bukhari no. 2178).
[44] (HR. At-Tirmidzi, beliau berkata: “Hadits Hasan Gharib).”
[45] (HR. Imam Ahmad dalam Musnad-nya: V/389).
[46] (HR. Imam Ahmad dalam Musnad-nya no. 8819).
[47] (HR. Ad-Dailami).
[48] (HR. Al-Hakim dalam Al-Mustadrak, dan beliau berkata: “Shahih atas syarat Syaikhani”: IV/442) dan (HR. Abu Dawud, Jami’ Al-Ushul no. 7908).
[49] (HR. Al-hakim dalam Al-Mustadrak: IV/424, beliau berkata: Hadits yang isnadnya shahih).”
[50] (Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah, Al-Albani no. 1893), (HR. Imam Ahmad dalam Musnad-nya no. 8059) dan (Shahih Muslim no. 2128).
[51] (HR. Al-Hakim, dan ini ialah hadits yang shahih isnadnya atas syarat Syaikhani, Al-Mustadrak: IV/465).
[52] (HR. Syaikhani, Al-Lu’lu’ Wal-Marjan: V/235).
[53] (HR. At-Tirmidzi, dan beliau berkata: “Hadits Hasan Shahih).”
[54] (HR. Al-Bukhari dan Muslim, Al-Lu’lu’ Wal-marjan Fima Ittafaqa  ‘Alaihi Asy-Syaikani), (HR. Imam Ahmad dalam Musnad-nya no. 9356). (HR. Imam Ahmad dalam Musnad-nya no. 8048) dan (Shahih Muslim no. 2295).
[55] Luka’ bin Luka’ adalah kinayah (kata kiasan) bagi seorang yang buruk nasabnya, kedudukannya, akhlaknya dan agamanya (sampah masyarakat).
[56] (HR. At-Tirmidzi, Shahih al-Jami’ Ash-Shaghir, As-Suyuthi no. 7308, dan beliau berkata: “Hasan Shahih).”
[57] (HR. Al-Bukhari dan At-Tirmidzi. Dikeluarkan pula oleh Ahmad dalam Musnad-nya no. 6980), dan (HR. Ahmad dalam Musnad-nya no. 6964, juga diriwayatkan oleh Al-Hakim dan beliau berkata: “Shahih atas syarat Muslim).”
[58] (Mawariduzh-Zham’an bi Zawaid Ibnu Hibban no. 1888, dan diriwayatkan dengan sanad shahih sebagaimana perkataan Al-Haitsami).
[59] Akan berlaku jika berlaku perubahan zaman, sebagaimana Al-Bukhari menyebutkan hadits tersebut dalam bab Berubahnya Zaman.
[60] (HR. Syaikhani, dan Ahmad dalam Musnad-nya no. 9395).
[61] Rasulullah SAW menjelaskan bahwa Ahlas ialah fitnah dimana manusia bercerai-berai dan perampasan harta. Ahlas ialah bentuk jamak dari hilsun, yang berarti pelana kuda yang senantiasa berada di punggung kuda. Ahlas diibaratkan sebagai fitnah yang berterusan sebagaimana pelana kuda senantiasa berada di punggung kuda.
[62] Sarra’ ialah petaka kesenangan
[63] Seseorang yang mengaku sebagai ahli bait akan dibaiat, padahal orang tersebut adalah ahli maksiat.
[64] (HR. Abu Dawud, Al-hakim, Imam Ahmad dalam Musnadnya, dan disebutkan pula oleh Al-Albani dalam Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah). Duhaima’ ialah fitnah yang akan menyerang seluruh umat manusia secara tiba-tiba dengan kejahatannya, apinya, dan bencananya.
[65] (HR. Muslim no. 1012).
[66] (QS. Al-Israa’ 17: 7), (HR. Al-Bukhari dan Muslim, jami’ Al-Ushul no. 7876), dan (HR. Al-Bukhari, Muslim, At-Tirmidzi dan beliau berkata: “Hadits Hasan Shahih).”
[67]  (HR. Al-Bukhari, bab Ma Ja’a fi Raf’il Ilmi wa Zhuhur Al-Jahli, Mukhtasar Al_bukhari no. 71, diriwayatkan juga oleh At-Tirmidzi no. 2301).
[68] (HR. Al-Hakim dalam Al-Mustadrak dan beliau berkata: “Hadits Shahih Isnadnya”: IV/495), (HR. At-Thabrani dan Al-Hakim) dan (HR. Al-Baihaqi, Ad-Daruquthni, dan Ibnu Hajar).
[69] (HR Al-Hakim dalam Al-Mustadrak no. 444) dan (HR. Imam Ahmad dalam Musnad-nya no. 7554).
[70] (HR. Ahmad, Ibnu Hibban, Al-Hakim, At-Tirmidzi, dan beliau berkata: “Hadits Hasan Shahih,” Tuhfatul Ahwadzi no. 2272).
[71] (HR. Muslim dalam kitab Al-Fitan, bab Fi Khasafi bil Jaisyil-ladzi Yaummal Baita, Mukhtasar Muslim, hlm. 538, no. 2030).
[72] (Disebutkan oleh As-Suyuthi dalam Al-Jami’ Ash-Shaghir: V/214 (5775), dan disebutkan pula oleh Al-Qurthubi dalam At-Tadzkirah, hlm. 648).
