Selasa, 30 Desember 2014

0 Ada Sajadah Berlogo Freemason, Beradegan Seks dan Babi

Tulisan ini dimuat tanpa bermaksud melebih-lebihkan atau memuat unsur syara didalamnya. Tulisan  ini dikutip dari ‘efairy-holywar’ dan beberapa rangkaian blog lain yang pernah ditutup oleh pihak tertentu karena membongkar rahasia ‘The Elite’. Walau bagaimanapun pembongkaran misteri ini akan terus dibuat demi menyelamatkan kesucian dan kehormatan Islam.

Mungkin banyak yang telah mengetahui informasi ini. Namun sekiranya Anda belum mengetahui, silakan mencari tahu. Ini sangat penting demi memelihara akidah Anda.

Subliminal message atau pesan bawah sadar merupakan signal atau pesan yang terdapat dalam media lain, yang dirancang untuk melewati di atas normal pikiran/ presepsi manusia.

Pesan itu sebenarnya tidak dapat disadari/ diketahui, namun dalam situasi tertentu dapat mempengaruhi pikiran, perilaku, tindakan, sikap, sistem kepercayaan dan sistem nilai secara positif maupun negatif.

Istilah ‘bawah sadar’ berarti “beneath a limen“ (ambang inderawi). Subliminal berasal dari bahasa Latin, kata sub yang berarti di bawah, dan limen, yang berarti ambang (This is from the Latin words sub, meaning under, and limen, meaning theshold).


Sajadah Berlambang Freemason

Kini kita akan langsung saja berhubungan dengan sajadah. Ya, sajadah yang digunakan oleh Anda untuk alas shalat. Apa yang menariknya di sini? Silakan perhatikan dahulu gambar-gambar di bawah:

Freemason – Master Karpet
Berdasarkan gambar Master Karpet (gambar kanan) di atas, lantai kotak-kotak  (Checkered Floor), Bintang dan Bulan dan dua tiang yang dikenali sebagai Joachim dan Boaz.

Bandingkan dengan salah satu sajadah yang telah diambil (gambar kiri). Silakan perhatikan baik-baik sajadah dengan 3 ciri freemason:
- Lantai kotak-kotak (Checkered Floor)
- Bulan dan Bintang dengan dua tiang (Joachim & Boaz)  
 
Sajadah di atas mempunyai 3 ciri yang disebutkan, yaitu bintang dan bulan, lantai berpetak (checkered floor) dan dua tiang. Simbol-simbol yahudi itu ada di sajadah kita.

Freemason dan Illuminati adalah Sistem Tatanan Dunia Baru. Tiada bedanya di antara dua organisasi ini, keduanya. Namun freemason telah tampil seolah-olah sebuah organisasi yang “halal” dan memperjuangkan kebajikan. Kini ahli mereka berada di seluruh dunia yang rata-ratanya beranggotakan oleh golongan elit.
 
Simbolik/propoganda “The Hidden Hand” seperti yang tercetak di belakang uang dollar Amerika. Selain itu, lihat juga di sajadah berikut ini, jadi betapa banyaknya simbol-simbol Zionis Yahudi di dalam sajadah masjid masjid kita.

Lihatlah, betapa banyaknya simbol-simbol Zionis Yahudi yang tersimpan di balik sajadah yang kita gunakan sehari-hari.

Sajadah Bergambar Adegan Seks


Dan, bukan sampai di situ saja! Tanpa kita sadari ada yang lebih berbahaya lagi, yakni adanya simbol seks di balik sajadah tersebut. Nah sekarang, entah sengaja atau memang tidak tahu, ada gambar yang menampakkan pesan seks pada gambar sajadah, karpet alas untuk shalat di masjid-masjid.

Sajadah jenis ini sudah tersebar di masjid-masjid, namun sayang masyarakat/jama’ah masjid tidak menyadari bahwa karpet/sajadah yang mereka pakai tiap hari bergambar porno.


Mungkin sepintas itu tidak terlihat jelas dan pastinya tidak menyadari bahwa sebenarnya gambar yang kita tahu adalah sebuah mozaik, ternyata kalau kita perhatikan dengan teliti akan menyerupai (maaf) seperti sepasang orang melakukan adegan seks.

Sajadah Bergambar Babi

Seperti yang anda semua lihat, pada gambar dibawah, sebuah paparan gambaran bercorak di sejadah yang merupai wajah BABI di sehelai sejadah. Corak seakan babi di sejadah ini bermula disebarkan melalui media sosial untuk umum dan berwaspadalah terhadap produk ini.

Persoalannya telah berapa lamakah paparan bergambar babi ini telah dikeluarkan dan sudah berapa lama umat Islam kita sujud dan mencium babi di tikar shalat?

Sangat halus mainan dan agenda mereka sehingga dalam keadaan tidak sedar, bukan saja mereka masuk dalam kehidupan umat Islam melalui media elektronik, media konvensional, mubaligh, pakaian dan sebagainya, malah mereka juga ingin menembus doktrinisasi mereka sewaktu umat Islam sedang mengadap Allah swt.

Oleh itu, jika ini adalah satu agenda yang disengajakan, kita sangat berharap agar pihak terkait mengambil pendekatan untuk bersama sama mengatasinya.

Sajadah Bergambar Babi
Cobalah untuk mamperhatikan kembali gambar sajadah atau karpet masjid disekitar anda. Ini sepertinya sudah didesain sedemikian rapi oleh si pembuat dipabrik pembuat sajadah atau karpet masjid.

Inilah perancangan jahat freemansonry yang banyak di antara kita tidak mengetahui dan sadar. Mereka akan menjadikan Kita sesat dalam keadaan beriman atau semua agama itu sama.

Dibolehkan shalat dengan memakai alas, baik berupa tikar, sajadah, kain, atau yang lainnya selama alas tersebut tidak akan mengganggu orang yang shalat. Misalnya sajadahnya bergambar dan berwarna-warni, yang tentunya dapat menarik perhatian orang yang shalat.

Di saat shalat, mungkin ia akan menoleh ke gambar-gambarnya lalu mengamatinya, terus memperhatikannya hingga ia lupa dari shalatnya, apa yang sedang dibacanya dan berapa rakaat yang telah dikerjakannya.

“Karena itu tidak sepantasnya memakai sajadah yang padanya ada gambar masjid, karena bisa jadi akan mengganggu orang yang shalat dan membuatnya menoleh ke gambar tersebut sehingga bisa mencacati shalatnya,” (Majmu’ Fatawa wa Rasa’il Fadhilatusy Syaikh Ibnu ‘Utsaimin, 12/ 362).

Walaupun dengan perkara sekecil ini, mereka tetap menjalankan rancangan jahat mereka. Diharapkan di dalam kehidupan sehari hari, kita semua lebih berhati-hati dan lebih peka setelah membaca artikel ini

“Sebagian besar ahli kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman, karena dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka kebenaran…,” (QS Al-Baqarah: 109).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Man tasyabbaha bi qaumin fahuwa minhum.” (Barangsiapa yang menyerupai sesuatu kaum, maka ia termasuk ke dalam golongan mereka).

Bagi mereka yang beranggapan yang penting shalatnya, bukan sajadahnya, itu sah-sah saja, tapi yang harus diwaspadai, tujuan dari gambar ini ada di sajadah kita adalah karena Zionis Yahudi ingin menyimpan dalam otak kita akan simbol mereka.

Secara tidak lngsung otak kita akan merekam simbol itu, dan perlahan kita akan terus ingat simbol itu, lalu ajaran yang mereka bawa akan sangat mudah meresap di otak ini karena sebelumnya kita sudah merekam simbol-simbol Zionis Yahudi itu dari sajadah yang kita gunakan setiap hari.

Dari Aisyah ra ia berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berdiri untuk shalat di kain yang ada ukirannya. Tatkala selesai shalat beliau bersabda, ‘Pergilah kalian dengan kain ini kepada Abi Jahm bin Hudzaifah dan datangkanlah kepadaku dengan kain tebal yang tidak ada ukirannya (anbijansyah), karena sesungguhnya kain yang ada ukirannya itu telah menggagguku dalam shalat’.”

Jika ingin membeli sajadah, belilah sajadah yang polos atau setidaknya tidak memiliki banyak gambar-gambar. Atau jika sudah terlanjur memiliki sajadah yang bergambar, bisa juga di sajadah itu di alasi dengan kain putih, seperti yang mungkin pernah kita lihat saat shalat di masjid.

Sajadahnya penuh gambar, kemungkinan ta’mir masjid tahu kalau sajadah bergambar ini akan mengganggu kekhsyusukan dalam beribadah, maka dialasilah dengan kain putih bersih di bagian ujung-ujung sajadah.

Selain itu, pilihlah sajadah yang berukuran kecil, jangan yang lebar, kenapa? Karena dengan sajadah yang lebar itu, menyebabkan shaf-shafnya tidak merapatkan, lantaran lebar, yang hanya untuk dia sendiri. Walhasil, shaf pun tidak rapat.

Semoga Allah selalu melindungi kita, di mana pun kita berada.

Wallahu a’lam.

Senin, 29 Desember 2014

0 Komunisme: Ideologi Rekacipta Yahudi Yang Jarang Diketahui Publik

Komunisme diperkenalkan oleh Karl Marx, seorang Yahudi Jerman. Lewat thesisnya bersama Friedrich Engels yang berjudul “Manifest der Kommunistischen” (Manifesto Komunis). Di dalam thesisnya itu, dia menulis bahwa agama adalah candu dikarenakan para theis terkurung dalam kotak yang disebut dogmatik.

Dia menggambarkan ajaran agama tentang doa dan usaha, para penganut agama cenderung dibutakan dengan “doa” sehingga gerakan mereka sempit dan terbatas, misalnya, jika kita berdoa semoga rezeki kita dipermudah Tuhan, maka kita akan melakukan aktifitas-aktifitas terbatas tanpa angan-angan untuk lebih (setidaknya, itu yg dia lihat di Jerman kala itu).
 
Gerombolan paling brutal, kejam, dan mengerikan sepanjang masa adalah Rezim komunis di Soviet Rusia, Uni Soviet. Menurut sejarawan kondang Aleksandr Solzhenitsyn, enam puluh enam juta orang tewas dalam kamp konsentrasi Gulag Soviet dan dalam pembantaian petani dan pedagang kecil.1 Sebaliknya, Adolf Hitler dan Nazi-nya yang terkenal adalah penjudi yang berhati-hati. Pemusnahan besar-besaran yang sebenarnya berlangsung di Uni Soviet, dan banyak kematian dan siksaan terjadi sebelum Nazi membangun satu kamp pun. Hitler dan Himmler pasti iri sekali.

Hal yang paling mengejutkan setidaknya bagi masyarakat umum yang kurang informasi adalah saat ini hanya segelintir orang yang mengetahui pemusnahan massal Soviet. Berkat kendali Yahudi atas media Barat, semua tekanan ditimpakan pada kejahatan Nazi. Kengerian Teror Merah diabaikan. Mungkin lebih luar biasanya lagi, di banyak media dan lingkungan akademisi, para monster yang melakukan kekejaman di Soviet Rusia  yang dipimpin oleh Lenin, Trotsky, Stalin, Kaganovich, Beria dan lain-lain sering dipuja dan dinilai dari sudut pandang yang baik. Hal ini terutama berlaku pada Lenin dan pada tingkatan lebih rendah, digembar-gemborkan sebagai "bapak" teoritis ideologi Komunis, Karl Marx dari Jerman.

Pemimpin Komunis dengan Silsilah Yahudi
Alasan mengapa media Barat yang dimiliki dan dioperasikan oleh organisasi berpengaruh Yahudi gagal mengekspos pembantaian Komunis mudah ditebak. Penghasut dan pemimpin Komunisme hampir semua berasal dari ras dan silsilah Yahudi. Museum Lenin di Rusia saat ini mengakui bahwa Vladimir Lenin adalah kripto-Yahudi (Yahudi yang menyembunyikan rasnya dari pengetahuan umum). Trotsky, wakilnya dalam kejahatan dan pembunuhan massal adalah seorang Yahudi yang tinggal di Bronx, New York dengan nama asli Im Bronstein. Stalin, urutan ketiga dalam troika Soviet adalah peranakan Yahudi dan bahasa Yahudi menjadi satu-satunya bahasa yang digunakan di rumah masa kecilnya di Georgia. Nama keluarga Stalin yang sebenarnya adalah Dzhugashvilli (Yahudi).2
Karl Marx adalah seorang Yahudi Jerman yang kakeknya bekerja sebagai rabbi dan seluruh Revolusi Bolshevik Komunis dibiayai oleh klan Rothschild Yahudi dan Warburg Yahudi di Jerman, berkongsi dengan Warburg Yahudi dan Schiff Yahudi di Amerika Serikat.

