Minggu, 24 Maret 2013

2 Pasukan Berpanji Hitam Pengawal Imam Mahdi

Oleh, Ustadz Anshari Taslim

Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa di akhir zaman nanti akan muncul sebuah pasukan berpanji hitam yang datang dari arah timur, dalam satu riwayat dari Khurasan mengiringi kedatangan Imam Mahdi yang akan berperang menegakkan khilafah islamiyyah dan mengalahkan orang-orang kafir serta jongos-jongosnya dari kalangan munafikin.

Hadits tersebut diriwayatkan oleh Ibnu Majah:

Muhammad bin Yahya dan Ahmad bin Yusuf menceritakan kepada kami, keduanya berkata, Abdurrazzaq menceritakan kepada kami, dari Sufyan Ats Tsauri, dari Khalid Al-Hadzdza`, dari Abu Qilabah, dari Abu Asma` Ar-Rahabi, dari Tsauban yang berkata, Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


يَقْتَتِلُ عِنْدَ كَنْزِكُمْ ثَلَاثَةٌ كُلُّهُمْ ابْنُ خَلِيفَةٍ ثُمَّ لَا يَصِيرُ إِلَى وَاحِدٍ مِنْهُمْ ثُمَّ تَطْلُعُ الرَّايَاتُ السُّودُ مِنْ قِبَلِ الْمَشْرِقِ فَيَقْتُلُونَكُمْ قَتْلًا لَمْ يُقْتَلْهُ قَوْمٌ ثُمَّ ذَكَرَ شَيْئًا لَا أَحْفَظُهُ فَقَالَ فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُ فَبَايِعُوهُ وَلَوْ حَبْوًا عَلَى الثَّلْجِ فَإِنَّهُ خَلِيفَةُ اللَّهِ الْمَهْدِيُّ.


“Akan ada tiga orang yang saling berperang memperebutkan harta karun kalian ini. Ketiganya adalah putra khalifah, kemudian tidak akan ada yang menang di antara mereka. Lalu datanglah panji-panji hitam dari arah timur. Mereka akan memerangi kalian dengan peperangan yang belum pernah ada suatu kaum memerangi kalian seperti itu.”

Kemudian beliau menyebutkan sesuatu yang tidak aku ingat. Lalu beliau bersabda,

”Apabila kalian melihatnya maka baiatlah dia meski harus merangkak di atas salju, karena dialah khalifah Allah Al Mahdi.”

Al-Hafizh Al-Bushiri dalam Mishbah Az-Zujajah menyatakan hadits ini isnadnya shahih, para perawinya tsiqah.”

Al-Hakim mengeluarkan hadits ini juga dari jalan Sufyan sama dengan di atas dan dia katakan, ”Ini hadits shahih berdasarkan syarat Al-Bukhari dan Muslim.”

Pernyataan ini disetujui oleh Adz-Dzahabi. Tapi tidaklah demikian, karena Al-Bukhari tidak berhujjah dengan Abu Asma` Ar-Rahabi sehingga yang benar hadits ini hanya sesuai syarat Muslim.

Tinjauan sanad Ibnu Majah:

- Muhammad bin Yahya bin Abdullah bin Khalid bin Faris Adz-Dzuhali An-Naisaburi, tsiqah hafizh agung.[1]

- Ahmad bin Yusuf bin Khalid Al-Azdi, Abu Al-Hasan An-Naisaburi, tsiqah.[2]

- Abdurrazzaq, penyusun Mushannaf Abdurrazzaq yang terkenal, tsiqah tak perlu dibahas.

- Sufyan Ats Tsauri, imam dalam bidang hadits yang sangat terkenal tak perlu dibahas.