[73]  (HR. At-Tirmidzi dan Abu Dawud), (HR. Abu Dawud dalm Shahih Al-Jami’ Ash-Shaghir, VI/70, hadits no. 5180, Al-Albani mengatakan hadits ini shahih: IV/165), (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah dalam Shahih Al-Jami’ Ash-Shaghir: VI/22, Al-Albani mengatakan bahawa hadits ini shahih), (HR. Al-Hakim dalam Al-Mustadrak dan dalam Shahih Al-Jami’ Ash-Shaghir: VI/22, Al-Albani mengatakan bahawa hadits ini shahih), (HR. Muslim, Mukhtasar Muslim, no. 2036), (HR. Ahmad dan Ibnu Majah dalam Shahih Al-Jami’ Ash-Shaghir: VI/22, Al-Albani mengatakan bahawa hadits ini shahih), (HR. Al-Hakim dalam Al-Mustadrak, Hadits ini shahih sesuai dengan syarat Al-Bukhari, Shahih Muslim: IV/502), (HR. Ibnu Majah dalam Sunan Ibnu Majah, kitab Al-Fitan, bab Keluarnya Dajjal), (HR. Imam Ahmad, Ibnu Hibban, Al-Hakim, Al-Bazzar, Ibnu Adi dan Nu’aim), 9HR. Al-Bukhari dalam Mukhtsar Al-Bukhari, hlm. 324, no. 1440) dan (HR. Muslim di dalam Shahihnya, hlm. 75, no. 247).
[74] (HR. Muslim dalam Shahih Muslim, IV/2221, hadits no. 2897), (HR. Muslim dan Ahmad), (HR. Muslim dalam Shahih Muslim, IV/2223, hadits no. 2899), (HR. Muslim dalam Shahih Muslim, IV/2238, no hadits 2920), (HR. Abu Dawud dalam Mukhtasar Sunan Abu Dawud, hadits no. 1426), (HR. Abu Dawud dalam Mukhtasar Sunan Abu Dawud, hadits no. 4130), (HR. Abu Dawud dalam Mukhtasar Sunan Abu Dawud, hadits no. 4128) dan (HR. As-Sayuthi dalam Kitab Jami’ Al-Kabir dengan matan yang panjang).
[75] (HR. Muslim dalam Mukhtasar Muslim, no. 2058), (HR. Al-Bukhari dalam Silsilah Al-ahadit Ash-Shahihah, Syeikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani, no. 1836), (HR. At-Tirmidzi dan beliau menshahihkannya), (HR. Al-Bukhari dalam Fath Al-Bahri, 90/13), HR. Ahmad di dalam Musnadnya dan Abu Dawud dalam Sunannya. HAdits tersebut juga disebutkan di dalam Al-Jami’ Adh-Shaghir, no. 2455). dan banyak lagi hadits shahih yang menjelaskan tentang kemunculannya.
[76] (QS. Ali ‘Imran {4}: 55), (QS. Az-Zukhruf {43}: 61), (QS. An-Nisaa’ {4}: 159), (HR. Muslim), (HR. Al-Bukhari dalam Al-Mukhtasar Al-Bukhari, no. 1440), (HR. Muslim dalam Mukhtasar Muslim, no. 2061) dan banyak lagi hadits shahih yang menerangkannya.
[77] (QS. Al-Anbiyaa’ {21}: 96-97), HR. Al-Bukhari dalm Mukhtasar Al-Bukhari, no. 1405), (Tafsir Ibnu Katsir, Surah Al-Kahfi), (HR. Ahmad dalam Musnad Imam Ahmad: V/271), (HR. Muslim dalam Shahih Muslim: IV/2254, no. 2937) dan banyak lagi hadits shahih yang menerangkannya.
[78]  (QS. Ad-Dukhan {44}: 10), (HR. Muslim {4/2225}, no. 2900) dan (HR. Ath-Thabrani dan Ibnu Jarir dengan isnad yang baik).
[79] (HR. Muslim {4/2225}, no. 2900), (HR. Al-Bukhari, Muslim dan Ahmad Fath Al-Barri, XI/352, Shahih Muslim no. 157, Musnad Ahmad: 11/312) dan banyak lagi Hadits Shahih yang menerangkannya.
[80] (QS. An-Naml {27}: 82), (HR. Ahmad dalam Musnad Ahmad, 11/201)
[81] (HR. Ibnu Majah dalam Sunan Ibnu Majah, no. 4049), (HR. Ibnu Majah dan Al-Hakim dalam Silsilah Al-Ahadit Ash-Shahihah, no. 2949), (HR. Ad-Dailami dalam Sunan Ad-Dailami, no. 8848) dan (HR. Ad-Dailami dalam Sunan Ad-Dailami, no. 7713).
[82] (HR. Al-Bukhari dan Muslim dalam Shahih Al-Bukhari no. 1596 dan Shahih Muslim no. 2909), (HR. Ahmad dalam Musnad Ahmad no. 2/220), (HR. Al-Bukhari dalam Shahih Al-Bukhari no. 1595) dan (HR. Al-Hakim dalam Al-Mustadrak, 4/453 dan beliau mengatakan bahwa hadits ini shahih sesuai syarat Syaikhani).
[83] (HR. Muslim dalam Shahih Muslim, kitab Al-Fitan, hadits no. 2901), (HR. At-Tirmidzi dalam Jami’ Al-Ushul, hadits no. 7933) dan (HR. Ath-Thabrani dalam Al-Ausath Majma’ Az-Zawaid: 8/11).
[84] (HR. Muslimdalam Shahih Muslim no. 2949), (HR. Muslimdalam Shahih Muslim no. 7915, (HR. Muslimdalam Shahih Muslim no. 2937), dan (HR. Al-Bukhari dalam An-Nihayah, Ibnu Katsir: 1/186).
[85] (HR. Muslim dalam Shahih Muslim, kitab Al-Fitan, {4/2225), hadits no. 2900 dan 2901).
(Dipetik dari: Kitab "Asyrath As-Sa'ah, Al-'Alamah Ash-Sughra, Wal-Wustha, Wal-Kubra." Karangan Mahir Ahmad As-Sufi).