Komunisme adalah Yahudi dari segala sisi. Pandangan Marx dan naskah-naskah klasiknya, The Capitalists dan The Communist Manifesto, adalah ekspresi ideologis Kabala Yahudi, yang juga merupakan landasan bagi teori Marx tentang materialisme dialektis dan evolusi kelas ekonomi, manifestasi khusus dialektika Hegelian dan Iluminisme Weishaupt. Tulisan Albert Pike dalam Morals and Dogma juga langsung dari akuarium Kabala Yahudi. Kelihatannya piranha (ikan pembunuh umat manusia), semua berenang di kolam tercemar yang sama: Kabalisme Yahudi dan sihir rabbinis dan despotisme.
Dari Lenin hingga Putin, kita memiliki serentetan garis lurus Kabalisme Yahudi di bawah kedok Komunisme dan sekarang, "Kapitalisme Demokrasi" di bawah Gorbachev, Yeltsin, dan Putin.3
Peneliti Fritz Springmeier menulis dalam ekspose-nya yang sarat fakta dan provokatif, Bloodlines of the Illuminati, mengungkapkan betapa inses-nya penguasa Yahudi Rusia, termasuk pasangan mereka. Pertama, ia mencatat bahwa Stalin menikahi putri orang nomor dua-nya, seorang Yahudi bernama Kaganovich. Istri Boris Yeltsin adalah putri Joseph Stalin dari pernikahan Stalin dengan Rosa Kaganovich. Ayah Rosa adalah llluminati .... Boris Yeltsin dan Rosa diam-diam berdarah Yahudi.

Lenin menikah dengan seorang istri keturunan Yahudi, Krupsakaya. Molotov pun menikahi seorang Yahudi. Dan Stalin menikah dengan wanita Yahudi bermarga Kaganovich. Saudara laki-laki Kaganovich yang berkuasa, Lazar, menduduki jabatan sebagai kepala eksekutif dan dewan politik Partai Komunis dan anak Lazar, Mikhail Kaganovich, menikahi putri Stalin, Svetlana. Nama asli Yahudi dari Boris Yeltsin adalah Baruch Ellia. la, pada gilirannya, merupakan teman baik David Rockefeller.4

Komunisme Rekacipta Yahudi
Saking dominan pengaruh Yahudi dalam rezim komunis dan Teror Merah berdarahnya, Sir Winston Churchill, di surat kabar London Illustrated Herald sampai menyatakan bahwa, "Komunisme adalah rekacipta Yahudi belaka."5 Dan, ia menambahkan, itu bukan hal baru, karena menurut sejarah Yahudi merupakan orang-orang yang mengobarkan revolusi dan teror berdarah. Churchill mengatakan plot revolusioner global Yahudi dapat ditelusuri mundur hingga ke masa Adam Weishaupt dan Ordo Bavarian Illuminatinya (tahun 1776).

Sir Winston Churchill, seorang kripto Yahudi, Mason, penyihir Druid, dan
Perdana Menteri Inggris sewaktu perang dunia
Churchill melanjutkan dengan menekankan bahwa "konspirasi sedunia untuk meruntuhkan peradaban, dan merekonstruksi masyarakat ini ... tumbuh tanpa henti." Sekarang, ia memperingatkan, kawanan penjahat dan pembunuh ini "telah menjadi penguasa kekaisaran Rusia yang sangat besar yang diterima semua kalangan."6
 
Solzhenitsyn mencatat bahwa lebih dari 60 persen pejabat partai Komunis yang memimpin kamp Gulag di Uni Soviet adalah Yahudi. Sejarawan lain memperkirakan jumlahnya 80 persen. Setiap pemimpin Checka, KGB, dan polisi rahasia yang ditakuti adalah Yahudi, termasuk Beria sang Penjagal.
May Day, lluminisme dan Komunisme
Sangat menarik untuk dicatat bahwa Adam Weishaupt, pendiri terkenal llluminati, mendirikan kelompoknya pada tanggal 1 Mei. Persis di hari ini, Komunis di bawah Lenin berpesta. Setiap tahun pada tanggal 1 Mei, parade May Day yang meriah diselenggarakan di Moskow.

Adam Weishaupt, pendiri Illuminati pada tanggal 1 Mei 1776 
Apakah kebetulan belaka bahwa hari paling sakral bagi paganisme dan sihir Beltane, juga diperingati pada tanggal 1 Mei? Pada hari itu, di Eropa yang pagan, anak-anak dan orang dewasa merayakan lambang lingga yang dikenal sebagai May Pole, termasuk adegan penyihir melolong ke arah bulan.7
Serigala dan Freemason
Dalam ekspose Komunisme-nya, Under the Sign of the Scorpio, penulis dan Peneliti Swedia Juri Lina, menulis bagaimana dalam bulan-bulan terakhir, Vladimir Lenin yang sinting, tubuh dan otaknya disiksa oleh sipilis (penyakit yang ditularkan secara seksual), menuntut setiap malam untuk dibawa keluar ke balkon dengan kursi rodanya. Di sana, selama berjam-jam, Lenin yang marah akan melolong dan meraung ke arah bulan seperti serigala yang terluka.8
Lenin, Stalin, Marx dan semua pemimpin Komunis lainnya adalah Freemason. Gorbachev juga dan Yeltsin adalah Mason, anggota Grand Orient Lodge of France dan Soviet Consistory.
Albert Mackey, Mason level 33°, mantan Sovereign Grand Commander, dalam Encyclopedia of Freemasonry-nya yang otoritatif menyatakan bahwa Alexander Kerensky (suksesor langsung Lenin) dan anggota komplotan lain dalam revolusi 1917 melawan Tsar adalah Mason: "Konon, revolusi pertama Maret 1917 dioperasikan dari Lodge (Masonik) dan semua anggota pemerintahan Kerensky milik mereka."9
Semua organisasi Masonik di seluruh dunia diam-diam dijalankan oleh para penguasa Yahudi yang beroperasi di balik layar.10
Saya juga memiliki dokumentasi yang membuktikan bahwa Marx, Lenin, dan kebanyakan pemimpin Komunis lainnya adalah homoseksual yang menyimpang. Sebagian besar, seperti Beria, adalah pedofil juga, dan mereka semua gemar menganiaya dan menistakan wanita. Istri-istri para homoseksual menyimpang ini menjalani kehidupan yang nestapa. Salah seorang istri Stalin bunuh diri.11
Lambang dan Simbol Komunisme
Melihat bagaimana para pendiri dan pemimpin Komunis semuanya Yahudi murtad menjadi Kabalisme, Freemasonri, dan setanisme secara terang-terangan (Marx adalah seorang Imam Besar resmi di sebuah gereja setan), kita bisa merasa yakin lambang dan simbol komunisme juga memiliki asal-usul kabalistik/Masonik/setanik, seperti warna merah yang begitu fanatik dijunjung oleh Wackos Komunis. Mari kita telaah lambang dan simbol Pembunuh Merah, misalnya Komunis.
Tinju Terkepal
Di semua negara dimana politikus dan pemberontak Komunis beroperasi, pria dan wanita yang jahat ini selalu mengidentifikasi diri mereka dengan membuat gerakan tinju terkepal. Beberapa pakar Alkitab mengatakan bahwa, "Tinju terkepal mewakili sikap (membangkang) orang-orang Babel terhadapTuhan."12

Tinju yang mengatup, atau mengepal adalah, dalam filosofi Iluminis, simbol kerahasiaan, penyamaran, dan hermetisisme. Ini menyamarkan dan menyembunyikan rahasia-rahasia mereka dari massa 'sekuler' dan 'vulgar' (non-Iluminis). Menariknya, maknanya sama dengan kaidah Buddhisme.13
Tinju terkepal oleh para petinggi pemerintahan AS, diambil dari buku Codex Magica, Karangan Texe Marrs hal 583

Brigade Intemasional Partai Komunis bertempur dalam perang saudara berdarah di Spanyol. Berikut adalah beberapa penjahat bengis Merah dalam sebuah rapat umum di Barcelona pada tahun 1938
(Foto: Vanity Fair, September 2001, hal. 302)


Jenderal Vo Nguyen Giap adalah pemimpin gerilya legendaris Vietnam Utara yang tentara jembelnya berturut-turut mengusir Jepang, Prancis, dan Amerika dan Vietnam.  Giap turut mendirikan Partai Komunis Vietnam. (Catatan: desain bendera Vietnam adalah bintang lima dengan latar belakang merah)
Pemimpin Afrika Selatan Nelson Mandela, seorang Komunis yang taat, bersama istrinya yang Komunis radikal dan kepala Partai Komunis, Winnie.
Nelson Mandela dan istri, Winnie, memberikan salam Marxis. Winnie Mandela diketahui berpartisipasi dalam sesi penyiksaan dan memimpin sejumlah "pesta kalung" kejadian dimana korban yang terikat dikalungi ban penuh bensin yang dibakar.
(Foto: dari buku In the Words of Nelson Mandela, diedit oleh Jennifer Williams, Carol Publishing Group, 1998, hal. 43)

Dr Peter Ruckman, dalam studi yang menarik tentang hal-hal okultisme hitam dan jahat, memberi judul yang mengejek Black is Beautiful, berkomentar tentang kepalan tinju yang teracung:
Anda akan menemukan 'salam' ini diberikan oleh seluruh anggota Partai Komunis di New York pada tahun 1920, dan Brigade Abraham Lincoln (pro-Stalin), selama perang saudara di Spanyol pada tahun 1930-an.
Berkat 'kebetulan' yang aneh, salam ini diadopsi oleh Black Panthers di Amerika selama tahun 1960-an ... para pengikut Martin Luther King menyebutnya salam "KEKUATAN HITAM."14
Pemimpin Afro-Amerika Liberal terus memanfaatkan salam tersebut sampai hari ini. Jesse Jackson melakukannya nyaris seperti respons otomatis.
 
Salam tinju terkepal, atau lambang tangan, sangat terkenal dalam Freemasonry. Simbol Pertama, atau Due-guard dalam ritual Select Master adalah mengangkat kedua lengan dalam posisi W (siku) dengan tinju kedua tangan terkepal. Ceramah untuk derajat ini dalam Richardson's Monitor of Freemasonry mengatakan:
Simbol Select Master diberikan sebagai berikut: Yang pertama mirip dengan simbol Master Mason. Kedua tinju terkepal, sebagai kiasan terhadap salah satu hukuman kewajiban, yaitu kedua tangan dipotong pada puntungnya.15
Alangkah menarik. Ironisnya, menurut Mason, simbol tinju terkepal berkaitan dengan tangan dipotong pada puntungnya. Para anggota Komunis di luar sana: Mungkin Anda perlu menyimak apa yang diajarkan oleh kroni-kroni Anda di Freemasonri.
Dalam inisiasi untuk Derajat Secret Monitor of the Lodge, simbol tinju terkepal diberikan dalam cara yang sangat mirip dengan salam Komunis, dengan satu tangan dan lengan.