- Khalid Al Hadzdza`, Khalid bin Mihran Abu Al Manazil adalah perawi al-jamaah, dia tsiqah tapi suka meriwayatkan secara mursal, tapi memang dia biasa meriwayatkan dari Abu Qilabah Abdullah bin Zaid.[3]

- Abu Qilabah, nama aslinya adalah Abdullah bin Zaid bin Amr atau ‘Amir Al-Jurmi Al-Bashri. Ibnu Sirin menganggapnya tsiqah. Ayyub As-Sikhtiyani mengatakan, “Demi Allah, Abu Qilabah adalah ahli fikih yang cerdas. Abu Hatim menganggapnya tsiqah dan bukan mudallis.”[4] Al-Hafizh Ibnu Hajar mengatakannya, “Tsiqah, tokoh utama, sering meriwayatkan secara mursal”[5]. Ibnu Hibban menyebutnya dalam Ats-Tsiqaat dan menyebutkan kisahnya panjang lebar[6]. Al-Ijli juga memasukkannya dalam kitab Ats-Tsiqaat dan menyatakannya sebagai tabi’in yang tsiqah[7]. Tak ketinggalan Muhammad bin Sa’d juga menyatakannya tsiqah.

- Abu Asma` Ar Rahabi, namanya Amr bin Martsad ada pula yang mengatakan namanya adalah Abdullah, tsiqah salah satu perawi yang dipakai oleh Muslim, memang biasa meriwayatkan dari Tsauban.[8]

Abdurrazzaq tidak sendirian, dia dikuatkan oleh Al-Husain bin Hafsh sebagaimana dalam riwayat Al-Hakim.

Riwayat penguat adalah riwayat Ali bin Zaid bin Jud’an sebagaimana disebutkan oleh Ahmad dalam musnadnya:

Waki’ menceritakan kepada kami, dari Syarik, dari Ali bin Zaid, dari Abu Qilabah, dari Tsauban yang berkata, Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا رَأَيْتُمُ الرَّايَاتِ السُّودَ قَدْ جَاءَتْ مِنْ قِبَلِ خُرَاسَانَ، فَأْتُوهَا ؛ فَإِنَّ فِيهَا خَلِيفَةَ اللهِ الْمَهْدِيَّ

“Apabila kalian melihat ada panji-panji hitam datang dari arah Khurasan maka datangilah ia karena di dalamnya ada khalifah Allah Al-Mahdi.”

Riwayat Ahmad ini dha’if karena ada Syarik dan Ali bin Zaid, keduanya lemah, tapi masih bisa diperkuat oleh riwayat Khalid Al-Hadzdza` di atas.

Bantahan terhadap Syekh Al-Albani

Syekh Al-Albani memasukkan hadits ini ke dalam kitabnya As-Silsilah Adh-Dha’ifah jilid 1 hal. 195-198, nomor 85 dan mengatakannya munkar.

Alasan Al-Albani melemahkan sanad riwayat ini adalah bahwa Abu Qilabah Abdullah bin Zaid Al-Jurmi dianggap mudallis dan di sini dia melakukan ‘an’anah.

Ini tidak dapat diterima, sebab ‘an’anah Abu Qilabah dari Abu Asma` Ar-Rahabi dari Tsauban di sini adalah ‘an’anah yang kuat, buktinya Muslim menjadikannya sebagai hujjah dalam shahihnya. Lihat hadits nomor 994, kitab Zakat, bab 12: Fadhl An-Nafaqah ‘alal ‘Iyaal, juga nomor 1920. Ini menunjukkan bahwa ‘an’anah Abu Qilabah dari Abu Asma` sesuai syarat Muslim dan itu ekuivalen dengan shahih.

Bahkan, Abu Hatim dengan tegas menyatakan bahwa Abu Qilabah ini tidak dikenal pernah melakukan tadlis sebagaimana yang dinukil oleh anaknya dalam kitab Al-Jarh wa At-Ta’dil juz 5 hal. 58.

Memang, Adz-Dzahabi dalam Al-Mizan mengatakannya sebagai mudallis, tapi dia tak menunjukkan bukti tentang hal itu, hingga akhirnya Al-Hafizh Ibnu Hajar memasukkan nama Abdullah bin Zaid Abu Qilabah Al-Jurmi dalam kitab Thabaqat Al-Mudallisin (hal. 21 nomor 15) sebagai peringkat pertama, artinya tadlisnya tidak berpengaruh pada riwayatnya, sehingga tetap shahih. Wallahu a’lam.