Jumat, 24 Juni 2016

0 KABBALISME/KABBALAH

Copy Paste: Kabbalah adalah kepercayaan Yahudi yang amat rahasia disampaikan pada anggota dari mulut ke mulut. Ajarannya berupa ilmu sihir dan ritual pemujaan setan yang telah dikembangkan sejak ribuan tahun. Secara harafiah Kabbalah (Qabala) bermakna tradisi lisan. Kata Kabbala diambil dari bahasa Ibrani: qibil yang bermakna menerima atau tradisi warisan. Dengan demikian ajaran Kabbalah mempunyai arti menerima doktrin ilmu sihir (okultisme) yang hanya diketahui oleh segelintir orang.

Menurut sejarah, Ordo Kabbalah telah berusia 4.000 tahun, sejak Nabi Ibrahim as meninggalkan Sumeria, akhirnya menyebar ke Mesir Kuno hingga Ke Palestina. Ordo Kabbalah dibentuk dan diberi nama Ordo Persaudaraan saat perpindahan Bani Israil ke Babilonia yakni pada era Dinasti Ur ke 3 (2112 -2004 SM).

Salah seorang pendeta tinggi Kabbalah yakni Samiri yang mengajak Bani Israil saat eksodus dari Mesir untuk menyembah anak sapi emas bertepatan saat Nabi Musa as berkhalwat di gunung Tursina-Sinai. Doktrin mistis Kabbalah merupakan induk dari segala ilmu sihir yang ada di dunia hingga hari ini.

Sejatinya merupakan elemen eksternal yang menyusup ke dalam agama Yahudi. Ditinjau dari segi pemahaman, Kabbalah terdiri dari 3 ordo : Ordo Hijau, Kuning, serta Putih. Ordo putih nyaris tidak teridentifikasi oleh peneliti. Hal ini lebih disebabkan gerakannya sangat rahasia, dan mereka berkonsentrasi pada misi politik. Sedang ordo Hijau dan Kuning lebih menekankan pada aspek penyembahan terhadap Lucifer.

Ajaran Kabbalah dirumuskan untuk menentukan jalannya peradaban manusia dengan membentuk satu pemerintahan dunia (E Pluribus Unum) di bawah kendali Yahudi.

Tradisi Kabbalah ditengarai menghasilkan filsuf besar seperti Plato, Socrates dll, juga faham Rasisme yang kemudian diadopsi Hitler untuk berkuasa. Untuk dibaiat menjadi anggota ordo putih, harus memiliki gelar magister pada satu disiplin ilmu. Hanya Yahudi dari garis keturunan yang lurus yang diizinkan untuk menjadi anggota. Di dalam fase rekrutmen ini ditempuh melalui pendidikan tidak kurang dari 40 hari. Prinsip ini yang selanjutnya digunakan oleh kelompok persaudaraan Illuminati.