Palu dan Arit
Palu Arit dan Bintang Merah adalah simbol agung bagi paham Komunis
Arit adalah simbol universal Malaikat Maut, yaitu lambang kematian. Tetapi kelompok Komunis menegaskan bahwa palu dan arit mewakili pekerja, atau buruh, kaum proletar, atau orang awam yang direpresentasikan oleh kepemimpinan Komunis.
Meski begitu, palu memiliki arti lain yang relevan, tersembunyi oleh Illuminis setanik yang mensponsori dan terus mensponsori Komunisme. The Herder Dictionary of Symbols mengatakan palu melambangkan kekuasaan dan kekuatan yang mencatat, "Dalam beberapa kebudayaan, kekuatan pelindung magis melawan kejahatan dianggap berasal palu yang ditempa lewat ritual."
Setiap Masonic Lodge memiliki martil, atau palu, yang digunakan oleh Worshipful Master atau penguasa lain yang berwenang. Dalam karyanya yang terkenal, The Secret Doctrine, pendiri Teosofi Helena Blavatsky mengungkapkan bahwa dewa penguasa (Lucifer) membuat palu suci dan menjadi "palu Grand Master of Masonik Lodged".16

Sarah Terry, anggota kelompok beraliansi Masonik Bintang Timur, menelusuri martil atau palu ke belakang hingga palu dewa matahari Nordik, Thor dan mengatakan itu adalah simbol kekuasaan.17
Bintang Merah
Bintang Merah bisa jadi simbol Komunisme paling terkenal. Kalian bisa meneliti lebih jauh makna okultis bintang berujung lima pada buku Codex Magica karangan Texe Marrs, sehingga saya hanya menyimpulkan di sini bahwa bintang adalah simbol dewa palsu dan khususnya sesembahan Iluminisme, Lucifer, dewa matahari yang menyamar dan dipuja oleh Illuminati yang tertipu menganggapnya sebagai 'Malaikat Cahaya dan "Bintang Bersinar."
Tidak disangka, saking populernya Bintang Merah di Rusia, pada akhir tahun 2000, di bawah tekanan petinggi militer dan segmen opini publik, Vladimir Putin, Presiden Rusia, mengembalikan panji merah Soviet sebagai bendera militer dan setuju untuk meresmikan lagi bintang merah era-Soviet sebagai lambang resmi militer Rusia.
Dalam Derajat Perfect Master, anggota Mason yang berkumpul di lodge semuanya mensimulasi drama meratapi kematian saudara mitos mereka, Kristus palsu, Grand Master Hiram Abiff. Amati bintang merah pada peti mati di sini. (Dari Richardson's Monitor of Freemasonry, hah 134)
Bintang sakral bagi semua prajurit, kata Menteri Pertahanan Sergei Ivanov yang berbicara pada pertemuan jenderal-jenderal top Putin yang dihadiri oleh Putin.18

Anehnya atau cukup bisa dimengerti bagi mereka yang tahu, bintang merah sering terlihat di kendaraan dan seragam militer Amerika Serikat. Ini menjadi populer selama Perang Dunia II, di bawah arahan kepemimpinan "petinggi merah" Pentagon yang diberlakukan oleh Presiden Zionis yang fanatik Franklin D. Roosevelt dan walinya yang selalu waspada, cukong Yahudi Bernard Baruch. (Tidak heran buku tahunan West Point Jenderal Eisenhower menyebut Ike sebagai Yahudi Swedia.)
Warna Merah
Warna merah memiliki sejarah yang panjang dan tidak terpuji di bidang pelacuran dan kekerasan. Di India pra-Weda, orang-orang menyembah penjelmaan Siwa sebagai 'dewa merah' dan 'peraung.' Dewa dan planet Mars dikenal oleh orang purba sebagai dewa merah.
Di Skandinavia, dewa utama, Odin, memiliki pakaian, simbol tameng, dan rune berwarna merah. Kematian pahlawan Viking diperingati di kalender sebagai 1red-letter day,' dan kita memiliki frase ini lazim digunakan saat ini.
Burung Robin adalah dewa penyihir di hutan, dan tumbal manusia diper-sembahkan kepada Robin si dada merah, atau Robin Jantan yang terbunuh.
Maju ke masa yang lebih baru-baru ini, kami menemukan bahwa dalam buku okultismenya, A Treatise On The Seven Rays, Direktur Lucis Trust Alice Bailey mengajarkan pentingnya warna dalam okultisme. "Tiga sinar utama," katanya, "adalah merah, biru, dan kuning." Warna merah, Bailey menjelaskan, berkaitan dengan "Tekad atau Kekuatan."19

Dalam The Symbolism of Color, Faber Birren menekankan keutamaan warna merah. Ia mencatat: 20
  • Dalam kepercayaan Mesir kuno, dewa Shu berwarna merah, dan binatang merah melambangkan Seth.
  • Bunga candu merah sakral bagi Ceres, dewi panen.
  • Wajah dewa-anggur Dionysus kadang-kadang dicat merah.
Dalam penelitian saya tentang tradisi okultisme, warna merah selalu menjadi warna api dan darah, kejahatan dan kehancuran, dan tunasila. Bahkan, Iblis sering dibayangkan sebagai binatang merah.
Dan bukankah itu sesuai dengan Komunisme/binatang merah?


--------------------------------
Sumber :
  1. Aleksandr Solzhenitsyn, Two Hundred Years Together (Russia); juga lihat Solzhenitsyn, The Gulag Archipelago.
  2. "Was Stalin A Rothschild?," oleh Clifford Shack, www. geocities.com/cliffshack/stalinrothschild.html.
  3. "Truth About The Worlds Bankers," Myron C. Fagan (cassette tape series).
  4. Fritz Springmeier, Bloodlines of the Illuminati (Austin, TX; Ambassador House, 2002).
  5. Winston Churchill, London Illustrated Herald, 8 Februari 1920.
  6. Ibid.
  7. John Sharkey, Celtic Mysteries: The Ancient Religion (London: Thames and Hudson, 1924), hal. 18.
  8. Juri Lina, Under The Sign of the Scorpion (Stockholm: Referent Publishing, 2002).
  9. Albert G. Mackey, Encyclopedia of Freemasonry and Kindred Sciences (Chicago: Masonic History Company, 1896 dan 1912).
  10. Don Bell, "And the Barbarians Captured the Beloved Country,* Don Bell Reports #55, 12 November 1955; juga lihat The Axis of Death, by D. C. Yermak (Yunani).
  11. Richard Wurmbrand, Marx and Satan (Bartlesville, OK: living Sacrifice Book Company, 1986), juga lihat Robert Payne, Marx; A Biography and Juri Lina, op.cit.
  12. Allen Bonck, America: The Daughter of Babylon (Chichester, England: New Wine Press, 1989).
  13. A Dictionary of Symbols, diedit oleh Jean Chevalier dan Alain Gheerbandt (New York: Penguin Books, 1996).
  14. Peter Ruckman, Black is Beautiful (Pensacola, FL: Bible Believers Press, 1995).
  15. Jabez Richardson, Richardson's Monitor of Freemasonry (1860), hal. 84
  16. Helena P. Blavatsky, The Secret Doctrine (Covina, CA: Theosophical University Press, 1947).
  17. Cathy Burns, Hidden Secrets of the Eastern Star (Mt. Carmel, PA: Sharing, 1994).
  18. Sergei Ivanov, quoted by Vladimir Isachenkov, "Putin Brings Back Soviet Red Star," Associated Press, 26 November 2000.
  19. Alice Bailey, A Treatise On the Seven Rays (New York: Lucis Publishing), hal. 127. I
  20. Faber Birren, The Symbolism of Color (Seacaucus, NJ: Citadel Press, 1988).

0 HAARP: Sebuah Sistem Pengatur Cuaca Sebagai Senjata Potensial

"HAARP dapat mengubah iklim, memicu gempa bumi dan gunung berapi dari jarak jauh melalui penggunaan gelombang elektromagnetik"
(Mentri Pertahanan AS 1997, William S. Cohen)
Salah satu proyek yang banyak dibahas dan meliputi baik aplikasi geofisika sipil maupun militer adalah Program Riset Aurora Aktif Frekuensi Tinggi (High-frequency Active Auroral Research Program, HAARP). Meskipun para pendukung HAARP mengklaim bahwa program tersebut tidak lebih dan stasiun penelitian sipil sederhana yang dirancang untuk menyelidiki sifat dari atmosfer atas, namun hanya sedikit peneliti yang mempercayai penjelasan tersebut. 

HAARP memang memiliki penampilan sebuah proyek sipil dengan akses terbuka dan pekerjaan yang dilakukan oleh para ilmuwan sipil. Namun, proyek ini dikelola oleh gabungan komite Angkatan Udara dan Laut AS serta didanai oleh anggaran Departemen Pertahanan (Department of Defense atau DoD). Program ini berkenaan dengan Instrumen Penelitian lonosfer (IRI), diselesaikan oleh salah satu kontraktor pertahanan terbesar di dunia yang bekerja di bawah arahan Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA), organisasi pusat penelitian dan pengembangan (R&D) untuk Departemen Pertahanan. DARPA mengelola dan mengarahkan proyek R&D dasar dan terapan yang terpilih untuk DoD yang mencari riset dan teknologi di mana memiliki resiko dan biaya yang amat tinggi, keberhasilan HAARP memberikan kemajuan yang dramatis bagi peran dan misi militer tradisional.
HAARP mulai dibangun sejak tahun 1990, HAARP IRI terdiri dari antena-antena yang dibangun di sebidang lokasi di wilayah tenggara Alaska. Fasilitas ini diselesaikan akhir tahun 2005 dengan pengumuman yang dicantumkan di situs DARPA pada bulan Maret 2006. HAARP merupakan pemancar frekuensi radio (radio frequency atau RF), dengan daya pancar efektif 3,6 juta watt, lebih 72.000 kali lebih kuat daripada daya pancar stasiun radio AM tunggal di Amerika Serikat (50.000 watt). IRI menggunakan kemampuan unik yang telah dipatenkan untuk memfokuskan energi RF yang dihasilkan oleh sebidang antena-antena tersebut, menyuntikkan ke sebuah tempat di bagian paling atas dari atmosfer. Tembakan energi ini memanaskan atmosfer tipis wilayah ionosfer beberapa ribu derajat, inilah kenapa kemudian HAARP disebut sebagai perangkat pemanas ionosfir. Pemanas ini memungkinkan para ilmuwan untuk melakukan sejumlah hal dengan ionosfer seperti pengendalian dan pengarahan kekuatan yang terkait pengaruh ionosfer.
Sebuah dokumen HAARP awal menyatakan:
Inti dari program ini adalah pengembangan kemampuan pemanas ionosfir yang unik untuk melakukan percobaan perintis yang diperlukan untuk menilai secara memadai potensi pemanfaatan teknologi peningkatan ionosfir untuk kepentingan Departemen Pertahanan.

Komplek HAARP apabila dilihat dari atas
Kenapa harus dikelola oleh Departemen Pertahanan? Dan apakah yang menjadi tujuan Departemen Pertahanan? Apakah untuk mempersiapkan perang? Bagaimana mungkin tujuan itu bisa dicapai? Teknologi apa yang akan dibutuhkan untuk memenangkan perang masa depan? 
Pada 23 Maret 1983 Presiden Ronald Reagan berseru, "Masyarakat ilmiah di negara kita, mereka yang memberi kita senjata nuklir, agar mengubah bakat besar mereka sekarang untuk kemanusiaan dan perdamaian dunia, agar memberikan sarana kepada kita untuk mengganti senjata nuklir yang telah tidak berfungsi dan usang." 
Inisiatif Reagan tersebut membuat akademi industri militer Amerika Serikat melakukan perburuan senjata terbesar dan termahal dalam sejarah manusia.
Pada Agustus 2002 State Duma (semacam Kongres atau Parlemen) Rusia menyatakan keprihatinan tentang HAARP dan menyebutnya sebagai program untuk mengembangkan "jenis senjata kualitas baru". Sebuah gabungan Komisi Urusan Luar Negeri dan Komisi Pertahanan State Duma Rusia mengeluarkan laporan yang mengatakan: Di bawah High Frequency Active Auroral Research Program (HAARP) Amerika Serikat menciptakan senjata geofisika baru yang integral dan dapat mempengaruhi medium di dekat Bumi dengan gelombang radio frekuensi tinggi. Signifikansi lompatan kualitatif ini bisa disamakan dengan transisi dari senjata tangan menjadi senjata api, atau dari senjata konvensional menjadi senjata nuklir. Jenis senjata baru ini berbeda dengan jenis sebelumnya karena medium dekat Bumi ini merupakan kesatuan yang memiliki pengaruh terhadap berbagai komponen yang berada di dalamnya.
Laporan tersebut lebih lanjut menyatakan bahwa rencana AS untuk membawa percobaan ilmiah skala besar di bawah Program HAARP, dan tidak dikontrol oleh masyarakat global, akan membuat senjata yang mampu mengacaukan komunikasi radio, mengganggu peralatan yang terpasang pada pesawat ruang angkasa dan roket, menimbulkan kecelakaan serius dalam jaringan listrik dan jaringan minyak dan pipa gas dan memiliki dampak negatif pada kesehatan mental orang-orang di seluruh tempat.
Teknologi ini pernah mengalami penolakan yang  ditandatangani  oleh  90  deputi dan menuntut agar larangan internasional diberlakukan pada percobaan geofisika berskala besar yang dikirimkan ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan organisasi internasional lainnya, demikian juga kepada parlemen  dan pemimpin negara-negara anggota PBB, kepada masyarakat ilmiah dan media massa, namun sayangnya penolakan ini kurang ditanggapi secara serius.