Namun perlu diingat bahwa sebenarnya Al-Albani tidak melemahkan keseluruhan hadits ini terbukti karena dia sendiri mengatakan hadits ini shahih maknanya lalu menyebutkan penguatnya berupa hadits Ibnu Mas’ud. Sepertinya dia hanya mempersoalkan adanya kalimat, “Khalifah Allah Al Mahdi” berpedoman kepada pernyataan Ibnu Taimiyah. Sebenarnya permasalahan penyebutan “khalifah Allah” ini masih menjadi perbedaan pandangan para ulama seperti yang diungkapkan oleh Syekh Bakr Abu Zaid dalam kitabnya, “Mu’jam Al Manahiy Al-Lafzhiyyah” hal. 252- 256.

Yang menarik adalah pandangan Ibnu Al-Qayyim dalam kitab Miftah Dar As-Sa’adah yang dinukil oleh Bakr Abu Zaid,

Saya (Imam Ibnul Qayyim) katakan, jika dimaksudkan untuk penyandaran kepada Allah, bahwa (khalifatullah) adalah pengganti-Nya, maka yang benar (dalam hal ini) adalah pendapat kelompok yang melarangnya. Adapun bila yang dimaksudkan adalah bahwa Allah menjadikannya pengganti bagi orang lain, yakni orang-orang sebelumnya maka penyandaran ini tidak terlarang. Hakikatnya : khalifatullah adalah orang yang menjadikan ia sebagai pengganti terhadap yang lainnya. Maka dari sini terjawablah perkataan Amirul Mukminin (‘Ali radlialallhu ‘anhu) :
(( أُولئك خلفاء الله في أرضه ))
( Mereka adalah para khalifah Allah di buminya.

Takwilan Ibnu Al-Qayyim ini bisa mengkompromikan antara dalil pendapat yang melarang dengan yang membolehkan. Sehingga bisa saja takwilannya disamakan dengan kalimat ruh Allah ketika menyifati Nabi Isa alahis salam.

Kalau sudah begitu, maka tak ada lagi jalan untuk melemahkan hadits Tsauban di atas lantaran ada kalimat yang dianggap munkar di dalamnya.

Perbedaan riwayat antara Abdul Wahhab bin ‘Atha` terhadap Sufyan Ats Tsauri.

Al-Hakim meriwayatkan dalam Al-Mustadrak 4/547, no. 8531:

Al Husain bin Ya’qub bin Yusuf Al-Adl mengabarkan kepada kami, Yahya bin Abu Thalib menceritakan kepada kami, Abdul Wahhab bin ‘Atha` menceritakan kepada kami, Khalid AL-Hadzdza` memberitakan kepada kami, dari Abu Qilabah, dari Abu Asma`, dari Tsauban ra yang berkata….” Isinya sama dengan di atas.

Di sini Abdul Wahhab meriwayatkan dari Khalid secara mauquf hanya berupa perkataan Tsauban dan ini menyelisihi riwayat Sufyan Ats-Tsauri yang memarfu’nya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Akan tetapi penyelisihan Abdul Wahhab bin ‘Atha` terhadap Sufyan Ats Tsauri jelas tak berarti, karena ketsiqahan Sufyan jauh melampaui Abdul Wahhab. Abdul Wahhab sendiri diberikan predikat oleh Al-Hafizh Ibnu Hajar dalam At-Taqrib “shaduq ada kemungkinan salah”. Maka jelaslah riwayat Sufyan yang diunggulkan.

Selain hadits Tsauban ada pula hadits dari Abu Hurairah dan dari Ibnu Mas’ud yang juga menyebutkan tentang kedatangan pasukan panji hitam ini dari daerah Khurasan yang akan menjadi penyokong Imam Mahdi di akhir zaman untuk kemudian berperang melawan Dajjal. Tapi riwayat-riwayat tersebut semuanya lemah, dan hanya hadits Tsauban di ataslah –sepanjang pengetahuan saya- yang shahih.