Menurut ajaran Kabbalah proses penciptaan dimulai dengan munculnya benda-benda yang disebut Sefiroth yang artinya lingkaran-lingkaran atau orbit-orbit yang bersifat material maupun spiritual. Benda tersebut berjumlah 32. Sepuluh yang pertama beremanasi dengan Tuhan yang gaib di kedalaman yang tak terbatas.

Dogma Kabbalah ada relasinya dengan sistem kepercayaan astrologi kuno. Pada hakekatnya Kabbalah telah menyimpang jauh dari agama Yahudi. Ajaran tersebut menjadi doktrin mistis dari keimanan Yahudi yang melenceng dari Taurat.

Ajaran Qabala menjelaskan adanya hierarki kekuasaan mereka yang mereka sebut sefortim, yang dalam bahasa Ibrani berarti penyinaran. Ada 10 sefrotim, yang dari bahasa Ibrani disebut sitra ahra, yang artinya sisi lain.

Penyinaran sefrotim direpresentasikan oleh sejumlah makhluk supra-natural yang dalam bahasa Ibrani disebut sheldim. Shedim terdiri dari sejumlah roh. Roh tertinggi adalah Lucifer sebagai pembawa cahaya. Semua roh yang disebut shedim itu tercipta dari asal api.

Oleh karena itu api menjadi sesembahan terpenting dalam ajaran Qabala. Beberapa di antara shedim itu ada yang kawin dengan manusia, dan mereka disebut mazzikim atau shedim yang tidak berbahaya, dan anak hasil perkawinan itu bila lahir disebut banin shovavvim yang artinya anak haram jadah.

Penjelasan kaum Kabbalis tentang Tuhan direfleksikan sebagai bentuk tertinggi yang tak terlukiskan yang disebut En Sof. Adapun En Sof telah memanifestasikan dirinya kepada pengikutnya dalam sepuluh aspek (Sefiroth) realitas ilahiah.

Kesepuluh aspek tersebut yakni:
1. Kether Elyon : Mahkota tertinggi;
2. Hokhmah : Kebijaksanaan;
3. Binah : Akal;
4. Hesed : Cinta atau pengampunan;
5. Din : Kekuasaan;
6. Rakhamim: Kasih Sayang;
7. Netsakh : Keabadian;
8. Hod : Kegungan;
9. Yesod : Fondasi; 
10. Malkuth: Kerajaan (Sekhinah).

Sebenarnya Sefiroth adalah ekspresi paling lugas dari ajaran pagan Kabbalah, diilustrasikan sebagai pohon yang tumbuh terbalik, akarnya di kedalaman, En Sof dan puncaknya terdapat di Sekhinah (dunia). En Sof merupakan jabaran dari getah yang mengalir melalui dahan pohon dan membuatnya hidup serta menyatukan dahan-dahan dalam realitas yang rumit dan misterius.

Kaum Kabbalis tidak antagonis terhadap falsafah namun bagi mereka simbolisme dan mitologi jauh lebih memuaskan dalam menyingkap hakekat Tuhan.

Ketika berakhirnya kekuasaan Romawi di Palestina, para pendeta Kabbalah memutuskan untuk merekam tradisi lisan tersebut ke dalam papyrus agar dapat diwariskan kepada generasi selanjutnya. Tugas tersebut diamanahkan pada Rabbi Akiva Ben Josef seorang ketua majelis tinggi pendeta Sanhendrin, serta seorang kepercayaannya rabbi Simon Ben Joachai.

Kitab suci Kabbalah terbagi dalam dua buku: Sefer Yetzerah (Kitab Penciptaan) dan Sefer Zohar (Kitab Kemegahan). Zohar penuh dengan ayat-ayat rahasia. Ayat-ayat tersebut hanya bisa dipahami melalui kitab yetzerah.

Di Eropa beberapa abad setelah Masehi muncul Sefer Bahir (Kitab Cahaya).

Kitab suci Kabbalah ditulis dalam bahasa Ibrani, selanjutnya diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa. Rujukan kaum Kabbalis tersebut berisi ajaran suci bagi kultus sesat dan penyembahan terhadap iblis. Teologi Kabbalah tersusun dari mitologi paganisme dan menjadi dasar dari kemerosotan agama Yahudi.

Klaim Kabbalah bahwa manusia bertanggung jawab terhadap keberadaannya. Kaum Kabbalis menyebut iblis sebagai Lucifer (cahaya, pencerahan). Hal tersebut berkaitan dengan kepercayaan mereka yaitu kekuasaan yang berasal dari cahaya, api dan matahari yang merupakan perlambang iblis.