Apakah tujuan diciptakannya HAARP? Inilah tujuannya...
  1. Pengendali Cuaca, Penciptaan senjata pamungkas ini telah diprediksi oleh banyak orang sebelumnya. Seorang ilmuwan kelas dunia seperti Dr. Rosalie Bartell telah mengkonfirmasi bahwa militer Amerika sedang mengerjakan sebuah sistem pengatur cuaca sebagai senjata potensial. Metodenya termasuk mengendalikan badai dan mengatur arah penguapan air di atmosfer bumi untuk menghasilkan banjir di tempat tertentu.

    Bukan hanya Dr Bartell yang mengatakan hal ini, mantan penasehat keamanan gedung putih bernama Zbigniew Brzezinski juga meramalkan hal ini dalam bukunya yang berjudul “Between Two Ages”. Di dalam bukunya, Ia menulis :

    “Tekonologi akan menyediakan teknik untuk melakukan peperangan rahasia yang hanya membutuhkan sedikit pasukan, seperti teknik memodifikasi cuaca yang dapat menimbulkan badai yang berkepanjangan.”

    Marc Filterman, seorang mantan pejabat militer Perancis pernah mengatakan bahwa Amerika telah memiliki teknologi untuk memanipulasi frekuensi radio untuk melepaskan kondisi cuaca tertentu seperti badai dan Topan
  2. Mengendalikan Pikiran, HAARP dirancang untuk menyelimuti dunia dengan frekuensi radio ultra rendah (EXTREMELY LOW FREQUENCY atau ELF) pada frekuensi yang sama persis rendahnya dengan gelombang otak, sebuah sejata pengendali pikiran. Untuk mengetahui cara kerja HAARP ini dengan detail kalian bisa membaca buku yang diterbitkan pada tahun 1998 yang berjudul HAARP: The Ultimate Weapon of the Conspiracy, karya Jerry E. Smith. Kalian juga bisa merujuk pada buku Planet Earth: The Latest Weapon of War karya Dr. Rosalie Bertell.

    Setelah dua puluh tahun mempelajari teknologi pengendali pikiran, hal pertama yang berada di pikiran Jerry E. Smith mengenai HAARP adalah sama persis seperti apa yang dikatakan oleh Mentri Pertahan AS, William S. Cohen. HAARP secara tidak sengaja dapat menyebabkan gangguan mental di seluruh benua tanpa disadari ilmuwan yang terlibat di dalamnya. Lebih buruk lagi, mereka sengaja menggunakannya untuk tujuan rahasia, HAARP bisa menjadi perangkat pengendali pikiran global utama, persis seperti apa yang menjadi tujuan New World Order oleh Komite 300.

    Hal ini diakui juga oleh peneliti lainnya, yaitu Begich dan Manning ketika mereka menulis "Vandalisme In The Sky?", mereka mengutip dari Brzezinski tentang proposal dari Dr Macdonald:

    Para ahli srategi politik tergoda untuk mengeksploitasi penelitian mengenai otak dan perilaku manusia. Geofisikawan Gordon JF. MacDonald, spesialis dalam masalah Perang mengatakan "sebuah hantaman elektronik buatan yang mengejutkan dan pada waktu yang tepat... bisa menyebabkan pola osilasi yang menghasilkan tingkat daya yang relatif tinggi atas daerah tertentu di Bumi... Dengan cara ini, seseorang dapat mengembangkan sebuah sistem yang secara serius akan merusak kinerja otak populasi yang sangat besar dalam daerah terpilih selama jangka panjang.."
  3. Melindungi Dari Bahaya Nuklir, Teknologi HAARP dapat mendeteksi benda frekuensi sinyal rendah seperti pesawat dan missile melalui udara, sehingga membuat teknologi lainnya kalah canggih. HAARP juga didukung oleh Radar Cakrawala atau Over The Horizon Radar, yaitu radar yang mencakup seluruh dunia karena penghubungnya adalah atmosfer (ionosfer). Tidak dapat diragukan lagi akurasi dari radar HAARP karena gelombang radio bekerja pada atmosfer ini.
  4. Menciptakan Gempa Bumi Buatan, Memicu suatu wilayah tertentu menjadi diguncang gempa bumi. Dan efek HAARP ini bisa diteliti ketika terjadi gempa bumi di Jepang pada tahun 2011 lalu.
    Aktifitas HAARP saat gempa di Jepang (3/11/2011)
    Credit : www.haarp.alaska.edu


    Contrail di awan yang terbentuk ketika terjadi gempa di Jepang tahun 2011

Cara kerja HAARP

Cara kerja HAARP adalah dengan memanaskan lapisan atmosfer di tingkat ionosfir. Hal ini dapat memanipulasi keadaan langit disekitarnya, sehingga pada masa percobaan dapat terjadi suatu hal yang tidak diinginkan misalnya terjadi badai, gempa bumi, gangguan sinyal dan lain-lain. Dengan menentukan satu titik lokasi ionosfir yang akan dipanaskan, maka tekanan yang berada di atmosfer juga akan naik. Tekanan yang terbentuk dikumpulkan di satu titik dan terbentuklah manipulasi jetstream (arus jet).
Cara kerja HAARP
Efek buruk HAARP pada ionosfir
Bentuk manipulasi jetstream (arus jet) yang di lakukan oleh HAARP, menciptakan kerusakan di lapisan atmosfer bumi

Lubang yang tercipta di awan yang disebabkan oleh HAARP
David Yarrow, seorang peneliti dengan latar belakang bidang elektronik mengatakan bahwa interaksi ini akan menyebabkan ionosfer menjadi robek. Padahal ionosfer-lah yang melindungi kita dari radiasi matahari yang ganas.Charles Yost peneliti lain dari North Carolina berkata,”Jika ionosfer terganggu, maka atmosfer dibawahnya pasti akan terganggu.”
Bagi ilmuwan, kekuatiran utamanya adalah kerusakan terhadap ionosfer bumi. Namun bagi penganut teori konspirasi, kekuatiran utamanya adalah kehadiran senjata pemusnah massal.
Menurut militer, tidak ada tujuan untuk menciptakan senjata pemusnah massal. Aplikasi HAARP hanyalah digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas pertahanan Amerika seperti untuk menciptakan sistem komunikasi kapal selam yang lebih efisien, memantau dan menangkal serangan rudal yang datang tiba-tiba dan untuk memantau topografi wilayah luas untuk tujuan pertahanan.
Walaupun militer telah menyangkal, namun dokumen yang dirilis oleh militer jelas mengatakan bahwa HAARP didirikan memang untuk kepentingan departemen pertahanan, dan untuk apa lagi kalau bukan untuk mempersiapkan perang.
---------------------------------------------
Sumber :
Weather Warfare, Jerry E. Smith
http://akhirzaman.info
http://firtstest.wordpress.com
http://indocropcircles.wordpress.com

0 Hukum Berafiliasi Kepada Gerakan Freemasonry

Hukum Berafiliasi Kepada Gerakan Freemasonry, Keputusan Lembaga Pengkajian Fikih (Al-Mujamma' al-Fiqhi)

Segala puji bagi Allah, shalawat serta salam semoga dilimpah-kan kepada Rasulullah, keluarga besar, para sahabat serta orang-orang yang berjalan di bawah petunjuk beliau صلی الله عليه وسلم. Amma ba'du: Dalam simposium pertamanya di Mekkah yang diselenggarakan pada tanggal 10 Sya'ban 1398 H, bertepatan dengan tanggal 15 Juli 1978 M, al-Mujamma' al-Fiqhiy telah membahas diskursus seputar 'organisasi freemasonry dan orang-orang yang berafiliasi kepadanya serta hukum syariat Islam terhadapnya'.

Seluruh anggota telah melakukan penelitian yang seksama tentang organisasi yang berbahaya ini dan telah membahas tulisan seputarnya baik edisi lama ataupun yang terkini, demikian juga dokumen-dokumen terkait yang telah disebarluaskan dan ditulis oleh para anggotanya dan sebagian para tokohnya, berupa karya-karya tulis dan artikel-artikel yang dimuat di berbagai majalah yang menjadi corongnya. Berdasarkan sejumlah tulisan dan teks yang telah diteliti darinya, al-Mujamma' telah mendapatkan gambaran yang jelas dan tak dapat diragukan lagi sebagai berikut:

1. Freemasonry adalah organisasi rahasia yang terkadang merahasiakan operasinya dan terkadang menampakkannya sesuai dengan situasi dan kondisi, akan tetapi prinsip-prinsip kerjanya yang substansial adalah kerahasiaan dalam setiap kondisi, tidak dapat diketahui bahkan oleh para anggotanya sendiri kecuali oleh tim inti yang telah melewati tahapan eksperimen yang beragam mencapai karir tertinggi di dalamnya.

2. Ia membina kontak antar para anggotanya di seluruh penjuru dunia berdasarkan pilar lahiriah semata untuk mengecoh para anggota yang bodoh (tidak diandalkan), yaitu persaudaraan insani semu yang dijalin antar para anggota tanpa membeda-bedakan keyakinan, sekte dan aliran yang beragam.

3. Ia mengincar orang-orang penting untuk masuk ke dalam keanggotaannya dengan cara iming-iming kepentingan pribadi berdasarkan pilar 'bahwa setiap saudara sesama anggota freemasonry ditempa untuk membantu setiap anggota freemasonry lainnya di bumi manapun dia berada; membantu hajatnya, tujuan dan problematikanya, mendukung tujuan-tujuannya bila dia termasuk orang-orang yang memiliki ambisi politik dan membantunya pula bila dia berada dalam suatu kesulitan, apapun dasar bantuan itu, baik berada di pihak yang benar ataupun batil, berbuat zhalim ataupun dizhalimi meskipun secara lahirnya ia menutup-nutupi hal itu di mana sebenarnya ia menolongnya di atas kebatilan. Ini merupakan iming-iming yang paling serius dalam mengincar orang-orang dari ber-bagai level sosial dan kemudian menarik dari mereka sumbangan dana keanggotaan yang tidak sedikit.

4. Keanggotaan dilakukan pada prosesi penobatan anggota baru di bawah acara resmi simbolik yang menyeramkan guna meneror si anggota bilamana berani melanggar peraturan-peraturannya sedangkan perintah-perintah yang diberikan kepadanya diatur berdasarkan urutan levelnya.

5. Sesungguhnya para anggota yang bodoh dibiarkan bebas melakukan ritualitas keagamaannya. Organisasi hanya memanfaatkan mereka dalam batasan yang sesuai dengan kondisi mereka saja di mana (di dalam keanggotaan) mereka ini akan tetap berada pada level bawah. Sedangkan para anggota yang atheis atau siap untuk menjadi atheis, level mereka akan naik secara bertahap dengan melihat kepada pengalaman-pengalaman dan ujian-ujian yang gencar sesuai dengan kesiapan mental mereka dalam menjalankan program-program kerja dan prinsip-prinsip organisasi yang amat berbahaya itu.

6. Organisasi ini memiliki target-target politis dan memiliki andil dan campur tangan dalam mayoritas peristiwa penggulingan kekuasaan politik, militer dan perubahan-perubahan berbahaya lainnya baik secara terang-terangan maupun terselubung.

7. Secara prinsip kerja dan organisasi, ia lahir dari gerakan Yahudi dan secara administratif berada di bawah Manajemen Yahudi internasional tingkat tinggi, serta secara operasionil senyawa dengan gerakan Zionis.

8. Tujuan-tujuannya yang hakiki dan terselubung adalah anti semua agama guna menghancurkannya secara keseluruhan, dan secara khusus menghancurkan Islam di dalam jiwa-jiwa penganutnya.