Merekalah generasi terakhir Tha`ifah Manshurah yang dijanjikan Rasulullah akan ada di setiap zaman. Banyak tesis dan analisa bahwa pasukan ini akan keluar dari Afghanistan atau Kaukasus, karena kata Khurasan meliputi daerah-daerah tersebut termasuk Iran, apakah mereka Taliban atau mujahidin Kaukasus? Terlalu dini menyimpulan demikian, tapi tak mengapalah kalau sekadar harapan. Wallahu a’lam.

__________________________________
Catatan kaki
[1] Taqrib At-Tahdzib 2/98, no. 7193.
[2] Taqrib At-Tahdzib 1/38, no. 145.
[3] At-Taqrib 1/183, no. 1840, Tahdzib Al-Kamal 8/177, no. 1655.
[4] Al Jarh wa At-Ta’dil 5/57-58.
[5] Taqrib At-Tahdzib 1/331, no. 3690.
[6] Ats-Tsiqaat oleh Ibnu Hibban 5/2-5, no. 3561.
[7] Ats-Tsiqaat oleh Al-Ijli 2/30, no. 888.
[8] Taqrib At-Tahdzib 1/497, no. 5747, Tahdzib Al-Kamal 22/223, no. 4445.
Pasukan Berpanji Hitam Pengawal Imam Mahdi
Title: Pasukan Berpanji Hitam Pengawal Imam Mahdi
Description: Oleh, Ustadz Anshari Taslim Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa di akhir zaman nanti akan muncul sebuah pasukan berpanji hitam yang...
by Dedi E Kusmayadi Written on, Minggu, Maret 24, 2013
Rating: 4,5

2 komentar :

  1. DEKLARASI PERANG PENEGAKKAN DINUL ISLAM
    DISELURUH DUNIA
    Bismillahir Rahmanir Rahiim
    Dengan Memohon Perlindungan dan Izin
    Kehadirat Allah Subhanahu Wa Ta'ala,
    Rabb Pemelihara dan Penguasa Manusia,
    Raja Manusia yang Berhak Disembah Manusia.
    Rabb Pemilik Tentara Langit dan Tentara Bumi


    Pada Hari Ini : Yaumul Jum'ah 6 Jumadil Akhir 1436H
    Markas Besar Angkatan Perang
    Khilafah Islam Ad Daulatul Islamiyah Melayu

    Mengeluarkan Pengumuman kepada
    1. Seluruh Ummat Islam (Bangsa Islam) yang hidup di benua Afrika
    2. Seluruh Ummat Islam (Bangsa Islam) yang hidup di benua Eropa
    3. Seluruh Ummat Islam (Bangsa Islam) yang hidup di benua Asia
    4. Seluruh Ummat Islam (Bangsa Islam) yang hidup di benua Asia Tenggara
    5. Seluruh Ummat Islam (Bangsa Islam) yang hidup di benua Amerika
    6. Seluruh Ummat Islam (Bangsa Islam) yang hidup di benua Australia
    7. Seluruh Ummat Islam (Bangsa Islam) yang hidup di Kutup Utara
    8. Seluruh Ummat Islam (Bangsa Islam) yang hidup di Kutup Selatan
    9. Seluruh Ummat Islam (Bangsa Islam) diseluruh Dunia

    PENGUMUMAN DEKLARASI PERANG SEMESTA
    Terhadap Seluruh Negara yang Tidak
    Menggunakan Hukum Berdasarkan Al-Qur'an dan As-Sunnah Rasulullah SAW.
    Perang Penegakkan Dinuel Islam ini Berlaku disemua Pelosok Dunia.

    MULAI HARI INI
    YAUMUL JUM'AH 6 JUMADIL AKHIR 1436H
    BERLAKULAH PERANG AGAMA
    BERLAKULAH PERANG DINUL ISLAM ATAS DINUL BATHIL
    BERLAKULAH HUKUM PERANG ISLAM DISELURUH DUNIA
    MEMBUNUH DAN TERBUNUH FISABILILLAH

    "Dan BUNUHLAH mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan USIRLAH mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikanlah balasan bagi orang-orang kafir. Kemudian jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim.”
    (Q.S: al-Baqarah: 191-193).