Di dalam struktur ajaran mereka terdapat hirarki kekuasaan: Sefrotim (penyinaran) diasosiasikan sebagai makhuk supra natural. Dalam bahasa Ibrani disebut : Shedim yang terdiri dari sejumlah roh. Shedim yang kawin dengan manusia disebut Mazzikim dan anak hasil perkawinannya disebut: Banim Shovanim (anak haram jadah).

Kabbalah merepresentasikan bahwa manusia menjadi suci setara dengan Tuhan, dalam istilah modern dikenal dengan faham Humanisme.

Penganut Kabbalah menggunakan simbol-simbol. Organ lelaki disimbolkan dengan Phallus (Lingga), perlambang kekuasaan regeneratif. Organ wanita dimanifestasikan oleh Yuna yang melambangkan kesuburan.

Lain halnya untuk menjelaskan struktur hirarki, mereka menggunakan segitiga dan piramida. Para elit Kabbalis berada pada puncak piramida yang menguasai massa yang menopang bangunan tersebut.

Teologi Kabbalah merebak ke seluruh dunia, hadir dalam masyarakat diberbagai aspek. Di Indonesia pernah ada gereja iblis, hotel serta night club yang dinisbahkan kepada Lucifer. Sedang di Persia kaum Kabbalis mengejawantah ke dalam agama Zoroasterisme.

Para pemuka agama Zoroaster disebut dengan Magi, ritual ajarannya : Magus. Dari isitilah itulah muncul ilmu magis. Adapun Hadits Nabi Muhammad SAW menyebut bahwa Zoroaster seperti halnya Majusi, aliran ini mempelajari sihir okultisme dan tenung dengan bantuan jin.

Seiiring dengan merebaknya Ilmu Astrologi dan numerologi, agama Kabbalahpun berkembang di Sumeria-Mesir, Babilonia sampai ke Persia. Ajaran Kabbalah di Persia tertulis dalam kitab Avesta, sedang Lucifer disebut : Ahuramazda (Ormuzd : sang pembawa cahaya) yang diaplikasikan dengan penyembahan api dan matahari.

Di Palestina ajaran Kabbalah menyebar dipimpin oleh Herodes II, gubernur Romawi serta dua orang pembantunya: Ahiram Abiyud dan Moav Levi, mereka melawan ajaran Yesus, kelompok tersebut berupaya membangun kembali Haikal Sulaiman di Yerusalem. Majelis Kuasa Rahasia Kabbalah yang dipimpin Herodes II memerintah untuk menyembelih Nabi Zakaria as, juga membunuh Nabi Yahya as dan meletakkan penggalan kepalanya di atas nampan. Gubernur lalim tersebut juga mengeluarkan dekrit hukum mati terhadap Yesus (Nabi Isa as).

Dalam waktu singkat Injil versi Kabbalah berkembang ke seantero kekaisaran Romawi dan menjalar hingga ke Eropa. Selanjutnya Majelis tersebut juga mendirikan The Knights Templar yang merupakan cikal bakal dari gerakan Freemasonry dengan cara menyusupkan anggotanya sebagai seorang Kristen Katholik yang berperan sebagai ordo militer dalam perang salib.

Kabbalah ini mempelajari arti tersembunyi dari Taurat dan naskah-naskah kuno Judaisme. Walau demikian, diyakini bahwa Kabbalah sesungguhnya memiliki akar yang lebih panjang dan merujuk pada ilmu-ilmu sihir kuno di zaman Fir’aun yang biasa dikerjakan dan menjadi alat kekuasaan para pendeta tinggi di sekitar Fir’aun. 

Kabbalah ini sarat dengan berbagai filsafat esoteris dan ritual penyembahan serta pemujaan berhala, bahkan penyembahan iblis, yang telah ada jauh sebelum Taurat-Musa dan telah menyebar luas bersama Judaisme, yang seluruhnya berurat-berakar pada praktek-praktek kebatinan serta penyembahan dewa-dewi di zaman Mesir Kuno.

Hal tersebut diutarakan pakar sejarah Yahudi Fabre d’Olivet. “Kabbalah merupakan suatu tradisi yang dipelajari oleh sebagian pemimpin Bani Israil di Mesir Kuno, dan diteruskan sebagai tradisi dari mulut ke mulut, dari generasi ke generasi,” jelas d’Olivet. 

Banyak kalangan percaya, Kabbalah adalah induk dari segala induk ilmu sihir yang ada di dunia hingga hari ini.

Dalam Yudaisme Orthodoks masa kini, fondasi Kabbalah terdapat pada tiga kitab penting: Sefer Yetzirah, Bahir dan Zohar. Tetapi mistisisme Yahudi sebenarnya sudah ada jauh sebelum ketiga kitab itu ditulis. Mistisisme Yahudi juga tercermin di dalam manuskrip-manuskrip Laut Mati serta di dalam tulisan-tulisan filsuf Philo. Mistisisme Yahudi ini setidaknya sudah berusia lebih dari 2000 tahun.