9. Organisasi ini sangat antusias memilih para anggotanya dari kalangan orang-orang yang memiliki jabatan tinggi; baik di bidang finansial, politis, sosial ataupun ilmiah. Atau kedudukan apa saja yang sekiranya dapat memanfaatkan orang-orang berpengaruh di masyarakat mereka. Sedangkan afiliasi orang-orang yang tidak dapat dimanfaatkan kedudukannya, tidak begitu penting bagi organisasi ini, karenanya ia hanya sangat antusias terhadap bergabungnya para kepala negara, menteri-menteri dan para petinggi suatu negara serta orang-orang semisal itu.

10.Organisasi ini memiliki banyak cabang yang memakai nama-nama lainnya untuk mengecoh dan mengalihkan perhatian orang sehingga ia bisa melakukan aktifitas-aktifitasnya di bawah nama-nama yang beragam tersebut bilamana mendapatkan penentangan jika memakai nama freemasonry pada kawasan tertentu. Cabang-cabang terselubung dengan nama-nama yang beragam tersebut, di antaranya: organisasi hitam, Rotary Club, Lions Club, dan prinsip-prinsip serta aktifitas-aktifitas busuk lainnya yang bertentangan dan bertolak-belakang secara total dengan kaidah-kaidah Islam. Telah tampak jelas bagi al-Mujamma' korelasi yang kental antara organisasi freemasonry dan gerakan Yahudi-Zionis. Karenanya, ia berhasil mengontrol aktifitas kebanyakan para pejabat di negara-negara Arab dalam masalah Palestina dan menghalangi mereka dari kewajiban terhadap masalah besar Islam ini demi kepentingan orang-orang Yahudi dan zionisme internasional. Oleh karena itu dan berdasarkan informasi-informasi lain yang rinci tentang kegiatan freemasonry, bahayanya yang besar, pengelabuannya yang demikian busuk dan tujuan-tujuannya yang licik, al-Mujamma' al-Fiqhiy memutuskan untuk menganggap 'Freemasonry' sebagai organisasi paling berbahaya yang merusak Islam dan kaum Muslimin. Demikian pula, siapa saja yang berafiliasi kepadanya secara sadar akan hakikat dan tujuan-tujuannya maka dia telah kafir terhadap Islam dan menyelisihi para penganutnya. 

Wallahu Waliy at-Taufiq.
-----------------------------
Rujukan: Kumpulan fatwa Islam dari Sejumlah ulama, Jilid I, hal. 115-117. Disalin dari buku Fatwa-Fatwa Terkini Jilid 1, penerbit Darul Haq.

Minggu, 28 Desember 2014

0 Bagaimana Budaya Dikendalikan Illuminati

Sebuah sistem yang meresap ke dalam alam pikiran kita, mengalihkan kita dari kebenaran dan menempatkan kita ke dalam budaya limbo (tempat atau penjara atau kurungan – tempat bagi orang yang terlupakan) di mana nilai-nilai kehidupan yang sebenarnya sangat sedikit.

“CIA secara aktif mempromosikan seni abstrak modern, seni yang terputus dari identitas manusia dan aspirasinya, seni yang setiap anak atau monyet bisa menghasilkannya.”

“Kita sudah menciptakan sesuatu untuk mengendalikan pikiran masyarakat goyim … [mereka] melihat melalui kacamata kita yang telah dirancang sedemikan rupa.” (Protocols of Zion, 12)

“Tidak ada yang lebih daripada seorang budak, mereka yang berpikir bebas tapi tanpa kebebasan.” ( Goethe )

W. Eugene Groves adalah seorang Amerika muda idealis yang ingin mengabdi kepada  negaranya.

Setelah mendapatkan beasiswa Rhodes, dia memastikan untuk memimpin Asosiasi Mahasiswa Nasional – the National Student Association pada tahun 1966. Tapi, Presiden Philip Sherburne membiarkan Groves dalam rahasia: NSA diam-diam didanai oleh CIA.

Sampai batas ini, Groves pernah menjadi anggota “tanpa menyadarinya”, sebagai korban penipuan. Tetapi sebagai Presiden, tentu saja dia harus tahu apa yang sebenarnya. Dia harus  menjadi peserta “yang sadar”.

Selama Perang Dingin, CIA diam-diam mendanai dan mengendalikan sejumlah mahasiswa Amerika Serikat, buruh, organisasi- organisasi keagamaan, politik dan seni, menurut buku “The Mighty Wurlitzer” ( 2008 ) oleh Hugh Wilford.

Mereka mencontoh organisasi “Front Rakyat” model propagandis Soviet Willi Munzenberg, dengan sungguh-sungguh merekrut orang Barat (Sosialis dan Liberal) dalam berbagai alasan “anti fasis”nya. Kelompok-kelompok yang tampaknya spontan namun secara diam-diam didanai dan diatur oleh Moskow (melalui CPUSA) dan dengan halus mempromosikan Komunisme. Munzenberg menyebut mereka dengan nama “innocents’ clubs.” – “klub tak bersalah.”

Ini tidak biasa bahwa CIA mau meniru taktik Komintern. Dengan terselubung, keduanya mengabdikan diri kepada para bankir sentral Yahudi Kabalis dan jaringan Masonik, mereka kini telah mensubversi semua lembaga swasta dan publik yang signifikan di Barat.

Jadi sementara Hugh Walford menunjukkan bahwa CIA membina “anti–komunis” kiri, namun pada kenyataannya hal itu mengendalikan dialog pasca-perang, mendorong ilusi bahwa Perang Dingin itu nyata, dan mempromosikan mentalitas kolektif tertentu.

Lelucon terkenal Rusia menyatakan bahwa : “Di bawah Kapitalisme, manusia mengeksploitasi manusia, sementara di bawah Komunisme adalah sebaliknya.”

(“The Mighty Wurlitzer”, Buku tahun 2008 ini menjelaskan bagaimana bankir Illuminati “memainkan” Amerika ).

Seperti kita ketahui, tidak banyak perbedaan antara monopoli Kapitalisme dan Komunisme. Di bawah Komunisme, Negara memiliki perusahaan dan para bankir Illuminati memiliki Negara. Di bawah monopoli Kapitalisme, perusahaan-perusahaan memiliki Negara, dan bankir Illuminati memiliki perusahaan.

Keduanya membaktikan dirinya kepada para bankir pengikut Setan dan memberikan monopoli total dalam bidang politik, budaya, ekonomi dan spiritual, yaitu Tata Dunia Baru – the New World Order.

Satu-satunya perbedaan adalah, di Barat ada ilusi kebebasan dan demokrasi.

Hamba-hamba para bankir Illuminati yang “sadar” dipilih untuk memimpin pemerintahan dan organisasi, sementara tanpa disadari rakyat yang menjadi korban penipuan mengabadikan dirinya kepada ilusi masyarakat bebas. Masyarakat juga merupakan korban penipuan yang tanpa disadari dipelihara dalam keadaan koma oleh sistem pendidikan dan media massa.

Dilema Eugene Groves terselesaikan ketika Ramparts Magazine dan the New York Times mengekspos mahasiswa program CIA. Sekarang Anda bertanya, mengapa yang dikendalikan mau mengekspos sipengendali? Nah kadang-kadang korban penipuan menjadi penyebab  gagalnya suatu pekerjaan. Pada akhirnya, bagaimanapun CIA dan Amerika Serikat didiskreditkan hal tersebut merupakan  keuntungan untuk Illuminati. Mereka bekerja di kedua belah pihak melawan golongan Tengah. Tapi Anda tidak akan pernah melihat the New York Times menyerang bank sentral.

Groves mengatur transisi asosiasi mahasiswa untuk kebebasan dan kemudian berhenti. Katanya, “Dunia telah kehilangan kemurniannya,”. “Aku ingin keluar.” (Wolford, 5)


BUDAYA (CULTURE)

Bagaimana kita mengetahui, apa yang kita ketahui? Kita diajari oleh media massa dan sistem pendidikan. Tapi bagaimana jika mereka disubversi oleh sebuah perkumpulan rahasia pengikut setan, yaitu Illuminati? (yakni Yahudi Kabalis dan Freemasonry.)

“Modernisme” merupakan cerminan penyimpangan secara bertahap terhadap realitas dan moralitas yang direkayasa oleh bankir Illuminati. Apa yang kita anggap sebagai “kemajuan” sebenarnya merupakan kemajuan dari agenda mereka yaitu agenda si penyembah Setan. Memang terjadi sebuah perubahan yang “mengubah dunia.” (mengubah dari  Tata Dunia Lama menuju kepada Tata Dunia Baru, yaitu yang seharusnya penyembahan hanya kepada Tuhan Yang Maha Esa diubahnya menjadi penyembahan kepada Lucifer atau Setan, atau mengubah realitas ciptaan Tuhan kepada ilusi ciptaan Setan-AZ, QS. al-Hijr 15:39)

Media massa dan sistem pendidikan mempromosikan pengasingan realitas. Kebenaran ditekan. Kebohongan yang disebarluaskan. Perilaku negatif atau akhlak yang merusak diri sendiri digambarkan dengan penerangan yang positif.

Modernisme adalah solipsisme (teori yang memandang bahwa hanya dirinya sendiri yang merupakan realitas) dimana kesesatan para bankir ‘menjadi norma yang diyakini sebagai kebenaran’. Misalnya, CIA aktif mempromosikan seni abstrak modern, seni yang terputus dari identitas manusia dan aspirasinya, seni yang setiap anak atau monyet bisa melakukannya.

Mereka membiayai majalah budaya seperti, (Encounter, Partisan Review) kritikus (Clement Greenberg) dan museum seni melalui jaringan yayasan dan jutawan Illuminati seperti Nelson Rockefeller dan John Hay Whitney .

“Banyak seniman dalam gerakan ini memiliki latar belakang radikal seperti (Jackson Pollock, Mark Rothko dan Franz Kline misalnya …) lukisan mereka, dengan ekspresi kesadaran gestural artis dan penolakan total terhadap representasi, merupakan celaan besar terhadap …  seni Soviet … ” ( p.106 )
Sambil berpura-pura menolak realisme sosialis, CIA memajukan agenda komunis yang membuat seni bertentangan, tidak relevan dan jelek.

Cerita yang sama dapat diterapkan juga untuk sastra modern di mana “anti-pahlawan,” yaitu orang luar terasing dan orang yang tidak dapat menyesuaikan diri (dengan perintah Tuhan-AZ) yaitu Yahudi Illuminati menjadi pahlawan. “Pahlawan” bukan komunitas pembangun tetapi pemberontak penyembah Lucifer, perusak dalam doktrin Kabalis.

Demikian pula, kritik sastra modern merupakan bahasa sihir (linguistic voodoo) memisahkan  dari penulis realitas sosial, biografi atau tujuan. Sastra diperlakukan seperti artefak mandiri. Kata atau kalimat yang terisolasi dianalisa seperti tulisan suci. Kritik ini adalah ortodoksi ketika saya kuliah di universitas. Aku bertanya-tanya mengapa plasebo ini disajikan sebagai “kebenaran.” Sekarang aku tahu.

Cerita yang sama dapat diulang dalam musik, TV dan film. Ceritera ini telah meyakinkan setiap orang bahwa seorang perawan muda yang subur adalah seorang Dewi, cinta romantis dan seks adalah obat ajaib serta sebagai tujuan hidup. (Apa bedanya dengan seks yang dilakukan oleh pagan penyembah setan Illuminati? )

Dengan demikian bagaimana orang-orang yang bingung, menyimpang dari kebenaran Tuhan dan pengkhianat umat manusia ditempatkan ke dalam semua posisi pemimpin. Hanya karena melihat dipakainya semua logo dengan imitatif (matahari terbit), titik, piramida (segitiga) atau kombinasi dari ketiganya. Semua logo ada dimana-mana. Coba tebak? Sementara kita sedang tidur, seorang pemuja setan mengambil alih.

Agar seni menjadi relevan, harus menyampaikan pesan pemuja setan yang merupakan kanker perusak masyarakat ini.

Feminisme 
 
Feminisme gelombang kedua sebagai “popular front” lainnya yang disponsori oleh Illuminati   yang dalam mengekspresikannya menyamar sebagai akar rumput. Gloria Steinem, dari keluarga broken home Yahudi, sebenarnya seorang yang tidak cocok atau tidak dapat menyesuaikan diri dengan keadaan situasi tertentu, dipilih untuk memimpinnya. Clay Felker, yang pada tahun 1950 bekerja sama dengan Steinem di “Biro Riset Independen,” CIA (student front lainnya) mengatur kampanye media. Rupanya Felker bukanlah seorang Yahudi.