    BUNUH SEMUA TENTARA , POLISI, INTELIJEN , MILISI SIPIL ,HAKIM DAN
    BUNUH SEMUA PEJABAT SIPIL Pemerintah Negara Yang Memerintah dengan Hukum Buatan Manusia (Negara Kufar).

    BUNUH SEMUA MEREKA-MEREKA MENDUKUNG NEGARA-NEGARA KUFAR DAN MELAKUKAN PERMUSUHAN TERHADAP ISLAM.
    JANGAN PERNAH RAGU MEMBUNUH MEREKA sebagaimana mereka tidak pernah ragu untuk MEMBUNUH, MENGANIAYA DAN MEMENJARAKAN UMMAT ISLAM YANG HANIF.

    INTAI, BUNUH DAN HANCURKAN Mereka ketika mereka sedang ada dirumah mereka jangan diberi kesempatan lagi.
    GUNAKAN SEMUA MACAM SENJATA YANG ADA DARI BOM SAMPAI RACUN YANG MEMATIKAN.

    JANGAN PERNAH TAKUT KEPADA MEREKA, KARENA MEREKA SUDAH SANGAT KETERLALUAN MENENTANG ALLAH AZZIZUJ JABBAR , MENGHINA RASULULLAH SAW, MENGHINA DAN MEMPERBUDAK UMMAT ISLAM.
    BIARKAN MEREKA MATI SEPERTI KELEDAI KARENA MEREKA ADALAH THOGUT DAN PENYEMBAH THOGUT

    HANCURKAN LULUHKAN SEMUA PENDUKUNG PEREKONOMIAN NEGARA-NEGARA KUFAR
    DARI HULU HINGGA HILIR

    HANYA SATU UNTUK KATA UNTUK BERHENTI PERANG,
    MEREKA MENYERAH DAN MENJADI KAFIR DZIMNI.
    DAN BERDIRINYA KHILAFAH ISLAM AD DAULATUL ISLAMIYAH.
    KHALIFAH IMAM MAHDI.

    Kemudian jika mereka berhenti dari memusuhi kamu, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi
    Maha Penyayang.

    Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan sehingga ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah.
    Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu),
    maka tidak ada permusuhan (lagi),
    kecuali terhadap orang-orang yang zalim.
    Al-Baqarah : 192-193

    SAMPAIKAN PESAN INI KESELURUH DUNIA,
    KEPADA SEMUA ORANG YANG BELUM TAHU ATAU BELUM MENDENGAR

    MARKAS BESAR ANGKATAN PERANG
    KHILAFAH ISLAM AD DAULATUL ISLAMIYAH MELAYU
    PANGLIMA ANGKATAN PERANG PANJI HITAM
    Kolonel Militer Syuaib Bin Sholeh

    BalasHapus
  2. BENTUKLAH PASUKAN MILITER PADA SETIAP ZONA ISLAM
    SAMBUTLAH UNDANGAN PASUKAN KOMANDO BENDERA HITAM
    Negara Khilafah Islam Ad Daulatul Islamiyah Melayu

    Untuk para Rijalus Shaleh dimana saja kalian berada,
    bukankah waktu subuh sudah dekat? keluarlah dan hunuslah senjata kalian.

    Dengan memohon Ijin Mu Ya Allah Engkaulah Pemilik Asmaul Husna, Ya Dzulzalalil Matien kami memohon dengan namaMu yang Agung
    Pemilik Tentara langit dan Bumi perkenankanlah kami menggunakan seluruh Anasir Alam untuk kami gunakan sebagai Tentara Islam untuk Menghancurkan seluruh Kekuatan kekufuran, kemusyrikan dan kemunafiqan yang sudah merajalela di muka bumi ini hingga Dien Islam saja yang berdaulat , tegak perkasa dan hanya engkau saja Ya Allah yang berhak disembah !