Pada masa lampau Kabbalah disebut dengan sebutan lain, antara lain Sitrei Torah, Razei Torah dan Torat HaSod. Pada masa itu mistisisme Yahudi dibagi menjadi dua area, masing-masing adalah Ma’aseh Bereshit (berhubungan dengan Penciptaan) dan Ma’aseh Merkavah (berhubungan dengan Tahta-Kereta Ilahi). Material mistis ini dipandang sebagai suatu yang sakral.

Rabbi-rabbi di zaman dahulu sadar betapa bahayanya material seperti ini jika disalah-gunakan oleh orang yang bukan ahli Taurat dan tidak memahaminya (m.Hagigah 2:1). Oleh sebab itu sampai sekarang Kabbalah sama sekali tidak dianjurkan untuk dipelajari.


PaRDeS : Empat Level Pemahaman Kitab Suci

Kata PARDES dalam bahasa Ibrani dieja tanpa huruf hidup yakni PRDS. Kata ini dalam sehari-hari berarti “taman” namun PRDS disini adalah sebuah singkatan (dalam Yudaisme disebut “notarikon”) untuk:
[P]ashat (sederhana)
[R]emez (petunjuk)
[D]rash (pencarian)
[S]od (tersembunyi)

Ini merupakan empat level pemahaman. Setiap level adalah lebih dalam dan lebih intensif daripada level sebelumnya.

Pashat – adalah pemahaman harafiah (literal) terhadap teks kitab suci.
Remez – mengacu kepada makna yang diimplikasi di dalam teks.
Drash – merupakan pencarian makna terhadap penerapan allegori, tipologikal, atau homiletikal di dalam teks. Pencarian bisa dilakukan dengan membandingkan teks lainnya dalam kitab suci, literatur di luar kitab suci, dan sebagainya. Proses ini melibatkan eisogesis pada teks tersebut.

Sod – memahami pengertian tersembunyi, rahasia atau mistis dari suatu teks (Lihat I Kor. 2:7-16 khususnya pada ayat 7). Contoh teks yang membutuhkan pemahaman sod adalah Wahyu 13:18 yang menyatakan identitas Binatang dengan angka 666.

Adalah penting untuk menyadari bahwa pada saat kita berbicara dalam Kabbalah kita hampir selalu berbicara tentang hal-hal yang membutuhkan pemahaman drash dan sod. Kita akan membicarakan TUHAN dalam istilah-istilah yang menggunakan atribut lelaki dan perempuan. Ini harus dimengerti dalam level allegori dan mistis, mengambilnya begitu saja secara harafiah akan membawa anda ke dalam pengertian paganisme dan politheisme.

Eyn Sof
Taurat mengajarkan kepada kita bahwa TUHAN adalah kekal (Ul 33:27). Dari sini kita memahami bahwa TUHAN adalah tak terhingga atau tak terbatas. Dalam mistisisme Yahudi istilah Eyn Sof digunakan untuk menerangkan TUHAN sebagai yang kekal, tak terhingga dan tak terbatas. Eyn adalah kata Ibrani yang berarti “tidak ada” atau “tanpa”, sementara Sof berarti “akhir, batas, atau definisi”. 

Jadi TUHAN adalah Eyn Sof, TUHAN adalah tidak terdefinisi. Hal ini menciptakan suatu persoalan. Pada saat kita berusaha menerangkan TUHAN, kita terdorong untuk memberikan-Nya suatu definisi sehingga kita berbicara di luar konteks Eyn Sof. Tidak ada satu pun cara bagi manusia untuk menerangkan Eyn Sof, menerangkan TUHAN, apalagi dengan kapasitas daya pikir kita sebagai makhluk ciptaan-Nya. TUHAN senantiasa tidak dapat ditangkap oleh pemikiran manusia. Sebagai manusia kita mempunyai keterbatasan untuk itu.


Sefirot
Karena Eyn Sof tidak dapat diterangkan dengan sifat apapun, dalam mistisisme Yahudi keilahian-Nya diterangkan oleh sepuluh Sefirot (yang bercahaya) yang memancar keluar dari Eyn Sof. Sefirot ini mungkin sebaiknya dimengerti sebagai “hakikat” TUHAN. Berikut ini adalah kesepuluh Sefirot itu yang masing-masing diasosiasikan dengan nama-nama TUHAN :
1. Keter (Mahkota) – Ehyeh Asher Ehyeh (Aku Adalah Aku)
2. Chokmah (Hikmat) – Yah
3. Binah (Wawasan) – YHWH Elohim
4. Chesed (Karunia) – El
5. Gevurah (Kekuatan) – Elohim
6. Teferet (Keindahan) – YHWH Adonai
7. Hod (Kemuliaan) – Adonai Tz’vaot (TUHAN Balatentara Sorga)
8. Natzach (Kemegahan) – Elohim Tz’vaot (Elohim Balatentara Sorga)
9. Yesod (Fondasi) – Shaddai/El Chai (Yang Maha Kuasa/Elohim Yang Hidup)
10. Malkut (Kerajaan) – Adonai