Pada tahun 1968, Felker memperkerjakan Steinem di majalah New York. Ia menerbitkan edisi perdana 40 – halaman MS Magazine sebagai suplemen di New York.

Pada tahun 1975, Redstockings, sebuah majalah feminis radikal,  menelanjangi hubungan  Steinem dengan CIA. Mereka mengungkapkan bahwa Majalah MS didanai oleh Warner Communications dan Katherine Graham, keduanya adalah pimpinan CIA.

Pada tahun 1979, ketika Redstockings mencoba untuk membukukan laporannya, penerbit Random House dipaksa untuk menghapusnya oleh kedua pimpinan CIA di atas dan penyandang dana gerakan feminisme, yaitu Ford Foundation. Mereka merekayasa sedemikian rupa sehingga feminisme terlihat seperti gerakan akar rumput yang spontan, seolah merupakan perubahan sosial alami, bukan merupakan hasil rekayasa sosial elit.

Pada saat yang sama, penulis seperti saya yang mempromosikan heteroseksualitas dengan dipublikasikan sendiri, diabaikan di media massa. Jadi kulture yang ada hanyalah dibuat-buat. (lihat juga Kerry Bolton, Revolution from Above, hal.168)

Kesimpulan
Para bankir Kabalis telah mensubversi lembaga-lembaga politik dan sosial kita serta  menggunakan pemerintah untuk memperbudak kita sesuai dengan cetak biru dari The Protocols of the Elders of Zion. Manusia seluruhnya di dunia dan pemerintahannya harus  “seperti anak-anak di bawah umur,” demikian kata Protokol.(15)

Selalu ada dua jenis orang Yahudi: mereka yang mengikuti Pemberi Hukum, Musa, di satu sisi, dan Jamaah Baal di sisi lain. Sayangnya, yang terakhir telah menang sambil tetap mempertahankan sebagian kecil prestise Hukum Musa (yang menguntungkan tujuan mereka seperti mengenai Palestina). Dan mereka bergabung dengan para pengkhianat dari setiap latar belakang, (pendidikan,  bangsa dan agama) yang tanpa ragu-ragu mengkhianati sesama mereka untuk keuntungan pribadi.
Sepanjang sejarah, para penyembah Lucifer ini telah mengobarkan perang melawan Tuhan, Sang pencipta spiritual yang secara alami melekat kepada diri manusia. Mereka telah berusaha untuk meniadakan Tuhan dan memperbudak manusia, dan keberhasilan mereka sudah semakin sangat dekat. Inilah makna esoteris sebenarnya dari “revolusi.”

Sebagian besar dari keberhasilan yang telah mereka capai ini menyebabkan penghancuran empat sumber identitas manusia dan maknanya : ras, agama (Tuhan), bangsa dan keluarga (gender.) Mereka melakukannya dengan menciptakan satu ras, satu agama, satu gender dan satu Pemerintahan Dunia. Pada saat yang sama, kulture kita semakin tak menentu, bejat dan tak berarti.

Bahkan bakteri pun memiliki budaya. Budaya sejati adalah pencarian untuk mengekspresikan dan mewujudkan cita-cita spiritual yang universal seperti Kebenaran, Keadilan dan Keindahan, yaitu Tuhan. Ketika Tuhan ditolak, manusia pergi ke arah lain : kerusakan moral, yaitu apa yang diterima sebagai budaya hari ini. (Oleh: Henry Makow Ph.D).

0 Di Rumah Rotschilds Lahir Protocol Of Zions Tahun 1773

Protocol of Zions atau Protokolat Zionis merupakan salah satu dokumen paling kontroversial di dunia (baca sebelumnya). Banyak yang menganggap Protokol merupakan sebuah dokumen palsu yang sengaja di buat-buat demi menguntungkan kelompok anti Semit, pandangan ini diwakili oleh kaum Zionis-Yahudi dan para pendukungnya.

Namun sebaliknya, banyak pula yang menganggap Protokolat Zionis ini sungguh-sungguh asli dan bisa dipercaya. (baca sebelumnya) Pandangan yang terakhir ini dianut oleh kebanyakan Dunia Islam dan sejumlah tokoh kemanusiaan di Barat. Bahkan tokoh sekaliber Henry Ford pun masuk ke dalam kelompok ini.

Dalam bukunya The International Jew (1976), Henry Ford menyatakan, “Jika saya ditanya tentang asli tidaknya Protokolat Zionis, maka saya tidak akan mau masuk ke dalam perdebatan panjang itu. Satu-satunya hal yang ingin saya katakan berkenaan dengannya adalah, bahwa semua kejadian yang ada di dunia ini sejalan dengannya…”

Selain keberadaannya yang menimbulkan polemik berkepanjangan, Protokolat Zionis ternyata juga sering disalahkaprahkan sebagai satu dokumen rahasia yang dilahirkan dalam Kongres Zionis Internasional I yang diselenggarakan di Bassel, Swiss tahun 1897. Pandangan ini berangkat dari fakta bahwa di dalam kongres yang dipimpin Theodore Hertzl tersebut, Protokolat Zionis memang disahkan menjadi satu agenda bersama gerakan Zionis Internasional dalam menguasai dunia.

Alhasil, setelah kongres pertama tersebut, Palestina akhirnya jatuh ke tangan kaum Zionis setelah Balfour menulis suratnya yang terkenal (1917). Padahal kala itu Palestina masih berada di bawah kekuasaan Kekhalifahan Turki Utsmaniyah, dan Inggris sama sekali tidak punya hak secuil pun atas tanah Palestina. Setelah Zionis berhasil meruntuhkan kekhalifahan Turki Utsmaniyah pada tanggal 3 Maret 1924, barulah Palestina jatuh ke tangan kelompok Zionis ini. Perang Dunia I dan II juga diyakini merupakan hasil konspirasi mereka.

Pandangan ini ternyata keliru. Benar bahwa jatuhnya kekhalifahan Turki Utsmaniyah, Perang Dunia I dan II, serta sejumlah peristiwa besar dunia, senantiasa merupakan buah dari konspirasi mereka, namun Protokolat Zionis ternyata tidak lahir di dalam Kongres Zionis Internasional di Swiss tahun 1897 tersebut. Protokolat Zionis telah ada jauh sebelum Hertzl menjadi tokoh bepengaruh di dalam gerakan Zionis Internasional. Sejarahnya berawal dari Dinasti Rotshchild di Eropa abad pertengahan.


Dinasti Tameng Merah

Eropa di abad ke-18 merupakan sebuah benua yang terdiri dari banyak kerajaan besar kecil dan sejumlah wilayah kecil yang disebut principalis, semacam kabupaten yang merdeka dan otonom seperti misalnya Monaco dan Lechtenstein. Inggris dan Perancis merupakan dua negara kerajaan besar dan paling berpengaruh.

Setelah Inggris berhasil dikuasai dan para tokoh Mason Amerika berhasil memproklamirkan kemerdekaan negara itu, maka Konspirasi Yahudi Internasional berusaha untuk menaklukkan Perancis. Salah satu tokoh sentral dalam Konspirasi Yahudi Internasional atas Perancis adalah Rothschild, seorang bankir-politikus yang berdarah dingin.

Keluarga Rothschild sejak awal memang keluarga jutawan. Pendiri keluarga ini bernama Moses Amshell Bauer, seorang pemilik modal Yahudi berpengaruh. Sepeninggal Moses, putera bungsunya yang bernama Mayer Amshell Bauer meneruskan usaha ayahnya.

Dalam tempo tidak terlalu lama, usaha warisan ayahnya ini berkembang pesat. Simbol Tameng Merah (Rothcshild) pun kian terkenal. Dan Mayer pun menggunakan gelar Rothschild I. Mayer mendidik kelima anaknya dengan disiplin Yahudi yang tinggi guna dipersiapkan menjadi pengusaha atau bankir yang tangguh.

Pada tahun 1773, Mayer mengundang sekitar duabelas tokoh berpengaruh Yahudi ke kediamannya di Judenstrasse, Frankfurt, guna membahas berbagai perkembangan Eropa terakhir, termasuk mengevaluasi hasil-hasil upaya Konspirasi di Inggris. Dalam pertemuan ini, nama Adam Weishaupt disebut Rothschild sebagai seseorang yang bisa dipercaya untuk menjalankan tugas dari Konspirasi.

Selain mengajukan nama Adam Weishaupt, dalam pertemuan 13 Dinasti Yahudi berpengaruh tersebut, Rothschild juga memaparkan 25 butir langkah strategis bagi kelompok Zionis Internasional untuk menaklukkan dunia. Ke-25 butir langkah strategis inilah yang kelak di tahun 1897 disahkan menjadi agenda bersama gerakan Zionis Internasional.


Isi Protokol Zionis

Jika sekarang Protokolat Zionis yang dikenal hanya berjumlah 24 butir, maka Protokolat Zion yang berasal dari Rotshchild sesungguhnya berisi 25 pasal. Inilah pasal-pasalnya:

1. Manusia itu lebih banyak cenderung pada kejahatan ketimbang kebaikan. Sebab itu, Konspirasi harus mewujudkan ‘hasrat alami’ manusia ini. Hal ini akan diterapkan pada sistem pemerintahan dan kekuasaan. Bukankah pada masa dahulu manusia tunduk kepada penguasa tanpa pernah mengeluarkan kritik atau pembangkangan? Undang-undang hanyalah alat untuk membatasi rakyat, bukan untuk penguasa.

2. Kebebasan politik sesungguhnya utopis. Walau begitu, Konspirasi harus mempropagandakan ini ke tengah rakyat. Jika hal itu sudah dimakan rakyat, maka rakyat akan mudah membuang segala hak dan fasilitas yang telah didapatinya dari penguasa guna memperjuangkan idealisme yang utopis itu. Saat itulah, konspirasi bisa merebut hak dan fasilitas mereka.

3. Kekuatan uang selalu bisa mengalahkan segalanya. Agama yang bisa menguasai rakyat pada masa dahulu, kini mulai digulung dengan kampanye kebebasan. Namun rakyat banyak tidak tahu harus melakukan apa dengan kebebasan itu. Inilah tugas konspirasi untuk mengisinya demi kekuasaan, dengan kekuatan uang.

4. Demi tujuan, segala cara boleh dilakukan. Siapa pun yang ingin berkuasa, dia mestilah meraihnya dengan licik, pemerasan, dan pembalikkan opini. Keluhuran budi, etika, moral, dan sebagainya adalah keburukan dalam dunia politik.

5. Kebenaran adalah kekuatan konspirasi. Dengan kekuatan, segala yang diinginkan akan terlaksana.

6. Bagi kita yang hendak menaklukkan dunia secara finansial, kita harus tetap menjaga kerahasiaan. Suatu saat, kekuatan konspirasi akan mencapai tingkat di mana tidak ada kekuatan lain yang berani untuk menghalangi atau menghancurkannya. Setiap kecerobohan dari dalam, akan merusak program besar yang telah ditulis berabad-abad oleh para pendeta Yahudi.

7. Simpati rakyat harus diambil agar mereka bisa dimanfaatkan untuk kepentingan konspirasi. Massa rakyat adalah buta dan mudah dipengaruhi. Penguasa tidak akan bisa menggiring rakyat kecuali ia berlaku sebagai diktator. Inilah satu-satunya jalan.

8. Beberapa sarana untuk mencapai tujuan adalah: Minuman keras, narkotika, perusakan moral, seks, suap, dan sebagainya. Hal ini sangat penting untuk menghancurkan norma-norma kesusilaan masyarakat. Untuk itu, Konspirasi harus merekrut dan mendidik tenaga-tenaga muda untuk dijadikan sarana pencapaian tujuan tersebut.

9. Konspirasi akan menyalakan api peperangan secara terselubung. Bermain di kedua belah pihak. Sehingga Konspirasi akan memperoleh manfaat besar tetapi tetap aman dan efisien. Rakyat akan dilanda kecemasan yang mempermudah bagi konspirasi untuk menguasainya.