    Firman Allah: at-Taubah 38, 39
    Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu jika dikatakan orang kepadamu: “Berperanglah kamu pada jalan Allah”, lalu kamu berlambat-lambat (duduk) ditanah? Adakah kamu suka dengan kehidupan didunia ini daripada akhirat? Maka tak adalah kesukaan hidup di dunia, diperbandingkan dengan akhirat, melainkan sedikit
    sekali. Jika kamu tiada mahu berperang, nescaya Allah menyiksamu dengan azab yang pedih dan Dia akan menukar kamu dengan kaum yang lain, sedang kamu tiada melarat kepada Allah sedikit pun. Allah Maha kuasa atas tiap-tiap sesuatu.

    Berjihad itu adalah satu perintah Allah yang Maha Tinggi, sedangkan mengabaikan Jihad itu adalah satu pengingkaran dan kedurhakaan yang besar terhadap Allah!

    Firman Allah: al-Anfal 39
    Dan perangilah mereka sehingga tidak ada fitnah lagi, dan jadilah agama untuk Allah.

    Peraturan dan undang-undang ciptaan manusia itu adalah kekufuran, dan setiap kekufuran itu disifatkan Allah sebagai penindasan, kezaliman, ancaman, kejahatan dan kerusakan kepada manusia di bumi.

    Allah Memerintahkan Kami untuk menghancurkan dan memerangi Pemerintahan dan kedaulatan Sekular-Nasionalis-Demokratik-Kapitalis yang mengabdikan manusia kepada sesama manusia karena itu adalah FITNAH

    Firman Allah: al-Hajj 39, 40
    Telah diizinkan (berperang) kepada orang-orang yang diperangi, disebabkan mereka dizalimi. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa untuk menolong mereka itu. Iaitu
    orang-orang yang diusir dari negerinya, tanpa kebenaran, melainkan karena mengatakan: Tuhan kami ialah Allah

    Firman Allah: an-Nisa 75
    Mengapakah kamu tidak berperang di jalan Allah untuk (membantu) orang-orang tertindas. yang terdiri daripada lelaki, perempuan-perempuan dan kanak-kanak .
    Dan penindasan itu lebih besar dosanya daripada pembunuhan(al-Baqarah 217)

    Firman Allah: at-Taubah 36, 73
    Perangilah orang-orang musyrik semuanya sebagai mana mereka memerangi kamu semuanya. Ketahuilah bahawa Allah bersama orang-orang yang taqwa. Wahai Nabi! Berperanglah terhadap orang-orang kafir dan munafik dan bersikap keraslah terhadap mereka.

    Firman Allah: at-Taubah 29,
    Perangilah orang-orang yang tidak beriman, mereka tiada mengharamkan apa yang diharamkan Allah dan Rasul-Nya dan tiada pula beragama dengan agama yang benar, (iaitu) diantara ahli-ahli kitab, kecuali jika mereka membayar jizyah dengan tangannya sendiri sedang mereka orang yang tunduk..

    Bentuklah secara rahasia Pasukan Jihad Perang setiap Regu minimal dengan 3 Anggota maksimal 12 anggota per desa / kampung.
    Siapkan Pimpinan intelijen Pasukan Komando Panji Hitam secara matang terencana, lakukan analisis lingkungan terpadu.

    Apabila sudah terbentuk kemudian Daftarkan Regu Mujahid
    ke Markas Besar Angkatan Perang Pasukan Komando Bendera Hitam
    Negara Khilafah Islam Ad Daulatul Islamiyah Melayu

    Wahai para Ikwan Akhir Zaman, Khilafah Islam sedang membutuhkan
    para Mujahid Tangguh untuk persiapan tempur menjelang Tegaknya Khilafah yang dijanjikan.

    Mari Bertempur dan Berjihad dalam Naungan Pemerintah Khilafah Islam, berpalinglah dari Nasionalisme (kemusyrikan)

    email : seleksidim@yandex.com

    Dipublikasikan
    Markas Besar Angkatan Perang
    Khilafah Islam Ad Daulatul Islamiyah Melayu

    BalasHapus

 

Resensi Akhir Zaman • All Rights Reserved