Hakikat keilahian yang serupa juga dijelaskan di dalam Tanakh seperti dalam ayat-ayat berikut :
Roh TUHAN akan ada padanya,
roh hikmat dan pengertian (Chokmah),
roh nasihat (Atzah)
dan keperkasaan (Gevurah),
roh pengenalan (Da’at)
dan takut (Yirah) akan TUHAN
(Yesaya 11:2)

Ya TUHAN,
punya-Mulah kebesaran (Gedulah)
dan kejayaan (Gevurah),
kehormatan (Teferet),
kemasyhuran (Natzach)
dan keagungan (Hod),
Ya TUHAN,
punya-Mulah kerajaan (Malkut)
(1 Tawarikh 29:11)

TUHAN meletakkan sebagai dasar (yesod) di Sion sebuah batu, batu yang teruji, sebuah batu penjuru yang mahal, suatu dasar (yesod) yang teguh. (Yesaya 28:16)

“Nyanyikanlah nyanyian syukur bagi TUHAN, bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya (chesed)!” (2 Tawarikh 20:21)

Tzachtzachot
Kesepuluh Sefirot yang memancar keluar dari Eyn Sof ini sering disusun dalam gambar yang disebut dengan Pohon Kehidupan. Dalam gambar tersebut Sefirot tersusun dalam tiga kolom yang saling berhubungan. Ketiga kolom tersebut dinamakan “Tiga Pilar Ketuhanan” atau juga dikenal sebagai tiga “Cahaya Ilahi” (Tzachtzachot).

Ketiga “Cahaya Ilahi” ini memancar keluar dari Eyn Sof sejak permulaan dari segala sesuatu, ketiganya tidak berawal dan berakhir, sebab mereka pada hakikatnya adalah sumber dari segala sumber. Disini ditegaskan bahwa ketiganya merupakan satu esensi dan satu sumber yang “terselubung tak terhingga” (me’lam ad le-eyn sof). Masing-masing pilar kemudian dinamakan menurut nama Sefirot paling atas pada tiap pilar.

Bapa/Anak/Ibu
1. Keter (Mahkota)
2. Chokmah (Hikmat)
3. Binah (Wawasan)
4. Chesed (Karunia)
5. Gevurah (Kekuatan)
6. Teferet (Keindahan)
8. Hod (Kemuliaan) 7. Natzach (Kemegahan)
9. Yesod (Fondasi)
10. Malkut (Kerajaan)

Dua pilar di kanan dan di kiri mempunyai atribut Bapa (Abba) dan Ibu (Emma) yang melambangkan aspek lelaki dan perempuan di dalam Eyn Sof. Jadi dalam Kabbalah dikenal adanya konsep Bapa Surgawi dan Ibu Surgawi. 

Konsep tentang TUHAN yang digambarkan sebagai seorang Bapa (Yes 63:16; 64:8; Yer. 31:9; Mal. 1:6) dan seorang Ibu (Yes 66:13) ini juga dapat ditemukan di dalam Al kitab, dimana kita juga diajarkan bahwa manusia diciptakan menurut gambar-Nya “lelaki dan perempuan” (Kejadian 1:26-27).

Dalam bahasa Ibrani ungkapan Roh Kudus (Ruach HaKodesh) sendiri secara grammatikal adalah dalam bentuk feminin dan dengan demikian mewakili atribut keibuan dalam Eyn Sof.

Pilar tengah sendiri merupakan keseimbangan antara karakteristik maskulin dan feminin dari masing-masing pilar di sampingnya, dan dijelaskan dalam Zohar sebagai Ben YAH (Anak TUHAN).

“Lebih baik seorang tetangga yang dekat daripada seorang saudara yang jauh. Tetangga ini adalah Pilar Tengah dalam Ketuhanan, yang adalah Ben YAH.” (Ra’aya Mehaimna).