10. Konspirasi sengaja memproduksi slogan agar menjadi ‘tuhan’ bagi rakyat. Dengan slogan itu, pemerintahan aristokrasi keturunan yang tengah berkuasa di Perancis akan diruntuhkan. Setelah itu, Konspirasi akan membangun sebuah pemerintahan yang sesuai dengan Konspirasi.

11. Perang yang dikobarkan konspirasi secara diam-diam harus menyeret negara tetangga agar mereka terjebak utang. Konspirasi akan memetik keuntungan dari kondisi ini.

12. Pemerintahan bentukan Konspirasi harus diisi dengan orang-orang yang tunduk pada keinginan konspirasi. Tidak bisa lain.

13. Dengan emas, konspirasi akan menguasai opini dunia. Satu orang Yahudi yang menjadi korban sama dengan seribu orang non-Yahudi (Gentiles/Ghoyim) sebagai balasannya.

14. Setelah konspirasi berhasil merebut kekuasaan, maka pemerintahan baru yang dibentuk harus membasmi rezim lama yang dianggap bertanggungjawab atas terjadinya semua kekacauan ini. Hal tersebut akan menjadikan rakyat begitu percaya kepada konspirasi bahwa pemerintahan yang baru adalah pelindung dan pahlawan dimata mereka.

15. Krisis ekonomi yang dibuat akan memberikan hak baru kepada konspirasi, yaitu hak pemilik modal dalam penentuan arah kekuasaan. Ini akan menjadi kekuasaan turunan.

16. Penyusupan ke dalam jantung Freemason Eropa agar bisa mengefektifkan dan mengefisienkannya. Pembentukan Bluemasonry akan bisa dijadikan alat bagi konspirasi untuk memuluskan tujuannya.

17. Konspirasi akan membakar semangat rakyat hingga ke tingkat histeria. Saat itu rakyat akan menghancurkan apa saja yang kita mau, termasuk hukum dan agama. Kita akan mudah menghapus nama Tuhan dan susila dari kehidupan.

18. Perang jalanan harus ditimbulkan untuk membuat massa panik. Konspirasi akan mengambil keuntungan dari situasi itu.

19. Konspirasi akan menciptakan diplomat-diplomatnya untuk berfungsi setelah perang usai. Mereka akan menjadi penasehat politik, ekonomi, dan keuangan bagi rezim baru dan juga di tingkat internasional. Dengan demikian, konspirasi bisa semakin menancapkan kukunya dari balik layar.

20. Monopoli kegiatan perekonomian raksasa dengan dukungan modal yang dimiliki konspirasi adalah syarat utama untuk menundukkan dunia, hingga tidak ada satu kekutan non-Yahudi pun yang bisa menandinginya. Dengan demikian, kita bisa bebas memainkan krisis suatu negeri.

21. Penguasaan kekayaan alam negeri-negeri non-Yahudi mutlak dilakukan.

22. Meletuskan perang dan memberinya—menjual—senjata yang paling mematikan akan mempercepat penguasaan suatu negeri, yang tinggal dihuni oleh fakir miskin.

23. Satu rezim terselubung akan muncul setelah konspirasi berhasil melaksanakan programnya.

24. Pemuda harus dikuasai dan menjadikan mereka sebagai budak-budak konspirasi dengan jalan penyebarluasan dekadensi moral dan paham yang menyesatkan.

25. Konspirasi akan menyalahgunakan undang-undang yang ada pada suatu negara hingga negara tersebut hancur karenanya.(Rz)

Sabtu, 27 Desember 2014

0 Motif Zionis Menghancurkan Gaza

Sampai kapan Israel akan melakukan serangan militer ke Gaza?
Nampaknya masih akan lama.
Mengapa masih lama?

Karena saat ini Israel berada dalam sikon menguntungkan untuk menghancurkan Gaza tanpa gangguan dan tekanan berarti.
Mengapa menguntungkan?

Karena negara-negara sekitar Palestina dalam rezim dan kebijakan politik mengisolasi kekuatan-kekuatan perlawanan, khususnya Hamas. Mesir dibawah Jenderal Sisi melihat Hamas sebagai ancaman besar karena keterkaitannya dengan Ikhwanul Muslimin. Maka gerbang Rafah diblokir Mesir. Hancurnya kekuatan Hamas di Gaza akan melemahkan gerakan perlawanan politik Ikhwanul Muslimin di Mesir. Oleh karena itu Jenderal Sisi menutup mata atas bencana di Gaza. Bahkan pemerintah Mesir pernah memulangkan pesawat Tunisia yang membawa bantuan obat-obatan untuk misi kemanusiaan di Gaza. Jadi sulit berharap pemerintah Mesir akan membuka gerbang perbatasan Rafah sebagai akses ke Gaza, karena khawatir menjadi akses suplai persenjataan Gaza.

Begitupun dengan Suriah. Selain sibuk menghadapi konflik domestik, rezim Assad melihat muslim Sunni di Suriah lebih dekat dengan Palestina. Khalid Mishal, tokoh politik Hamas yang semula bermukim di Damaskus harus menyingkir. Ini tanda buruknya hubungan rezim Assad dengan Hamas. Bagaimana dengan Iran dan Libanon? Harus diakui sentimen Sunni-Syiah memanas dipicu konflik Suriah dan Irak. Ini mempengaruhi sikap terhadap isu Gaza. Hizbullah di Libanon pernah melakukan serangan roket ke Tel Aviv. Dengan memanasnya isu Sunni-Syiah, sulit Hizbullah bereaksi keras soal Gaza.

Iran bahkan bersitegang dengan Turki dalam isu Suriah. Ketika Turki bereaksi keras terhadap Israel, maka Iran akan menjaga jarak dalam isu Gaza. Bagaimana dengan Yordan? Ibukota Amman berbatasan dengan Tepi Barat dan tidak ada akses darat ke Gaza. Problem ekonomi menjadi kendala Yordan bersikap politik soal Gaza. Selain itu Yordan sudah lama mengisolasi Hamas ketika di masa Raja Abdullah pernah berjalin mesra. Rezim sekarang tidak bersahabat dengan Hamas di Gaza. Lalu bagaimana dengan Saudi? Kita ingat Saudi diam-diam merestui kudeta militer di Mesir yang menumbangkan Mursi. Kecemasan terhadap pengaruh Ikhwanul Muslimin menjadi motif. Jadi, negara-negara utama di Timur Tengah saat ini dalam posisi tidak nyaman terhadap isu Palestina, karena sentimen Sunni-Syiah dan sentimen Hamas. Sentimen Sunni-Syiah lebih pada nuansa politik rezim. Bukan soal aliran atau paham keagamaan. Pihak luar selalu meng-eksploitasi hal ini. Sentimen terhadap Hamas lebih pada nuansa gerakan politiknya. Bukan aliran atau paham keagamaan. Apalagi Hamas selalu dikaitkan dengan Ikhwanul Muslimin.

Bagaimana dengan Mahmud Abbas di Ramallah? Nyaris tidak terdengar atau terlihat reaksi keras dari mereka. Meski kemarahan di bawah kuat. Mengiringi agenda rekonsiliasi nasional di Palestina, agar segera digelar Pemilu. Fatah berkompetisi dengan Hamas di pemilu. Pastinya dalam Pemilu yang akan datang, Fatah ingin memenangkan kompetisi. Melemahnya kekuatan Hamas menjadi “berkah” buat mereka. Disepakatinya rekonsiliasi nasional di Palestina dipandang sebagai ancaman besar oleh Israel. Ini menjadi motif utama serangan militer ke Gaza. Jadi, Israel berhajat besar menghancurkan kekuatan Hamas di Gaza, saat negara-negara Timteng dalam posisi tidak jelas dan diam terhadap Hamas di Gaza.

Apa target serangan militer Israel di Gaza?
Membunuh aktivis Hamas sebanyak-banyaknya dan menghancurkan kekuatan militernya.
Kenapa diperlukan serangan total dan bumi hangus?
Karena Israel juga ingin menghancurkan dukungan masyarakat Gaza terhadap Hamas, agar pemilu kalah. Kehancuran infrastruktur, blokade ekonomi, tingginya kematian warga diharapkan melenyapkan dukungan terhadap Hamas di Gaza.
Lalu kekuatan apa yang bisa beraksi selamatkan Gaza?
Turki bereaksi keras. Tapi mereka akan pemilu dan ada soal dengan Suriah.
PBB? Kita sudah beberapa kali mendengar pidato Ban Ki Moon. Terlalu lama untuk menunggu mereka. Penampungan pengungsi PBB pun di-roket Israel.
OKI dan Liga Arab? Semoga saja mereka masih bisa berkumpul dan bersepakat, setidaknya membantu misi kemanusiaan di Gaza. Lalu OKI dan Liga Arab memaksa Mesir membuka gerbang Rafah untuk arus masuknya bantuan kemanusiaan dengan seleksi dan kontrol ketat militer Mesir.
Itulah situasi yang membuat Israel leluasa membombardir Gaza sebulan lebih dari darat, laut dan udara. Mereka tak akan stop!

Ini adalah serangan terbesar dan terlama dalam sejarah Gaza setelah dibelah dari Tepi Barat. Digempur habis-habisan dalam isolasi total.

Israel juga merasa aman karena Gaza jauh dari kawasan Masjidil Aqsha, sehingga mereka bisa meminimalkan sentimen umat Islam dunia. Namun Israel lupa bahwa penduduk Gaza adalah bangsa Palestina dan bagian utuh dari tanah Palestina yang diberkahi Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Jika Anda berkunjung ke Gaza dan berbicara dengan penduduknya, maka Anda akan meyakini bahwa mereka adalah warga pejuang yang cinta Palestina. Obsesi para ibu Gaza adalah melahirkan anak laki-laki yang banyak. Menjadi pejuang kemerdekaan hingga Palestina merdeka atau mereka syahid. Anak-anak bila ditanya akan tegas berkata akan menjadi seperti ayahnya dan kakaknya yang menjadi pejuang kemerdekaan atau syahid.

Gaza wilayah miskin, tetapi tidak ada seorangpun yang mati kelaparan, karena mereka hidup saling berbagi. Rizki yang diberkahi Tuhan. Tiap bangunan runtuh akibat bom-bom Israel, warga Palestina di luar negeri segera menyalurkan dana mereka untuk membangun kembali. Mereka tidak lemah karena pengajaran Quran menjadi ilmu yang hidup dalam diri mereka. Mereka merasa mulia dengan keimanannya meski menderita.

Gaza saat ini seperti layar lebar dengan tayangan drama kemanusiaannya. Sementara di hadapannya hanya barisan dan sekumpulan penonton bisu. Ada yang marah, sedih, teriak, berdoa di depan layar itu. Tapi ada pula yg bersorak gembira dan sesekali mengumpat korban. Kadang ada juga yang nyinyir melihat penonton yang berdoa atau sedih menyaksikan drama kemanusiaan itu. Atau mungkin drama ini akan dibuat panjang hingga semua penonton letih dan jenuh. Lalu beralih kepada urusan dirinya masing-masing.

Firman Allah: “Mereka tak akan henti memerangi kalian hingga kalian keluar dari jalan agama kalian…”
Firman Allah: “Dan orang-orang Yahudi akan membuat kerusakan besar untuk kali kedua – di tanah Palestina..”
Tetapi saya ingin menyampaikan bahwa keliru besar simplifikasi isu Gaza atau Palestina hanya dengan eksistensi Hamas. Karena Hamas hanya salah satu unsur perjuangan rakyat Palestina untuk memerdekakan Al-Aqsha dan bumi Palestina. Hamas lahir sebagai reaksi atas kebuntuan dan kegagalan perjuangan diplomasi yang dirintis Fatah sejak Yasser Arafat menerima negosiasi damai. Selain Fatah dan Hamas, ada beberapa kelompok perjuangan di Palestina termasuk warga Palestina di pengasingan. Tujuan mereka sama. Tetapi Hamas mengambil jalan perjuangan bersenjata untuk melengkapi perjuangan diplomasi yang dilakukan Fatah. Ini dua faksi utama perjuangan.
Agenda rekonsiliasi nasional seluruh kelompok perjuangan menjadi tangga penting untuk konsolidasi kekuatan. Abbas dan Haniyya setuju.