Ketiga pilar/cahaya emanasi ini membentuk sebuah t’lita (triun) seperti yang dijelaskan dalam Zohar :

Maka YHWH; ELOHEYNU; YHWH adalah satu kesatuan, tiga substantif yang satu, dan ini dinyatakan melalui suara dari orang yang membaca perkataan, “Dengarlah, hai Israel”, dengan demikian tercapai pemahaman keesaan yang sempurna terhadap EYN SOF (yang tak terhingga); karena ketiganya dibaca dengan satu suara, hal ini menunjukkan sebuah triun [t’lita]. (Zohar Vol.2 p.43)

Kaum Yahudi Qabalis, sebagaimana ajaran Samir, secara terang-terangan menyatakan permusuhan mereka kepada Tuhan Yang Maha Esa, Maha Pencipta alam semesta. Menurut iman mereka, Iblis atau Lucifer, telah diperlakukan secara tidak adil dan ia adalah satu-satunya tuhan yang berhak disembah.

Iblis adalah tuhan mereka. Iblis atau khususnya Setan, dalam bahasa-bahasa Semit (termasuk bahasa Arab) berarti pemberontak, pembangkang, yakni memberontak dan membangkang kepada Allah. Karena itu kaum Qabalis tidak menyebutnya dengan nama Iblis.

Mereka menyebutnya dengan nama Lucifer, yang berarti pembawa sinar cahaya. Penggunaan kata Iblis dianggap sebagai penghujatan kepada tuhan mereka. Kata Lucifer berarti cahaya, terang, pencerahan dan sebagainya.

Menurut ajaran Qabala manusia tidak butuh akan Allah, bahkan menurut mereka manusia bias menjadi manusia suci yang setara dengan tuhan. Mereka menyebut paham ini dengan istilah humanisme, bahwa manusia berdaulat untuk mengatur hidupnya sendiri di dunia.

Kaum Qabalis menyebarkan paham ini kepada kaum non-Qabalis untuk menghancurkan keimanan manusia kepada Allah. Dari sini, mulai nampak keterkaitan erat antara Majusi, Syiah dan Yahudi.

Baphomet adalah satu dari puja-pujaan kaum Kabalis yang mewakili syaitan. Makhluk ini berkepala kambing bertanduk atau dikenal dengan kambing “Mendes”, lambang kuno untuk syaitan. 

Penampilannya melambangkan kekuatan-kekuatan hitam disatukan dengan kemampuan beranak-pinak seperti halnya kambing. Di dahi, diantara dua tanduk dibawah jamung, adalah lambang pentagram. Bahagian bawah badannya diselubungi kain hitam melambangkan kerahsiaan. Baphomet digambarkan sebagai makhluk hermaphrodit dengan mempunyai buah dada lambang kewanitaan dan phallus lambang kelelakian. Dua ular melingkar di phallus yang berdiri. Ular juga merupakan simbol dari syaitan. Sayap melambangkan kemampuan Lucifer untuk Terbang.


Kepercayaan Qabala – Aliran Zoroaster di Parsi
Zoroasterisme adalah salah satu cabang dari kepercayaan Qabala yang menyebar ke Parsi dengan amalan keagamaannya lebih menekankan pada sihir bersamaan dengan penyembahan kepada Iblis. Para pcmimpin agama Zoroaster disebut dengan nama ‘magi’, ritual agamanya disebut ‘magus’, dan dari kata inilah kemudian menjadi kata ‘magis’, dan al-Hadith menyebut Zoroasterisme dengan nama Majusi. Ritual para ‘magi’ bertujuan untuk menyempumakan seni sihir okultisme dan ilmu tenung, tuju-tuju, dan ‘guna-guna’ dengan melalui bantuan jin dan roh-roh halus. 

Cabang kepercayaan Qabala juga berkembang ke Mesir Kuno di masa Fir’aun. Ilmu astrologi (peramalan nasib yang dikaitkan dengan posisi bintang-bintang tertentu – zodiak), numerologi (peramalan berdasarkan angka-angka yang dikaitkan dengan huruf), berkembang di Sumeria, kemudian ke Mesir, ke Babilonia, dan ke Persia, yang dihubungkan dengan penyembahan roh-roh halus.

Ajaran Qabala di Persia tertulis di dalam kitab suci mereka yang dinamakan ‘Avesta’. Di dalam ‘Avesta’ Lucifer disebut dalam bahasa Parsi Kuno dengan nama ‘Ahuramazda’ atau ‘Ormuzd’, yaitu sang “pembawa cahaya”. Untuk menghormati ‘Ormuzd’, atau Lucifer, kaum Qabalis Zoroaster menyembah api dan matahari sebagai lambang Lucifer. 

Kepercayaan Qabala Zoroaster bertahan hidup selama lebih dari seribu tahun sampai Parsi ditaklukkan oleh Islam pada tahun 651 Masehi. Meskipun demikian agama ini masih dianut secara sembunyi-sembunyi oleh sebagian kecil pemeluknya di Iran sampai dengan sekarang ini. 

Apa iye cerita begitu cerita begitu???!!! nggak hapal akh kite bukan orang Yahudi.
 

Resensi Akhir Zaman • All Rights Reserved