Tetapi bersatunya rakyat Palestina tidaklah cukup. Perlu kekuatan negara-negara Arab dan bahkan umat muslim sedunia untuk memerdekakan Palestina. Itulah kenapa para ulama dunia menyepakati bahwa isu Palestina adalah masalah dan agenda umat Islam di seluruh dunia. Jadi semua negara muslim, semua aliran -apakah Sunni dan Syiah- dan semua warga muslim mempunyai tanggungjawab terhadap Palestina. Lebih luas lagi, Palestina adalah tanah suci umat Islam dan umat Kristen, karena disana ada Bait Al-lahm (Bethlehem).

Akar Konflik Agama dan Politik di Palestina

Akar konflik agama dan politik di Palestina adalah antara Yahudi dengan Muslim-Kristen. Tidak ada konflik Muslim vs Kristen di Palestina. Dukungan barat Kristen terhadap Israel lebih karena hegemoni kekuatan ekonomi dan politik bangsa Yahudi terhadap sejumlah negara Eropa dan Amerika. Kisah genosida Yahudi oleh Jerman sesungguhnya manifestasi kemarahan Hitler atas hegemoni itu. Sekarang Jerman nyaris tersandera Yahudi.

Perjanjian Lord Balfour paska PD II adalah buah dari kekuatan hegemonik Yahudi terhadap Eropa dan Amerika. Skenario panjang Yahudi. Perjanjian Balfour menyerahkan tanah Palestina untuk berdirinya negara zionis Israel dengan mengusir semua penduduknya. Sampai sekarang.
Paska PD II, negara-negara Arab terkotak-kotak dengan susupan paham nasionalisme. Muncul negara-negara kecil baru. Tapi semangat kemerdekaan negara-negara di kawasan Asia-Afrika menyulut dukungan terhadap kemerdekaan Palestina. Sampai seorang Soekarno lantang menyerukan dukungan kemerdekaan Palestina dan menyebut penjajahan Israel sebagai bab terakhir.

Kenapa Hamas dijadikan fokus isu oleh Israel?

Pertama, karena ia gerakan berbasis keagamaan, tidak sebatas politik. Jadi sangat ideologis.
Kedua, karena Hamas melakukan perjuangan bersenjata. Sesuatu yang sangat tidak dikehendaki Israel.
Ketiga, karena Hamas mempunyai link dengan Ikhwanul Muslimin sebagai gerakan dakwah Islam berskala internasional.
Keempat, dengan ketiga hal sebelumnya, Hamas diyakini Israel mampu memobilisasi dukungan umat Islam dunia terhadap perjuangan Palestina.
Kelima, perjuangan bersenjata Hamas dinilai Israel bisa memicu konflik militer Israel dengan negara-negara Arab tetangganya.

Kenapa?

Karena negara-negara Arab tetangga Israel mempunyai masalah dengan batas wilayah yang pernah dicaplok Israel dalam Perang Arab. Itu sebabnya Israel sangat tidak senang jika kekuatan Ikhwanul Muslimin menguasai pemerintahan di negara-negara Arab tetangganya. Karena hal itu akan membuka pintu bagi dukungan militer negara-negara Arab tetangga Israel kepada perjuangan kemerdekaan Palestina. Maka kita bisa mengerti kenapa kawasan Timur Tengah tidak pernah sepi dari konflik domestik dan konflik antar negara tetangga. Isu sentimen Sunni-Syiah, penguasaan ladang minyak dan gas, batas wilayah dan etnis minoritas dieksploitasi untuk menjaga konflik Timur Tengah. Yang spesifik juga dikelola adalah isu gerakan Islam fundamentalis yang dimotori Ikhwanul Muslimin – yang sekarang dilabelkan gerakan terorisme. Jadi dalam isu Palestina, sungguh Israel berhasil melakukan simplikasi dan lokalisir persoalan kepada Terorisme Hamas, khsususnya di Gaza.

Apa keuntungan Israel jika bisa menghancurkan Hamas dan Gaza?

Hmm… Mari kita jalan-jalan ke Tepi Barat.
Pertama kita lihat peta Palestina, Israel dan negara arab sekitarnya.


Israel telah membelah wilayah Palestina terpisah antara Tepi Barat dan Gaza.



Di Tepi Barat bercampur antara pemukiman warga Palestina dan warga Yahudi, tetapi mereka disekat tembok-tembok tinggi.

Pembangunan tembok batas tinggi mengikuti pendirian pemukiman baru warga Yahudi.

Pemukiman baru warga Yahudi dengan merampas tanah dan mengusir penduduk warga Palestina.

Semua enclave pemukiman Yahudi dikelilingi tembok tinggi dan dijaga pos-pos militer dan akses dikontrol ketat.

Tembok yang membelah pemukiman dan jalan akses warga Palestina tidak mudah dimasuki tiap orang. Di sisi warga Yahudi, tembok itu dianggap benteng pengaman. Namun bagi warga Palestina menjadi media perlawanan.

Kerap warga Palestina yang memasuki kawasan Yahudi diintimidasi secara fisik, baik oleh militer maupun warga sipil. Sementara warga Palestina yang dirampas tanahnya harus tinggal di tenda pengungsian.
Penggusuran pemukiman warga Palestina terus berlangsung sampai sekarang.

Dan warga Palestina hanya bisa menyaksikan tanahnya dibangun pemukiman baru Yahudi dari balik tembok tinggi.


Otoritas Palestina sejatinya adalah kantor tanpa kekuasaan yang dipimpin Presiden Mahmud Abbas. Di Tepi Barat, Pemerintah Otoritas Palestina tidak mengelola imigrasi, instalasi strategis, militer bahkan air sekalipun.



Bahkan Presiden Mahmoud Abbas jika ingin keluar dari Palestina harus ada izin dari pemerintah Tel Aviv. Bahkan komplek masjid Al-Aqsha pun dibawah kontrol militer Israel. Kerap militer Israel menyerbu masjid Al-Aqsha dengan dalih menangkapi teroris Fatah maupun Hamas.


Warga Yahudi pun terus membayangi masjid Al-Aqsha untuk ambisi mengembalikan Haikal Sulaeman di atas reruntuhannya.



Haikal Sulaiman diyakini sebagai tempat suci kaum Yahudi yang ada di atas komplek Masjid Al-Aqsha. 


Zionisme Yahudi terus melakukan pembongkaran komplek masjid Al-Aqsha meski mendapat perlawanan dari warga Palestina. Ini salah satu contoh terowongan di bawah komplek masjid Al-Aqsha.

Alhamdulillah saya mendapat kesempatan berkunjung ke Palestina, baik ke Tepi Barat maupun ke Gaza. Jadi bisa melihat nyata.

Nah … sejatinya wilayah Tepi Barat telah dikuasai penuh oleh Israel. Penderitaan warga Palestina di sana tidak kunjung usai. Target zionisme Israel adalah menguasai seluruh kawasan Tepi Barat, membangun pemukiman Yahudi dan mengusir warga Palestina. Sementara pemerintahan Mahmoud Abbas tetap berjuang melalui jalur diplomasi yang tak pernah digubris Israel.

Warga Kristen dan gereja-gereja di wilayah Bethlehem memang dibiarkan Israel. Tapi mereka sama-sama menderita. Warga Kristen Palestina ikut menentang Israel karena kebebasan mereka dibatasi. Sementara di Gaza, meski daerah miskin tapi tidak ada pemukiman Yahudi berdiri di sana.

PM Ismail Haniyya memiliki otoritas lebih besar dalam mengelola wilayah Gaza. Meski berkantor di rumah kediaman, Ismail Haniyya menjalankan administrasi pemerintahan penuh. Pemerintahan Haniyya juga mengelola keamanan dan militernya sendiri di Gaza. Mereka juga mempunyai pantai dan pelabuhan, meski nelayan Gaza dibatasi melaut hanya 1 mil. Jadi sederhananya, Israel secara de facto dan de jure menguasai Tepi Barat. Gaza tidak dikuasai oleh Israel.

Israel menilai Gaza sebagai benteng terakhir Palestina yang harus segera dihancurkan. Dan itu dengan melumpuhkan Hamas. Dengan lumpuhnya Hamas, maka Gaza dikuasai Israel. Agenda rekonsiliasi nasional buntu. Pemilu dimenangkan Fatah. Tinggallah Israel menuntaskan agenda zionisnya di Tepi Barat, yang de jure dan de facto sudah dikuasai. Andai Zionis Israel sudah menguasai penuh Palestina, apa skenario lanjutan mereka?

The Philosophy of Zionism yang disusun Theodore Herzl dkk menggariskan proyek besar Zionisme itu. Zionisme Israel telah membangun kekuatan pendukung utama dengan politik, militer dan uangnya. Anda kenal gambar ini?

Agenda zionisme Israel setelah menguasai Palestina adalah mewujudkan the Temple of Solomon (Haikal Sulaiman). Berikutnya melakukan ekspansi wilayah untuk mewujudkan Imperium Israel Raya. Lihat peta ini.
Wilayah Imperium Israel Raya meliputi Palestina, Yordania, Libanon, Suriah, sebagian Irak, Mesir dan Saudi.

Inilah wilayah yang diyakini kaum Yahudi sebagai cakupan kekuasaan Kerajaan Nabi Sulaiman (The Kingdom of Solomon). Nah … jika sudah masuk wilayah teologis dari paham Zionisme Israel, kita harus membedah sejarah para Nabi dan Raja-Raja.
Kaum Zionis Yahudi punya versi sendiri tentang silsilah Nabi dan Raja mereka yang ingin dikembalikan kejayaannya. [Lampiran 1].
Kaum Nasrani – dalam The Old Testament – juga mempunyai versi sendiri tentang silsilah Nabi dan Raja mereka. [Lampiran 2].
Umat Islam juga menuliskan silsilah para Nabi yang sebagiannya menjadi Raja. Juga tersambung ke Nabi Sulaiman. [Lampiran 3]. Nabi Ibrahim –> Ishaq –> Yaqub –> Yahuda –> Daud –> Sulaiman. Ini garis silsilahnya. [Lampiran 4].
Sementara Nabi Muhammad adalah keturunan dari Nabi Ibrahim, lalu putranya Nabi Ismail berlanjut ke nasab 60, Abdullah -ayahnya. Sejarah mencatat jarak antara Nabi Ismail dengan Nabi Muhammad yang disela 60 nasab itu 2500 tahun. [Lampiran 5].
Sementara Nabi Isa adalah keturunan ke-5 dari Nabi Sulaiman. Orang Yahudi menganggap Nasrani keturunan bawah mereka. [Lampiran 6].



Apa keterkaitan Nabi Sulaiman, Nabi Isa dan Nabi Muhammad dengan tanah Palestina?

Di Palestina ada Haikal Sulaiman yang dibangun oleh Nabi Sulaiman, salah satu nabi orang Yahudi.
Di Palestina ada Bethlehem, tempat kelahiran Nabi Isa, sebagai nabi kaum Nasrani.
Di Palestina ada Masjid Al-Aqsha, kiblat pertama umat Islam sebelum dialihkan Allah ke Ka’bah Baitullah.

Palestina adalah tanah suci para Nabi. Sejarah Nabi Yusuf menjelaskan penolakan kaum Yahudi saat diajak Nabi Musa masuk Palestina setelah eksodus dari Mesir.
Jadi, masalah Palestina mempunyai ragam dimensi. Zionisme Yahudi telah mendistorsi sejarah sedemikian rupa hingga mereka meng-klaim sepihak. Pahami validitas klaim Yahudi terhadap Sulaiman dan Palestina dengan membedah sejarah. Bukan dengan mitos ala Zionisme.

Selesai dulu ya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat saya bisa kembali ke Palestina. Terima kasih berkenan menyimak. Love for Palestine.
http://www.knrp.org/
(Oleh : Drs. Mahfudz Siddiq, M.Si (lahir di Jakarta, 25 September 1966) adalah anggota DPR RI periode 2009-2014 dari Fraksi PKS (Partai Keadilan Sejahtera). Di DPR RI, beliau ditunjuk menjadi Ketua Komisi I, Pimpinan Pansus Bank Century dan pernah menjabat sebagai Ketua Fraksi PKS DPR-RI, kini sebagai Wakil Sekjen PKS. Beliau juga Direktur Yayasan Iqra, Bekasi).
 

Resensi Akhir Zaman • All Rights Reserved